GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Terima Dikalahkan Timnas Indonesia, Pengamat China Salahkan Pelatih Jepang: Percuma Digaji Mahal

Pengamat China murka usai Timnas Indonesia U-17 kalahkan China di Piala Asia U-17 2026. Pelatih Jepang Bin Ukishima dianggap gagal meski telah digaji mahal.
Jumat, 8 Mei 2026 - 18:11 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-17 Peres Tjoe
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Kekalahan Timnas China dari Timnas Indonesia U-17 di ajang Piala Asia U-17 2026 memicu reaksi keras dari publik sepak bola Negeri Tirai Bambu.

Bukan hanya kecewa karena gagal meraih poin, sejumlah pengamat China juga mulai mempertanyakan kualitas pelatih asal Jepang, Bin Ukishima, yang dinilai gagal memaksimalkan potensi timnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

China sebelumnya datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah dua kali mengalahkan Indonesia dalam laga uji coba, bahkan sempat menang telak 7-0.

Namun situasi berbalik drastis saat pertandingan resmi berlangsung.

Skuad Garuda Muda justru mampu mencuri kemenangan tipis 1-0 lewat permainan disiplin dan pertahanan solid.

Hasil tersebut langsung memantik kritik tajam dari pengamat sepak bola senior China, Ma Dexing.

"Ma Dexing dengan tegas menyatakan bahwa tanggung jawab utama atas kekalahan ini harus dipikul oleh pelatih kepala Bin Ukishima," tulis media China 163.com.

Pertandingan Timnas Indonesia U-17 Vs China
Pertandingan Timnas Indonesia U-17 Vs China
Sumber :
  • AFC

Menurut Ma Dexing, kekalahan itu bukan disebabkan kualitas pemain China yang kalah dari Indonesia.

Ia justru menilai masalah terbesar ada pada keputusan taktik dan strategi sang pelatih.

"Meskipun secara teori memiliki kekuatan yang lebih unggul, kekalahan dalam pertandingan tersebut sama sekali bukan masalah sikap atau kemampuan para pemain," kata Ma Dexing.

Sejak awal pertandingan, susunan pemain yang dipilih Ukishima disebut terlalu hati-hati dan minim kreativitas.

"Pengerahan pasukan dan manajemen di lapangan yang dilakukan Ukishima memiliki kekurangan yang jelas dari awal hingga akhir."

"Susunan pemain inti saja sudah cukup menunjukkan bahwa pemilihan pemain ini terlalu konservatif," lanjutnya.

Di sisi lain, Indonesia tampil sangat disiplin dalam bertahan.

China kesulitan membongkar lini belakang Garuda Muda yang bermain rapat dan terorganisir.

Ma Dexing juga menyoroti kegagalan China memanfaatkan duel udara dan variasi serangan.

"Menghadapi pertahanan Indonesia yang rapat, tim tersebut benar-benar kekurangan pemain andalan di udara dan opsi serangan."

"Mereka berulang kali mengirimkan umpan silang dari sisi sayap, tetapi tidak dapat menemukan titik penerimaan yang di dalam kotak penalti."

Ia bahkan menyebut pola permainan China terlalu monoton karena hanya mengandalkan crossing tanpa kreativitas dari lini tengah.

"Taktik menyerang mereka monoton dan kaku, hanya mengandalkan umpan silang mekanis sepanjang pertandingan, tanpa penetrasi dan koordinasi di lini tengah," ucap Ma Dexing.

Tak hanya itu, kecepatan pengambilan keputusan Bin Ukishima juga menjadi sorotan.

Pergantian pemain dinilai terlambat sehingga momentum pertandingan sulit dibalikkan.

"Dalam hal komando di lokasi, penyesuaian yang dilakukan Bin Ukishima sangat lambat."

"Ketika tim kesulitan menembus pertahanan lawan dan serangan mereka macet, pelatih ragu-ragu untuk melakukan pergantian pemain."

Indonesia kemudian berhasil memanfaatkan celah tersebut lewat serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan lini belakang China. 

Bahkan Garuda Muda sempat mencetak gol tambahan sebelum dianulir karena handball.

Kritik Ma Dexing semakin tajam karena federasi sepak bola China diketahui mengeluarkan biaya besar untuk mendatangkan pelatih asing demi meningkatkan kualitas sepak bola usia muda mereka.

"Indonesia memanfaatkan kelemahan dalam pertahanan tim nasional China, seringkali menciptakan ancaman melalui serangan balik," ujar Ma Dexing.

"Yang lebih menyedihkan lagi adalah kontras yang mencolok antara pertandingan pemanasan tim nasional junior dan pertandingan resmi mereka."

"Mereka menghabiskan banyak uang untuk mempekerjakan pelatih asing, tetapi gagal mengembangkan gaya bermain yang sesuai dengan kondisi lokal," pungkasnya.

Kemenangan atas China menjadi modal penting bagi Indonesia dalam persaingan Grup B Piala Asia U-17 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain menjaga peluang lolos ke babak gugur, hasil tersebut juga memperlihatkan perkembangan signifikan sepak bola usia muda Indonesia di level Asia.

(tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Secerca Harapan Hidup Baru dari Balik Pintu Huntara, Cerita Penyintas: Asal Bisa Makan

Secerca Harapan Hidup Baru dari Balik Pintu Huntara, Cerita Penyintas: Asal Bisa Makan

Para penyintas bencana Aceh-Sumatera, kini perlahan-lahan membangun kembali perekonomian keluarganya melalui berbagai usaha kecil di lingkungan huntara.
HIPMI Banjarbaru Siapkan Pengusaha Muda Untuk Menghadapi Ekonomi Global

HIPMI Banjarbaru Siapkan Pengusaha Muda Untuk Menghadapi Ekonomi Global

Pengurusan baru Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), periode 2026-2029 mulai menyiapkan langkah memperkuat peran pengusaha muda.
Marah 2 Menit, Bikin Imunitas Drop 5 Jam: Simak Tips dr Zaidul Akbar Agar Jasad Tetap Sehat dan Hati Tenang

Marah 2 Menit, Bikin Imunitas Drop 5 Jam: Simak Tips dr Zaidul Akbar Agar Jasad Tetap Sehat dan Hati Tenang

Pakar kesehatan sunnah dr. Zaidul Akbar mengungkapkan sebuah fakta medis yang mengejutkan terkait dampak emosi negatif. Menurutnya, satu kali kemarahan singkat
Longsor Timbun Jalan Provinsi, BPBD Agam Kerahkan Dua Alat Berat

Longsor Timbun Jalan Provinsi, BPBD Agam Kerahkan Dua Alat Berat

Dua alat berat jenis beko loader dikerahkan untuk membersihkan material tanah longsor menimbun badan jalan provinsi yang menghubungkan Lubuk Basung-Kota Bukittinggi.
Resmi! FIFA Rilis Ranking Terbaru, Timnas Futsal Indonesia Meroket, Kini Cuma Berjarak Dua Tangga dari Jepang

Resmi! FIFA Rilis Ranking Terbaru, Timnas Futsal Indonesia Meroket, Kini Cuma Berjarak Dua Tangga dari Jepang

Ranking FIFA futsal terbaru bikin bangga, Timnas Indonesia naik 10 peringkat usai tampil gemilang dan kini hanya terpaut dua posisi dari Jepang.
Ribuan Sekolah Direvitalisasi, Satgas PRR Kucurkan Rp1,9 Triliun untuk Pulihkan Fasilitas Pendidikan Terdampak Bencana

Ribuan Sekolah Direvitalisasi, Satgas PRR Kucurkan Rp1,9 Triliun untuk Pulihkan Fasilitas Pendidikan Terdampak Bencana

Sebanyak 2.792 sekolah di wilayah terdampak bencana Aceh-Sumatera telah menerima penyaluran dana tahap pemulihan pertama dengan total nilai mencapai Rp1,9 triliun.

Trending

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos berkomitmen Pemprov Malut akan melakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat adat Suku Togutil.
KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soroti aksi unjuk rasa ribuan eks pekerja tambang di Kantor Pemkab Bogor, Cibinong, pada Senin (4/5/2026) lalu. Sebut kalau...
Kabar Gembira untuk John Herdman, Pemain Andalan Timnas Indonesia Comeback Lebih Cepat dari Cedera ACL

Kabar Gembira untuk John Herdman, Pemain Andalan Timnas Indonesia Comeback Lebih Cepat dari Cedera ACL

Kabar baik datang dari Asnawi Mangkualam. Usai diprediksi absen panjang akibat cedera ACL, pemain andalan Timnas Indonesia itu kini sudah mengikuti latihan.
Megawati Hangestri Minta Maaf Usai Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Megatron Minta Doa dari Volimania

Megawati Hangestri Minta Maaf Usai Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Megatron Minta Doa dari Volimania

Megawati Hangestri meminta maaf kepada para penggemarnya karena memutuskan mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia untuk tampil di sejumlah ajang internasional.
Sherly Tjoanda Diminta Kasih Nama Bayi Suku Togutil, Dipilihnya Satu Kata Terinspirasi dari Karakter Disney

Sherly Tjoanda Diminta Kasih Nama Bayi Suku Togutil, Dipilihnya Satu Kata Terinspirasi dari Karakter Disney

Gubernur Malut Sherly Tjoanda diminta kasih nama bayi Suku Togutil, lalu dipilihnya satu kata yang terinspirasi dari karakter Disney, bermakna gadis pemberani.
FIFA Beri Kabar Bahagia untuk Timnas Indonesia, Peluang ke Piala Dunia 2030 Terbuka Lebar

FIFA Beri Kabar Bahagia untuk Timnas Indonesia, Peluang ke Piala Dunia 2030 Terbuka Lebar

Harapan pecinta sepak bola tanah air untuk melihat Timnas Indonesia berlaga di pentas tertinggi dunia mendapatkan angin segar. Muncul wacana ambisius mengenai -
TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

Sejumlah video pejabat daerah kembali ramai diperbincangkan publik di media sosial. Mulai dari Gubernur Malut Sherly Tjoanda hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT