Bukan Australia yang Jadi Ancaman Timnas Indonesia, Justru Malaysia Bisa Sulitkan Garuda Muda di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
- PSSI
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia U-20 harus mewaspadai kekuatan Malaysia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Harimau Malaya Muda datang dengan persiapan matang dan komposisi pemain yang sudah lama bermain bersama.
Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 akan berlangsung di Vientiane, Laos, mulai 31 Agustus hingga 6 September 2026. Indonesia tergabung dalam grup yang juga dihuni Australia, Malaysia, dan tuan rumah Laos.
Garuda Nusantara dijadwalkan menghadapi Malaysia pada pertandingan pertama. Duel tersebut akan menjadi ujian awal bagi skuad asuhan Nova Arianto sebelum melanjutkan perjuangan menghadapi Laos dan Australia.
Malaysia sendiri tidak datang dengan persiapan seadanya. Berdasarkan rilis resmi Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Harimau Muda telah menjalani pemusatan latihan di dalam negeri sejak 12 Agustus 2026.
Program tersebut terus berlangsung hingga mendekati dimulainya babak kualifikasi. Artinya, Malaysia memiliki waktu yang cukup untuk mematangkan kondisi fisik sekaligus menyusun strategi sebelum berhadapan dengan Indonesia.
Persiapan panjang itu menjadi salah satu modal yang membuat Malaysia patut diperhitungkan. Terlebih, pelatih Shukor Adan disebut mulai menemukan karakter permainan yang ingin diterapkan kepada anak asuhnya.
Faktor lain yang membuat Malaysia berpotensi merepotkan Indonesia adalah komposisi pemainnya. Mayoritas pemain yang kini masuk skuad U-20 memiliki pengalaman bermain bersama sejak memperkuat Malaysia U-17.
Mereka sebelumnya tampil dalam Piala AFF U-17 2026 yang berlangsung di Jawa Timur. Pengalaman tersebut membuat para pemain Harimau Malaya Muda sudah memiliki pemahaman satu sama lain sebelum naik ke kelompok usia berikutnya.
Malaysia bahkan mampu membuat kejutan pada turnamen tersebut. Harimau Muda berhasil mengakhiri perjalanan sebagai runner-up Piala AFF U-17 2026.
Pencapaian itu menjadi modal psikologis tersendiri bagi para pemain Malaysia. Mereka telah merasakan atmosfer pertandingan kompetitif dan tekanan untuk mengejar prestasi di level internasional.
Menariknya, perjalanan Malaysia U-17 menuju partai puncak tidak sepenuhnya mulus. Mereka sempat mengawali turnamen dengan hasil kurang meyakinkan sebelum perlahan bangkit dan menunjukkan performa yang lebih konsisten.
Kini, sejumlah pemain dari generasi tersebut menjadi bagian dari skuad Malaysia U-20. Kesinambungan komposisi pemain membuat Harimau Muda tidak perlu membangun tim dari awal untuk menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Di balik persiapan tersebut terdapat sosok Shukor Adan. Pelatih Malaysia U-20 itu bukan nama asing bagi sepak bola Negeri Jiran karena sebelumnya merupakan salah satu pemain penting Timnas Malaysia.
Shukor dikenal sebagai gelandang bertahan dan tercatat mengoleksi 51 caps bersama Timnas Malaysia. Pengalamannya sebagai pemain internasional kini coba diterapkan dalam membangun tim muda Harimau Muda.
Perjalanan Shukor sebagai pelatih juga sempat mendapatkan keraguan. Namun, ia perlahan mampu menjawab kritik tersebut melalui performa Malaysia pada Piala AFF U-17 2026.
Keberhasilan membawa Malaysia menjadi runner-up membuat kepercayaan terhadap Shukor semakin meningkat. Kini, tantangan yang dihadapinya jauh lebih besar karena harus membawa kelompok usia U-20 bersaing memperebutkan tiket ke Piala Asia.
Indonesia menjadi salah satu tim yang harus dihadapi Shukor dalam perjuangan tersebut. Pertandingan melawan Garuda Muda sekaligus akan menjadi kesempatan bagi Malaysia untuk menunjukkan sejauh mana perkembangan tim mereka.
Bagi Indonesia, laga tersebut jelas tidak boleh dipandang sebelah mata. Selain memiliki persiapan yang cukup panjang, Malaysia juga membawa modal berupa skuad yang sudah terbentuk sejak level U-17.
Kekompakan pemain dapat menjadi salah satu senjata Harimau Muda. Jika Indonesia gagal mengantisipasi permainan Malaysia sejak awal, Garuda Muda berpotensi menghadapi kesulitan dalam pertandingan pembuka.
Di sisi lain, Shukor memiliki kesempatan besar untuk semakin mengangkat namanya sebagai pelatih. Tiket ke Piala Asia U-20 2027 akan menjadi bukti bahwa dirinya mampu membawa generasi baru sepak bola Malaysia bersaing di level Asia.
Karena itu, duel Indonesia kontra Malaysia pada 31 Agustus mendatang diprediksi berlangsung sengit. Garuda Muda harus mempersiapkan diri sebaik mungkin karena Harimau Muda datang dengan skuad yang relatif padu dan membawa kepercayaan diri dari keberhasilan di Piala AFF U-17 2026.
(igp)
Load more