GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia
Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:28 WIB
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Tim Indonesia mencetak sejarah di ajang Street Child World Cup 2026 setelah berhasil keluar sebagai juara dunia usai menaklukkan Argentina dalam laga final yang berlangsung dramatis dan penuh emosi.

Namun, kemenangan ini bukan sekadar tentang sepak bola. Ini adalah kemenangan harapan, keberanian, dan suara anak-anak yang selama ini sering tidak terdengar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laga final berjalan sengit sejak menit awal. Indonesia unggul lebih dulu melalui gol Reihan pada menit ke-6,25 yang langsung membakar semangat tim Garuda Baru.

Argentina kemudian menyamakan kedudukan menjadi 1-1 hanya satu menit sebelum peluit panjang dibunyikan. Pertandingan pun berlanjut ke adu penalti yang menegangkan.

Tiga penendang Indonesia, Reihan, Topan, dan Deno, sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sementara itu, Samuel tampil sebagai pahlawan setelah berhasil menggagalkan penalti terakhir Argentina dan memastikan Indonesia menjadi juara dunia Street Child World Cup 2026.

Ajang tahun ini diikuti berbagai negara dari seluruh dunia dan menjadi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar angka dalam statistik sosial. Mereka punya mimpi, bakat, dan masa depan yang layak diperjuangkan.

Founder Garuda Baru, Mahir Bayasut, menyampaikan bahwa kemenangan ini harus menjadi momentum untuk melihat isu perlindungan anak secara lebih serius di Indonesia.

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026
Sumber :
  • istimewa

“Di balik kemenangan ini, ada pesan besar yang tidak boleh kita abaikan. Angka kekerasan terhadap anak masih tinggi, akses pendidikan berkualitas masih belum merata, perlindungan anak di ruang digital juga masih lemah. Bahkan budaya mendengar suara anak pun masih belum tumbuh dengan baik,” ujar Mahir.

Menurutnya, anak-anak sering kali masih dipandang belum mengerti apa-apa, tidak boleh bersuara, bahkan dianggap salah ketika menyampaikan pendapat. Padahal, anak-anak juga memiliki hak untuk didengar dan dihargai pandangannya.

“Belum lama ini publik juga melihat bagaimana sebuah ajang cerdas cermat bisa menjadi perdebatan nasional karena suara dan ekspresi anak dianggap tidak penting. Ini menjadi pengingat bahwa kita masih harus belajar menghargai perspektif anak-anak,” lanjutnya.

Mahir menegaskan bahwa semangat “I Am Somebody” yang menjadi ruh Street Child World Cup bukan sekadar slogan, melainkan pesan global bahwa setiap anak memiliki nilai, martabat, dan hak yang sama untuk tumbuh dengan aman dan bermakna.

“Kadang dunia hanya melihat mereka sebagai anak jalanan. Hari ini dunia melihat mereka sebagai juara dunia. Mereka tidak meminta dikasihani. Mereka hanya ingin diberi kesempatan,” tegasnya.

Ia juga menilai olahraga masyarakat memiliki kekuatan besar untuk membangun karakter, disiplin, mental, rasa percaya diri, sekaligus menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk berkembang dan menemukan harapan baru dalam hidupnya.

Kemenangan Garuda Baru menjadi bukti bahwa ketika anak-anak diberikan ruang, pendampingan, perlindungan, dan kesempatan yang setara, mereka mampu berdiri sejajar dengan dunia.

“Dari lorong sempit, rumah susun, hingga panggung dunia. Hari ini Garuda Baru mengajarkan kepada kita semua bahwa mimpi tidak pernah mengenal alamat. Dan tidak ada satu pun anak yang pantas ditinggalkan,” tutup Mahir Bayasut, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Street Soccer DKI Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.
Kabar Jay Idzes dari Sassuolo Bikin Timnas Indonesia Deg-degan Jelang FIFA Matchday Juni, Kondisinya Masih Dipantau

Kabar Jay Idzes dari Sassuolo Bikin Timnas Indonesia Deg-degan Jelang FIFA Matchday Juni, Kondisinya Masih Dipantau

Jay Idzes masih masuk daftar evaluasi Sassuolo jelang laga kontra Lecce. Timnas Indonesia ikut menanti kondisinya sebelum tampil di FIFA Matchday Juni 2026.
Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Dishub Surabaya menyiapkan 15 titik parkir resmi bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT