GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyampaikan kabar buruk kepada Timnas Indonesia U-17. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut akan bermain menghadapi Jepang di lanjutan Piala Asia U-17 2026.
Selasa, 12 Mei 2026 - 07:35 WIB
Aksi Noha Pohan saat Timnas Indonesia U-17 hadapi Qatar
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyampaikan kabar buruk kepada Timnas Indonesia U-17. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut akan bermain menghadapi Jepang di lanjutan Piala Asia U-17 2026.

Skuad Garuda Asia berada dalam kondisi tertekan setelah kekalahan 0-2 dari Qatar pada partai kedua. Padahal, mereka sebelumnya sukses meraih kemenangan tipis dengan skor 1-0 atas China.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan dari Qatar membuat Timnas Indonesia U-17 turun ke peringkat ketiga Grup B. Ini mengancam kelolosan ke perempat final Piala Asia U-17 2026 dan juga tiket ke Piala Dunia U-17 2026.

Lawan yang akan dihadapi di pertandingan terakhir adalah Jepang pada Selasa (12/5/2026) malam nanti WIB. Timnas Indonesia U-17 perlu meraih hasil yang lebih baik dari Qatar untuk bisa lolos ke babak berikutnya.

Itu menjadi kabar buruk untuk Indonesia karena nasib mereka tak ada di tangan sendiri. Sebuah kemenangan sekalipun takkan berarti jika Qatar juga menang di tempat lain.

Skuad Garuda Asia perlu meraih hasil imbang saat menghadapi Jepang jika Qatar menderita kekalahan dari China. Sedangkan jika Qatar imbang, maka Indonesia harus menang atas Jepang.

AFC pun mengonfirmasi bahwa Qatar hanya memerlukan hasil imbang saja di sini. Namun mereka juga harus berharap agar Timnas Indonesia U-17 tak menang atas Jepang.

“Sebuah hasil imbang akan membereskan urusan Qatar selagi mereka berharap agar Indonesia tidak mampu meraih hasil maksimal melawan Jepang,” tulis AFC dalam situsnya.

Tak berhenti di situ, peluang Timnas Indonesia U-17 juga akan berkaitan dengan China. Jika skuad Garuda Asia kalah dari Jepang, maka China berkesempatan untuk menjadi runner-up dengan mengalahkan Qatar.

“China akan membutuhkan kemenangan dan berharap Indonesia ditaklukkan Jepang untuk memaksa faktor tiga arah penentu yang bisa ditentukan oleh selisih gol,” tulis AFC.

AFC juga menggarisbawahi bahwa Kurniawan Dwi Yulianto akan mengharapkan para pemainnya untuk bangkit sekali lagi. Jadi, itu bukan tugas yang mudah bagi mereka.

“Pelatih Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto akan mengandalkan para pemainnya untuk bangkit dalam situasi untuk meraih hasil yang akan mengirim negara Asia Tenggara itu menuju penampilan kedua secara beruntun di delapan besar,” tulis AFC.

Di sisi lain, Jepang sendiri masih memerlukan kepastian untuk bisa lolos ke babak berikutnya sebagai juara grup. Hasil imbang saja sudah cukup bagi tim asuhan Shingi Ono tersebut.

Namun, AFC menggarisbawahi bahwa Ono akan berupaya membawa Jepang meraih kemenangan atas Indonesia. Ini akan menjadi hal yang sulit bagi Indonesia.

“Ono, bagaimanapun, kemungkinan akan menuntut lebih dari Jepang selagi mereka ingin mengakhiri fase grup dengan kesempurnaan demi meningkatkan rasa kepercayaan diri menjelang akhir turnamen,” demikian ulasan AFC. (rda)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengajar Mengaji di Surabaya Diduga Cabuli 7 Santri Anak, Polisi Tetapkan Tersangka

Pengajar Mengaji di Surabaya Diduga Cabuli 7 Santri Anak, Polisi Tetapkan Tersangka

Unit PPA Polrestabes Surabaya menetapkan tersangka berinisial MZ (22) terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap tujuh orang anak didiknya.
Tim Medis Pastikan 11 Bayi di Rumah Penampungan Pakem Bebas Penyakit Menular Meski Lahir di Luar Nikah

Tim Medis Pastikan 11 Bayi di Rumah Penampungan Pakem Bebas Penyakit Menular Meski Lahir di Luar Nikah

Tim medis memastikan 11 bayi yang dievakuasi dari rumah penampungan di wilayah Pakem, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta dalam kondisi tidak terdekteksi mengidap penyakit menular.
Efek Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate dan Jordan Wilson Alami Lonjakan Popularitas Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Efek Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate dan Jordan Wilson Alami Lonjakan Popularitas Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Kehadiran sosok Megawati Hangestri harus diakui memang memberikan efek besar untuk Hyundai Hillstate dan para pemainnya terutama Jordan Wilson. Sebab popularitas mereka langsung melejit jelang Liga Voli Korea 2026-2027 lalu.
Polisi Berhasil Ringkus Terduga Pelaku Teror Pembakaran di Matraman Jaktim

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Pelaku Teror Pembakaran di Matraman Jaktim

Polsek Matraman mengamankan seorang pria berinisial A (24) yang diduga menjadi pelaku teror pembakaran di sejumlah titik di wilayah Kelurahan Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur (Jaktim).
Rupiah Hari Ini 12 Mei 2026 Melemah ke Rp 17.489 per Dolar AS Meski Keyakinan Konsumen Terhadap Ekonomi RI Naik

Rupiah Hari Ini 12 Mei 2026 Melemah ke Rp 17.489 per Dolar AS Meski Keyakinan Konsumen Terhadap Ekonomi RI Naik

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih akan bergerak fluktuatif.
IHSG Dibuka Menghijau Dibayangi Koreksi, Bursa Asia Variatif dan Wall Street Menguat

IHSG Dibuka Menghijau Dibayangi Koreksi, Bursa Asia Variatif dan Wall Street Menguat

IHSG dibuka menguat 41 poin atau 0,60 persen di level 6.946 pada pembukaan perdagangan Selasa, 12 Mei 2026.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT