News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Padahal Rapornya Gemilang, Nasib Kiper Timnas Indonesia Emil Audero di Serie A Masih Abu-abu

Teka-teki mengenai kelanjutan karier penjaga gawang tangguh Timnas Indonesia Emil Audero di panggung tertinggi Liga Italia (Serie A) untuk musim depan hingga...
Selasa, 16 Juni 2026 - 11:35 WIB
Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero
Sumber :
  • REUTERS/Ciro De Luca

tvOnenews.com – Teka-teki mengenai kelanjutan karier penjaga gawang tangguh Timnas Indonesia Emil Audero di panggung tertinggi Liga Italia (Serie A) untuk musim depan hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar.

Menanggapi situasi tersebut, Manuel Montipo selaku agen resmi dari sang pemain akhirnya buka suara untuk memberikan kejelasan terkait masa depan kliennya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, Emil Audero sejatinya tampil sangat impresif sepanjang mengarungi kompetisi Liga Italia musim 2025/2026 kemarin saat menjalani masa peminjaman bersama Cremonese.

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero saat bermain untuk Cremonese
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero saat bermain untuk Cremonese
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Namun sayangnya, performa gemilang kiper berusia 29 tahun itu belum sanggup menyelamatkan timnya dari jurang degradasi setelah terpaksa finis di urutan ke-18 pada klasemen akhir.

Padahal, rapor individu Emil Audero bersama Cremonese terbilang cukup ciamik.

Dipercaya mengawal gawang sebagai kiper utama, jebolan akademi Juventus ini sukses membukukan catatan 11 cleansheet (tanpa kebobolan).

Sayang, dewi fortuna belum berpihak pada I Grigiorossi—julukan Cremonese—yang harus rela turun kasta ke Serie B.

Seiring dengan kegagalan finis di zona aman tersebut, masa peminjaman Emil Audero di Cremonese pun resmi berakhir. Kini, ia harus mudik dan kembali ke pangkuan klub pemilik sahnya, Como 1907.

Kepulangan inilah yang membuat masa depan kiper masa depan skuad Garuda itu menjadi misteri yang menarik untuk disimak.

Sebagai agen, Montipo mengaku belum bisa mengetuk palu atau memastikan ke mana pelabuhan baru Emil Audero selanjutnya.

Satu hal yang pasti, pihaknya akan segera mengagendakan pertemuan formal dengan manajemen Como 1907 untuk membahas opsi-opsi strategis, termasuk peluang apakah sang pemain akan masuk skema utama skuad I Lariani—julukan Como 1907—atau justru dilepas kembali.

“Audero kembali ke Como setelah masa pinjamannya di Cremonese berakhir, dan kami akan bertemu dengan pihak Como untuk membahas langkah selanjutnya,” ungkap Manuel Montipo sebagaimana dilansir dari media Italia, FC Inter 1908, Selasa (16/6/2026).

Emil Audero, kiper Timnas Indonesia yang kini bermain untuk Cremonese
Emil Audero, kiper Timnas Indonesia yang kini bermain untuk Cremonese
Sumber :
  • Instagram @uscremonese

Lebih lanjut, Montipo mengimbau kepada seluruh pencinta sepak bola dan media untuk menahan diri serta bersabar menunggu keputusan final dari manajemen Como 1907.

Menurut pandangannya, saat ini dirasa masih terlalu dini untuk berspekulasi jauh mengenai proses transfer perpindahan klub, mengingat pintu bursa transfer musim panas baru akan resmi dibuka secara reguler pada bulan depan.

“Kita lihat saja perkembangan situasinya, tapi masih terlalu dini. Ada rumor, tetapi jendela transfer dibuka pada 1 Juli. Masih terlalu dini,” papar Montipo taktis meluruskan kondisi riil di pasar pemain.

Di tengah situasi nasibnya yang masih berada di persimpangan jalan, nama Emil Audero langsung laris manis dikaitkan dengan sejumlah klub elite Serie A.

Rumor teranyar yang berembus kencang menyebutkan bahwa raksasa Italia, Fiorentina, membidik kiper Timnas Indonesia ini sebagai salah satu kandidat suksesor paling potensial untuk menggantikan peran David de Gea di bawah mistar gawang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati demikian, apabila pada proses diskusi nanti Emil Audero diputuskan menetap dan bermain untuk Como 1907, hal ini tentu akan menjadi sinyal positif yang luar biasa bagi kariernya.

Pasalnya, kiper bertinggi badan 192 cm itu berpeluang besar mencicipi atmosfer sengit di panggung kompetisi antarklub paling bergengsi di benua biru, yakni format baru Liga Champions untuk musim 2026/2027 mendatang.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Soal Kartu Merah, Ini Respons Gavin Lee usai Singapura Tumbang dari Timnas Indonesia

Bukan Soal Kartu Merah, Ini Respons Gavin Lee usai Singapura Tumbang dari Timnas Indonesia

Singapura kalah 0-2 dari Timnas Indonesia, Gavin Lee tak mau persoalkan kartu merah dan penalti. Ia menegaskan mentalitas tim harus terjaga hingga Piala Asia.
Megawati Hangestri Bikin Libero Hyundai Hillstate Terpukau, Power Smash Megatron Jadi Sorotan

Megawati Hangestri Bikin Libero Hyundai Hillstate Terpukau, Power Smash Megatron Jadi Sorotan

Megawati Hangestri mulai menunjukkan kualitasnya di hadapan rekan-rekan barunya di Hyundai Hillstate. Libero utama tim, Kim Yeon-gyeon, mengaku terpukau power.
Dedi Mulyadi Sambut Baik FIFA ASEAN Cup 2026 diselenggarakan di Jawa Barat: Bisa Berefek ke Ekonomi

Dedi Mulyadi Sambut Baik FIFA ASEAN Cup 2026 diselenggarakan di Jawa Barat: Bisa Berefek ke Ekonomi

Perhelatan FIFA ASEAN Cup 2026 akan memberikan dampak ganda yang luar biasa bagi masyarakat Jawa Barat.
Kehidupan Shio Naga Meningkat, Ramalan Keuangan dan Karier 27 September 2026

Kehidupan Shio Naga Meningkat, Ramalan Keuangan dan Karier 27 September 2026

Ramalan keuangan dan karier 12 shio 27 September 2026. Kehidupan Shio Naga meningkat, sementara shio lain menghadapi peluang dan tantangan berbeda.
IPW Angkat Bicara Soal Ombudsman Sidak Lapas Cibinong: Ada Batas Kewenangan

IPW Angkat Bicara Soal Ombudsman Sidak Lapas Cibinong: Ada Batas Kewenangan

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menanggapi inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Rabu (23/9/2026).
Bukan Soal Finishing, John Herdman Ungkap Alasan Timnas Indonesia Minim Tembakan Lawan Singapura

Bukan Soal Finishing, John Herdman Ungkap Alasan Timnas Indonesia Minim Tembakan Lawan Singapura

ohn Herdman menjelaskan minimnya tembakan Timnas Indonesia saat melawan Singapura. Menurutnya, skuad Garuda masih membangun ritme dan kombinasi pemain baru.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT