Bukan Piala Asia, John Herdman Singgung Target Nyata Timnas Indonesia dengan Piala AFF Sebagai Batu Loncatan
- Kita Garuda
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman mengakui Piala AFF hanya menjadi batu loncatan bagi target Skuad Garuda yang sesungguhnya. Menariknya, target utamanya bukanlah Piala Asia 2027, melainkan Piala Dunia 2030.Â
John Herdman menyebut turnamen bergengsi Asia Tenggara tersebut hanyalah bagian dari proses panjang untuk mewujudkan ambisi yang jauh lebih besar, yakni membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.
Saat ini, Timnas Indonesia tengah memasuki tahap akhir persiapan setelah menjalani pemusatan latihan intensif selama dua pekan di Bali.Â
Selama training camp, John Herdman fokus membangun identitas permainan, meningkatkan kualitas individu pemain, sekaligus mempersiapkan tim menghadapi padatnya agenda internasional dalam beberapa tahun ke depan.
Menurut John Herdman, pertandingan kompetitif menjadi faktor penting dalam mempercepat perkembangan para pemain, khususnya pemain-pemain lokal yang diproyeksikan menjadi tulang punggung Timnas Indonesia di masa mendatang.
"Seperti yang sudah saya katakan, pada tahap perkembangan kami saat ini, kami membutuhkan pertandingan," ujar John Herdman.
Pelatih asal Inggris ini menilai Piala AFF 2026 menjadi panggung ideal bagi para pemain lokal untuk menunjukkan kualitas mereka sekaligus membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
"Para pemain lokal harus diuji. Mereka harus menunjukkan kepada negara bahwa mereka siap melangkah ke level AFC," katanya.
John Herdman pun kembali menegaskan bahwa seluruh program yang dijalankan bersama Timnas Indonesia memiliki arah yang jelas, yakni membawa Garuda tampil di pentas sepak bola dunia.
"Tujuan kami adalah lolos ke Piala Dunia. Setelah itu, kami ingin benar-benar mampu bersaing di level Asia," tegas mantan pelatih Timnas Kanada tersebut.
Karena itu, Piala AFF 2026 dipandang bukan sekadar ajang berburu gelar juara. Bagi John Herdman, turnamen tersebut menjadi kesempatan berharga untuk mengevaluasi kemampuan para pemain dalam situasi pertandingan sesungguhnya sekaligus menentukan siapa saja yang layak menjadi bagian dari proyek jangka panjang Timnas Indonesia.
"Piala AFF memberi kami kesempatan untuk tumbuh bersama. Tetapi yang lebih penting, para pemain bisa menunjukkan bahwa mereka siap bersaing. Dan satu-satunya cara membuktikannya adalah melalui pertandingan," ucapnya.
Setelah Piala AFF 2026 berakhir, Timnas Indonesia masih akan menghadapi tantangan yang lebih berat, yakni tampil di Piala Asia 2027 yang akan digelar di Arab Saudi. Turnamen tersebut menjadi bagian dari peta jalan yang telah disusun Herdman sebagai persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Persaingan di grup ini diprediksi berlangsung sengit, terutama dengan hadirnya Vietnam yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Asia Tenggara.
Skuad Garuda dijadwalkan mengawali perjuangannya dengan menjamu Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, pada 27 Juli 2026. Setelah itu, Indonesia akan bertandang menghadapi Timor Leste pada 31 Juli sebelum kembali bermain di kandang melawan Vietnam pada 3 Agustus. Laga terakhir fase grup akan berlangsung di markas Singapura pada 7 Agustus 2026.
Dua tim terbaik dari Grup A akan melaju ke babak semifinal dan menjaga peluang merebut gelar juara ASEAN Championship 2026. Namun, bagi John Herdman, lebih dari sekadar trofi, turnamen ini merupakan langkah awal membangun Timnas Indonesia yang mampu bersaing di level Asia hingga mewujudkan mimpi tampil di Piala Dunia 2030.
Load more