GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Datang ke Ajax Dihujat, Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Bungkam Kritik 

Datang sebagai kiper pelapis, Maarten Paes dihantam kritik karena datang justru sebagai pengganti setelah kiper utama Ajax, Vietzslav Jaros mengalami cedera ACL. 
Selasa, 26 Mei 2026 - 19:17 WIB
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes
Sumber :
  • Instagram @maartenpaes

Jakarta, tvOnenews.com - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes membungkam kritikan yang menghantamnya sejak datang ke Ajax

Datang sebagai kiper pelapis, Maarten Paes dihantam kritik karena datang justru sebagai pengganti setelah kiper utama Ajax, Vietzslav Jaros mengalami cedera ACL

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kritik bertubi-tubi diberikan pada Maarten Paes. Termasuk soal gaji tingginya sebagai pemain asing ketika dia lahir dan besar di Belanda.

Titik balik terjadi justru ketika Maarten Paes tampil sebagai pahlawan saat membawa Ajax lolos ke babak kualifikasi UEFA Europa Conference League lewat drama adu penalti kontra FC Utrecht.

Dalam laga yang berakhir 1-1 sebelum adu penalti, Maarten Paes menjadi sosok penentu kemenangan Ajax dengan menggagalkan tendangan penalti Sebastien Haller dan Souffian El Karouani. Ajax akhirnya menang 4-3 dan mengamankan tiket ke Conference League musim depan.

Penampilan heroik Paes langsung menuai pujian, termasuk dari pelatih Ajax Oscar Garcia.

“Saya tidak tahu dia seorang pembunuh penalti, tapi sekarang saya tahu,” ujar Oscar Garcia sambil tersenyum lega.

Menariknya, meski menjadi pahlawan kemenangan, Paes justru tidak langsung mendapat selebrasi besar dari rekan-rekannya. Para pemain Ajax sempat ragu merayakan keberhasilan lolos ke Conference League secara berlebihan.

“Hanya Lucas Rosa yang datang menghampiri saya,” kata Paes sambil tertawa.

“Dia sendirian jadi dia pikir penyelamatan saya dianulir dan penaltinya harus diulang,” lanjutnya.

Perjalanan Maarten Paes musim ini memang penuh ujian. Kiper kelahiran Nijmegen itu sebelumnya dihujani kritik tajam sejak didatangkan Ajax. Bahkan seorang mantan pemain anonim sempat menyebut Paes buruk dalam semua aspek penjaga gawang.

Namun Paes memilih tidak membalas kritik tersebut. Ia justru fokus memperbaiki diri dan tetap tenang menghadapi tekanan.

“Kritik itu memang tidak selalu mudah. Tapi saya mencoba tetap stoik,” ujar Paes.

Kondisi makin sulit karena Paes awalnya hanya diproyeksikan sebagai kiper kedua di belakang Vitezslav Jaros. Akan tetapi cedera serius yang dialami Jaros memaksa Paes langsung tampil di tengah performa Ajax yang sedang terpuruk.

Tak hanya itu, sebelum bergabung ke Ajax, Paes juga sempat lama absen bermain akibat cedera saat masih tampil di Major League Soccer bersama FC Dallas.

“MLS punya jeda dua bulan dan dua bulan sebelumnya saya juga cedera. Jadi total empat bulan saya tidak bermain 90 menit,” ungkap Paes.

“Setelah hanya bermain 45 menit di pramusim, Vitezslav cedera dan saya harus mengambil tanggung jawab itu,” sambungnya.

Meski mendapat tekanan luar biasa, Paes merasa dirinya terus berkembang dari pertandingan ke pertandingan. Ia bahkan mencatatkan tujuh clean sheet dalam 13 laga terakhirnya bersama Ajax.

“Kalau melihat pertandingan terakhir saya, jelas ada perkembangan di semua aspek,” kata Paes.

“Saya fokus pada diri sendiri dan mencoba menjadi penjaga gawang dan pribadi yang lebih baik,” lanjutnya.

Kiper Timnas Indonesia itu juga mengungkapkan salah satu rahasia keberhasilannya menggagalkan penalti Sebastien Haller.

“Anda bisa melihat 50 penalti Haller masuk semua karena dia hampir selalu mencetak gol. Jadi saya harus menemukan sesuatu,” ujar Paes.

“Saya tahu dia suka berhenti saat ancang-ancang. Saya pura-pura bergerak ke satu sisi lalu benar-benar melompat ke sisi itu. Wojciech Szczesny sering melakukan itu. Dan ternyata berhasil,” tambahnya.

Meski musim ini berjalan berat, Paes menegaskan dirinya sama sekali tidak menyesal bergabung dengan Ajax.

“Saya sangat betah di Amsterdam. Setelah lima tahun tinggal di luar negeri, ini kota yang luar biasa, apalagi saat cuacanya bagus,” kata Paes. (hfp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Beli Sapi Kurban dari Pati untuk Warga Pelosok Pucakwangi, Bobot Tembus 1 Ton

Presiden Prabowo Beli Sapi Kurban dari Pati untuk Warga Pelosok Pucakwangi, Bobot Tembus 1 Ton

Seekor sapi asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dibeli Presiden RI Prabowo Subianto untuk kurban Hari Raya Idul Adha 2026.
Rekap Hasil Singapore Open 2026, Selasa 26 Mei: Alwi Farhan Beri Kejutan, 2 Wakil Indonesia ke 16 Besar

Rekap Hasil Singapore Open 2026, Selasa 26 Mei: Alwi Farhan Beri Kejutan, 2 Wakil Indonesia ke 16 Besar

Rekap hasil Singapore Open 2026, di mana pada hari pertama terdapat dua wakil Indonesia yang berhasil melaju ke babak 16 besar.
Usai Dijadikan Tersangka oleh Polda Metro Jaya, Dua Terlapor Pemalsuan Ajukan Permohonan ke LPSK

Usai Dijadikan Tersangka oleh Polda Metro Jaya, Dua Terlapor Pemalsuan Ajukan Permohonan ke LPSK

Pelapor kasus dugaan pemalsuan sertifikat tanah yakni ICS dan SR kini berstatus tersangka oleh Polda Metro Jaya dengan kasus serupa.
KPK Telusuri Rumah Rp4 Miliar Milik Fadia Arafiq di Cibubur, Dibeli Tunai Saat Menjabat Bupati

KPK Telusuri Rumah Rp4 Miliar Milik Fadia Arafiq di Cibubur, Dibeli Tunai Saat Menjabat Bupati

KPK menelusuri pembelian rumah Rp4 miliar milik Fadia Arafiq di Kota Wisata Cibubur. Rumah disebut dibeli tunai saat menjabat Bupati Pekalongan.
Wacana Penyeragaman Kemasan Rokok, Asosiasi Sebut Ancaman Maraknya Produk Ilegal

Wacana Penyeragaman Kemasan Rokok, Asosiasi Sebut Ancaman Maraknya Produk Ilegal

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggelar konsultasi publik pembahasan terkait peringatan kesehatan pada Selasa (26/5/2026).
Periksa Saksi Untuk Dalami Aset Fadia Arafiq, KPK: Optimalisasi Pemulihan Keuangan Negara

Periksa Saksi Untuk Dalami Aset Fadia Arafiq, KPK: Optimalisasi Pemulihan Keuangan Negara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa dua orang saksi kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa yang menyeret nama Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq.

Trending

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral di medsos soal narasi adanya pembubaran ibadah di salah satu gereja di Sewon Bantul oleh sekelompok orang. Sontak, hal itu membuat Sultan HB X berkomentar
Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengatakan bahwa Jordan Wilson sebenarnya bukan target utama untuk dipasangkan dengan Megawati Hangestri selain Vanja Bukilic.
Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai terkait begal tidak boleh ditembak mati di tempat. Ternyata mencuri perhatian dan menuai kritik dari Hotman Paris di media
Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan pria yang merupakan WNA diduga tewas usai dipukul botol oleh seorang selebgram di kawasan Blok M.
Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi, Pengusaha Asal Pacitan Diperiksa 1,5 Jam

Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi, Pengusaha Asal Pacitan Diperiksa 1,5 Jam

Pengusaha asal Pacitan, Citra Yulia Mergareta, menjalani pemeriksaan selama sekitar 1,5 jam di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Surabaya, Senin.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT