News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bung Binder Pasang Badan untuk John Herdman, Geram Timnas Indonesia Masih Diributkan soal Pemain Titipan

Bung Binder pasang badan untuk John Herdman usai Timnas Indonesia mengalahkan Oman 3-0. Ia meminta publik berhenti meributkan isu pemain titipan.
Minggu, 7 Juni 2026 - 10:42 WIB
John Herdman dan Bung Binder
Sumber :
  • YouTube Bola Bung Binder

tvOnenews.com - Kemenangan meyakinkan Timnas Indonesia atas Oman pada FIFA Matchday Juni 2026 tidak hanya membawa kebahagiaan bagi para suporter.

Hasil tersebut juga menjadi jawaban atas berbagai keraguan yang sempat mengiringi langkah pelatih baru Garuda, John Herdman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia sukses menumbangkan Oman dengan skor 3-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026). 

Kemenangan ini terasa spesial karena mengulang sejarah manis yang terakhir kali terjadi 38 tahun lalu, tepatnya saat Indonesia juga menang 3-0 atas Oman di ajang King's Cup 1988.

Justin Hubner cetak gol di laga Timnas Indonesia vs Oman
Justin Hubner cetak gol di laga Timnas Indonesia vs Oman
Sumber :
  • Instagram @justinhubner5

Hasil tersebut sekaligus memperbaiki catatan pertemuan kedua tim.

Dari enam laga yang telah dimainkan, Oman kini mencatatkan tiga kemenangan, Indonesia meraih dua kemenangan, sementara satu pertandingan lainnya berakhir imbang.

Selain mencetak sejarah, kemenangan atas Oman juga membuat banyak pihak mulai melihat sentuhan John Herdman di skuad Garuda.

Salah satu yang memberikan perhatian khusus adalah pengamat sepak bola Indonesia, Bung Binder.

Menurut Bung Binder, perubahan yang mulai terlihat di Timnas Indonesia bukanlah sesuatu yang terjadi secara kebetulan.

Ia menilai Herdman memiliki konsep permainan yang jelas dan mulai diterapkan kepada para pemain sejak hari pertama menangani tim.

Menurutnya, fokus permainan Indonesia saat ini bertumpu pada tiga aspek utama, yakni passing, positioning, dan pressing atau yang ia sebut sebagai konsep 3P.

Bung Binder bahkan menyebut era kepelatihan Herdman sebagai fase yang berjalan sesuai prinsip sepak bola modern.

"Apa sih artinya bener itu? Kita lihat pemilihan pemain dari John Herdman, yang dia pilih yang menurut dia kira-kira akan bisa menjalankan skemanya," kata Bung Binder dikutip dar kanal YouTube Bola Bung Binder.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Herdman dinilai tidak sekadar memilih pemain berdasarkan popularitas atau tekanan publik, melainkan berdasarkan kebutuhan taktik yang ingin diterapkannya di lapangan.

John Herdman Bongkar Alasan Panggil Luke Vickery dan Mitchell Baker, Sinyal Kuat Naturalisasi Baru Timnas Indonesia
John Herdman Bongkar Alasan Panggil Luke Vickery dan Mitchell Baker, Sinyal Kuat Naturalisasi Baru Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram Timnas Indonesia

Meski Timnas Indonesia mulai menunjukkan perkembangan positif, Bung Binder mengaku masih heran dengan banyaknya perdebatan yang muncul setiap kali daftar pemain diumumkan.

Menurutnya, publik terlalu cepat memberikan penilaian sebelum melihat hasil kerja sang pelatih secara utuh.

"Dan jujur saya masih bingung, sumpah saya masih bingung. Sebelum pertandingan ini masih begitu banyak perdebatan tentang pemain-pemain yang dipanggil John Herdman"

Bung Binder mengakui dirinya juga memiliki pertanyaan terhadap beberapa keputusan pemanggilan pemain.

Namun ia menegaskan bahwa seorang pelatih tetap harus diberi kesempatan untuk membangun tim sesuai visinya.

"Saya juga memang mempertanyakan, beberapa pemain yang tidak dipanggil dan juga ada beberapa pemain yang dipanggil. Tapi tetap pada akhirnya saya mengatakan biarkan John Herdman memasak. Kasih dong dia ruang dan waktu untuk bisa membentuk core,"

Menurutnya, proses membangun tim nasional tidak bisa dilakukan secara instan. 

Dibutuhkan waktu bagi seorang pelatih untuk menemukan kombinasi pemain yang paling sesuai dengan filosofi permainannya.

Bung Binder secara tegas meminta publik menghentikan narasi negatif yang terus berulang setiap kali Timnas Indonesia berganti pelatih.

Salah satu isu yang menurutnya paling sering muncul adalah tudingan mengenai adanya pemain titipan.

"Jangan dong kita menghakimi pelatih baru ini, mungkin juga dengan membuat narasi seolah-olah ada pemain titipan."

