News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

John Herdman Bisa Tersenyum Lebar! Jens Raven Bersinar dan Cetak Hattrick di TC Timnas Indonesia, Siap Tembus Skuad Senior?

Striker Bali United, Jens Raven, bawa banyak pengalaman setelah TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026. Striker 20 tahun itu akui dapat pelajaran penting.
Minggu, 31 Mei 2026 - 10:11 WIB
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Keturunan Australia, Luke Vickery (kiri) Hadir di Sesi Latihan Garuda Jelang Piala AFF 2026
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - Penyerang muda Bali United, Jens Raven, membawa pulang banyak pengalaman berharga setelah mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026. Striker berusia 20 tahun itu mengaku mendapat banyak pelajaran penting selama menjalani latihan bersama skuad senior Garuda.

Raven menjadi satu dari 23 pemain yang dipanggil pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, untuk mengikuti training camp di Jakarta. Pemusatan latihan tersebut berlangsung selama lima hari dan ditutup pada Sabtu kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Jens Raven, kesempatan bergabung bersama tim senior menjadi momen yang sangat berarti dalam perjalanan kariernya. Ia merasa atmosfer latihan bersama para pemain terbaik Indonesia memberinya pengalaman baru yang sulit didapatkan di level lain.

“Satu minggu yang luar biasa, pengalaman yang sangat berharga dan banyak sekali hal yang saya pelajari,” tulis Raven melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu.

Selama pemusatan latihan berlangsung, Raven menjadi salah satu pemain yang paling mencuri perhatian. Penampilannya dalam laga internal antara tim Merah melawan tim Putih di Stadion Madya Gelora Bung Karno membuat namanya ramai diperbincangkan.

Dalam pertandingan tersebut, Raven tampil tajam dengan mencetak tiga gol sekaligus. Hattrick yang dibukukannya sukses membantu tim Putih meraih kemenangan dramatis dengan skor 5-4.

Penampilan itu dianggap sebagai sinyal kuat bahwa Raven siap bersaing di level senior. Ketajamannya di depan gawang membuat banyak pihak mulai melihat dirinya sebagai salah satu calon striker masa depan Timnas Indonesia.

Meski sudah beberapa kali mendapat kesempatan dipanggil ke skuad senior, Raven sejauh ini memang belum mencatatkan debut resmi bersama Timnas Indonesia. Namun, jalan menuju tim utama perlahan mulai terbuka bagi pemain keturunan Belanda tersebut.

Sebelumnya, Raven sempat masuk daftar skuad Indonesia saat FIFA Series 2026 melawan Bulgaria pada Maret lalu. Ia dipanggil untuk menggantikan Mauro Zijlstra yang mengalami cedera.

Walau belum mendapatkan menit bermain di level senior, perjalanan Raven bersama kelompok usia Timnas Indonesia terbilang cukup menjanjikan. Ia sudah tampil di berbagai level usia dan menjadi salah satu pemain muda yang cukup konsisten.

Tercatat, Raven telah membela empat kelompok umur Timnas Indonesia dengan total 29 penampilan dan koleksi 17 gol. Catatan tersebut menunjukkan kontribusinya yang cukup besar sejak resmi menjadi bagian dari sepak bola Indonesia.

Salah satu momen terbaiknya datang saat membantu Timnas Indonesia U-19 menjuarai ASEAN U-19 Boys Championship 2024 di Surabaya. Turnamen itu menjadi ajang pertama Raven bersama Garuda setelah menyelesaikan proses naturalisasi.

Sejak saat itu, namanya terus berkembang sebagai salah satu talenta muda yang layak mendapat perhatian. Gaya bermain agresif dan naluri gol yang dimiliki Raven membuatnya cocok dengan karakter permainan cepat Timnas Indonesia saat ini.

Di level klub, Raven juga mulai beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia bersama Bali United. Musim 2025/2026 menjadi musim pertamanya bermain di kompetisi domestik Tanah Air.

Bersama Bali United, ia sudah tampil dalam 24 pertandingan sepanjang musim. Dari jumlah tersebut, Raven berhasil menyumbangkan satu gol dan dua assist untuk Serdadu Tridatu.

Meski statistiknya belum terlalu mencolok di level klub, perkembangan Raven dinilai cukup positif untuk pemain seusianya. Kesempatan mengikuti TC Timnas senior pun diyakini akan semakin memperkaya pengalaman sekaligus meningkatkan kepercayaan dirinya.

(sub)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia "Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit", Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia "Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit", Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pembimbing umrah diduga menghina jemaah lansia. 
Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, merasa puas untuk bisa memetik satu poin dari Timnas Indonesia. Padahal, mereka unggul jumlah pemain sejak pengujung babak pertama.
Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, berbicara jujur soal kartu merah yang diberikan kepada Thom Haye. Dia mengakui bahwa itu mengubah jalannya permainan melawan Timnas Indonesia.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia, Deni Fianda mengaku optimistis bahwa tim Merah Putih bisa meraih medali emas di Asian Games 2026. Rasa percaya diri ini ditunjukkan usai skuad Garuda mampu tampil apik.
Thom Haye Dikartu Merah, Maarten Paes Sebut Suporter Bantu Timnas Indonesia Amankan Clean Sheet Hadapi Malaysia

Thom Haye Dikartu Merah, Maarten Paes Sebut Suporter Bantu Timnas Indonesia Amankan Clean Sheet Hadapi Malaysia

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, memberikan apresiasi kepada suporter setelah skuad Garuda menahan Malaysia di lanjutan ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT