Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo
- instagram Jay Idzes
Jakarta, tvOnenews.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes bisa membuat Juventus dan AC Milan gigit jari. Pasalnya, ia memiliki keinginan terpendam untuk memperkuat salah satu klub raksasa Liga Inggris, Liverpool.
Pada Desember 2025 lalu, Jay Idzes yang kini memperkuat Sassuolo dirumorkan menarik minat beberapa klub besar Serie A. Mulai dari Inter Milan hingga AC Milan dikabarkan memantaunya.
Hal ini diungkapkan oleh jurnalis asal Italia, Luca Cilli pada 3 Desember 2025 lalu melalui akun X pribadinya. Pada saat itu, AC Milan dikabarkan mulai memantau perkembangan Jay Idzes untuk musim depan.
"AC Milan meminati Jay Idzes, bek dari Sassuolo," tulis Cilli.
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
"Saat ini belum ada kontak langsung antara kedua klub, tetapi sang pemain disukai klub karena usianya," sambungnya.
Sementara itu, jurnalis Italia lainnya, Nicolo Schira pada Maret 2025 lalu juga sempat menyebut ada ketertarikan dari Inter. Bahkan, tim scouting sudah memantau langsung permainan Jay Idzes.
"Excl.- #Inter sudah mengirim pemandu bakat di Stadion Gewiss dua pekan lalu untuk menyaksikan pertandingan antara Atalanta dan Venezia untuk memonitor bek tengah Jay #Idzes. #Atalanta, #Napoli dan #ACMilan juga memonitor pemain Indonesia tersebut pada bulan lalu, #transfers," cuit Schira.
Ketertarikan duo raksasa Italia itu terbilang wajar karena bek berusia 25 tahun ini tampil cukup impresif. Ia mencatatkan 32 penampilan untuk Sassuolo pada musim ini.
- sassuolocalcio.it
Namun, Jay Idzes berpotensi membuat Milan dan Inter gigit jari. Pemain kelahiran Mierlo, Belanda, pada 2 Juni 2000 ini justru memendam impian untuk bermain di Liverpool suatu hari nanti.
Hal tersebut tidak terlepas dari rekannya yang kini menjadi andalan Liverpool, Cody Gakpo. Menurutnya, penyerang andalan Timnas Belanda tersebut merupakan orang yang dekat dengan keluarganya.
"Misalnya Cody Gakpo. Dia satu tahun lebih tua dariku. Dia bermain untuk PSV sepanjang hidupnya atau masa mudanya dan dia tinggal sangat dekat dengan kakek-nenekku di Eindhoven," kata Jay Idzes, dikutip dari kanal YouTube Yukka Harlanda, Rabu (22/4/2026).
Sebelum pindah ke Liverpool, Gakpo merupakan pemain andalan di tim utama PSV Eindhoven. Sementara Jay Idzes masih cukup kesulitan untuk mendapat menit bermain di FC Eindhoven.
"Aku mengenalnya sedikit, dan kemudian aku melihatnya bermain di tim utama. Wah, ya, aku juga ingin seperti itu," kata Jay Idzes.
Melihat rekannya pindah ke tim sebesar Liverpool, Jay Idzes pun merasa tertantang. Ia bertekad untuk memiliki karier serupa dengan Gakpo yang mendapat kesempatan bermain di tim besar.
"Kemudian dia pindah ke Liverpool. Aku melihat itu juga (pindah ke Liverpool) dan itu adalah motivasi yang baik. Bukan untuk iri atau cemburu padanya, tapi mungkin cemburu dalam cara yang baik seperti, 'Wah, dia berhasil, jadi aku juga bisa berhasil'," pungkasnya. (fan)
Load more