Ia menilai tuduhan seperti itu sudah terlalu sering muncul, mulai dari era Shin Tae-yong, Patrick Kluivert, hingga sekarang ketika Timnas Indonesia ditangani John Herdman.

Jika pola tersebut terus berlanjut, Bung Binder khawatir fokus utama untuk mendukung perkembangan tim nasional justru akan terganggu.

"Kapan kita akan berhenti mengatakan hal-hal seperti ini!"

Baginya, yang lebih penting adalah melihat hasil kerja pelatih di lapangan dan memberi kesempatan untuk membuktikan kualitasnya melalui pertandingan.

Sebagai contoh, Bung Binder menyoroti keputusan Herdman memanggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia senior.

Pemain muda tersebut bahkan mencatatkan debut pada usia yang sangat muda dan menjadi salah satu talenta yang mendapat kesempatan tampil di level tertinggi.

"Dan terbukti kan dengan pemain-pemain yang dia panggil, liat Mathew Baker dia panggil. Melakukan debutnya di usia 17 tahun, pemain termuda yang melakukan debutnya di Tim Nasional Indonesia senior,"

Menurut Bung Binder, keputusan tersebut menunjukkan bahwa Herdman tidak hanya fokus kepada pemain berpengalaman, tetapi juga berani memberi ruang kepada generasi muda yang dinilai memiliki potensi besar.

Selain Baker, Herdman juga memberi perhatian kepada sejumlah pemain lokal seperti Dony Tri Pamungkas, Beckham Putra, dan Saddil Ramdani.

Hal ini dinilai menjadi sinyal bahwa pelatih asal Kanada tersebut berusaha membangun keseimbangan antara pemain muda, pemain lokal, dan pemain yang sudah memiliki pengalaman internasional.

Salah satu nama yang paling banyak diperbincangkan dalam daftar pemain Timnas Indonesia adalah Muhammad Ferarri.

Bek Bhayangkara Presisi Lampung tersebut masuk ke dalam skuad FIFA Matchday meski baru saja pulih dari cedera Medial Collateral Ligament (MCL) grade dua.

Sepanjang musim Super League 2025-2026, Ferarri hanya tampil dalam 14 pertandingan dengan total 783 menit bermain.

Minimnya waktu bermain itu membuat sebagian publik mempertanyakan alasan pemanggilannya ke Timnas Indonesia.

Namun Herdman memiliki pandangan berbeda. Ia menegaskan bahwa proses seleksi pemain dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya berdasarkan statistik dalam beberapa pertandingan terakhir.

Menariknya, Ferarri memang masuk skuad, tetapi tidak dimainkan saat Indonesia menghadapi Oman.

Fakta tersebut menjadi salah satu alasan Bung Binder meminta publik tidak terburu-buru menghakimi keputusan sang pelatih.

"Kan yang diributkan soal dia panggil Ferarri. Ya kenapa kita harus ribut, nggak dimainkan juga kan. Dan dia (John Herdman) sudah menjelaskan kenapa dia panggil Ferarri"

Bagi Bung Binder, kemenangan atas Oman menjadi bukti bahwa John Herdman memahami apa yang sedang ia kerjakan.

Meski baru beberapa bulan menangani Timnas Indonesia, ia melihat ada arah permainan yang mulai terbentuk dan menunjukkan perkembangan positif.

Karena itu, ia meminta para suporter untuk memberikan dukungan penuh kepada Herdman dan tim pelatih.

"Kenapa kita harus menghakimi pelatih yang baru beberapa bulan, yang bekerja sekeras mungkin untuk mempersembahkan yang terbaik bagi siapa? Bagi kita, fans Timnas Indonesia"

Dengan kemenangan bersejarah atas Oman serta perkembangan permainan yang mulai terlihat, John Herdman kini memiliki modal kuat untuk melanjutkan proses pembangunan Timnas Indonesia.

(tsy)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Inter Milan Pantau 2 Talenta Muda Cagliari, Salah Satunya Cetak Gol saat Permalukan Atalanta

Inter Milan Pantau 2 Talenta Muda Cagliari, Salah Satunya Cetak Gol saat Permalukan Atalanta

Inter Milan mulai memantau dua talenta muda Cagliari. Nerazzurri mengirim pemandu bakat untuk menyaksikan langsung penampilan keduanya.
Berita AC Milan: Pengamat Desak Ruben Amorim Coret 2 Pemain Rossoneri, Dianggap Tak Layak Lagi Berada di Tim

Berita AC Milan: Pengamat Desak Ruben Amorim Coret 2 Pemain Rossoneri, Dianggap Tak Layak Lagi Berada di Tim

Ruben Amorim mendapat sorotan setelah AC Milan bermain imbang 2-2 melawan Lazio. Dua pemain Rossoneri dianggap belum mampu memenuhi ekspektasi.
Sempat Hampir Dibuang, Yunus Musah Mulai Bersinar dan Puji Ruben Amorim di AC Milan: Formasi Ini Sempurna untuk Saya

Sempat Hampir Dibuang, Yunus Musah Mulai Bersinar dan Puji Ruben Amorim di AC Milan: Formasi Ini Sempurna untuk Saya

Yunus Musah mulai menemukan kembali kepercayaan dirinya bersama AC Milan. Ia merasa sistem permainan Ruben Amorim sangat cocok dengan karakteristiknya.
Liga Italia: Gattuso Akui AC Milan Bisa Saja Menang, Babak Kedua Rossoneri Bikin Lazio Kesulitan

Liga Italia: Gattuso Akui AC Milan Bisa Saja Menang, Babak Kedua Rossoneri Bikin Lazio Kesulitan

Lazio harus puas bermain imbang 2-2 melawan AC Milan. Pelatih Lazio, Gennaro Gattuso, mengakui Rossoneri sebenarnya bisa saja membawa pulang kemenangan.
Tawaran Prabowo di KTT BRICS: Mari Kita Melakukan Industrialiasi Bersama

Tawaran Prabowo di KTT BRICS: Mari Kita Melakukan Industrialiasi Bersama

Presiden Prabowo Subianto menyerukan agar negara-negara BRICS memperkuat industrialisasi, investasi, dan rantai pasok global untuk menghadapi tantangan dan menjaga pertumbuhan ekonomi bersama.
Persebaya Raih 3 Poin Perdana di Super League, Alex Martins Jadi Pahlawan Kemenangan atas PSIM

Persebaya Raih 3 Poin Perdana di Super League, Alex Martins Jadi Pahlawan Kemenangan atas PSIM

Bermain di hadapan Bonek dan Bonita dalam laga kandang perdana di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (13/9/2026) Persebaya harus menunggu PSIM bermain dengan 10 pemain untuuk memastikan tiga poin.

Trending

Viral Link Full Tanpa Sensor Video Biksu dengan Wanita Thailand, Pakar Siber Imbau Warganet Waspada Jebakan Phishing

Viral Link Full Tanpa Sensor Video Biksu dengan Wanita Thailand, Pakar Siber Imbau Warganet Waspada Jebakan Phishing

Perbincangan mengenai perburuan tautan atau link video yang melibatkan mantan kepala biara Wat Phutthaisawan biksu Phra Wachirayan Wi (66) di Ayutthaya Thailand
Kronologi Lengkap Betrand Peto Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Ruben Onsu Sudah Buka Suara

Kronologi Lengkap Betrand Peto Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Ruben Onsu Sudah Buka Suara

Kronologi kasus Betrand Peto yang diduga terseret laporan TPKS, bermula dari unggahan viral hingga polisi membenarkan adanya laporan dan penyelidikan.
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Ryan Garcia Vs Conor Benn Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Ryan Garcia Vs Conor Benn Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Ryan Garcia vs Conor Benn yang akan berlangsung pada pagi ini.
Ruben Onsu Buka Suara Soal Betrand Peto Dipolisikan atas Dugaan Pelecehan Seksual

Ruben Onsu Buka Suara Soal Betrand Peto Dipolisikan atas Dugaan Pelecehan Seksual

Menanggapi laporan polisi terhadap Betrand Peto terkait dugaan kekerasan seksual, Ruben Onsu mengaku belum mengathui informasi dugaan pelecehan seksual tersebut
Link Video Asusila Biksu Thailand Beredar di Medsos, Tokoh Buddhis Indonesia Tegaskan Agama Buddha Tak Benarkan Perilaku Menyimpang

Link Video Asusila Biksu Thailand Beredar di Medsos, Tokoh Buddhis Indonesia Tegaskan Agama Buddha Tak Benarkan Perilaku Menyimpang

Link video asusila biksu Thailand beredar luas di media sosial, tokoh Buddhis Indonesia tegaskan agama Buddha tak benarkan perilaku menyimpang.
Viral "Anak Artis" Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Betrand Peto Dipolisikan

Viral "Anak Artis" Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Betrand Peto Dipolisikan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan soal adanya pelayangan laporan terhadap anak angkat Ruben Onsu tersebut terkait pelecehan.
Rekap Hasil Tinju Dunia: Ryan Garcia Hantam Conor Benn Sampai TKO, Jai Opetaia Pertahankan Gelar Juara

Rekap Hasil Tinju Dunia: Ryan Garcia Hantam Conor Benn Sampai TKO, Jai Opetaia Pertahankan Gelar Juara

Rekap hasil tinju dunia hari ini, di mana Ryan Garcia berhasil mengalahkan Conor Benn lewat TKO secepat kilat. Sedangkan Jai Opetaia sukses mempertahankan sabuk gelar juara Zuffa Boxing dan The Ring kelas penjelajah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT