Resmi Jalani Proses Naturalisasi, Raja Assist Eks Kasta Teratas Liga Eropa Ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
- Instagram Taisei Marukawa
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia berpeluang mendapat tambahan tenaga baru jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Sosok tersebut merupakan raja assist eks kasta teratas Liga Eropa.
Sosok yang dimaksud adalah pemain asing asal Jepang Taisei Marukawa. Pemain berposisi sayap dan gelandang serang tersebut bermain untuk Dewa United Banten FC.Â
Taisei Marukawa sendiri sudah mempunyai masa tinggal yang cukup panjang di Indonesia setelah pertama kali bergabung dengan Persebaya Surabaya pada 2021. Kariernya kemudian berlanjut bersama PSIS Semarang sebelum pemain kelahiran Hiroshima itu memperkuat Dewa United, sehingga secara durasi ia telah menjalani kehidupan sepak bola Indonesia selama lebih dari lima tahun.Â
Presiden Dewa United Banten FC, Ardian Satya Negara, menilai lamanya Marukawa berada di Indonesia menjadi salah satu faktor yang membuat proses tersebut layak mendapatkan dukungan. Ia juga melihat sang pemain sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan lokal, baik di dalam maupun di luar lapangan.
- Instagram - Taisei Marukawa
"Dia (Taisei Marukawa) sudah lima tahun tinggal dan berkarier di Indonesia, jadi secara lingkungan dan kehidupan sehari-hari dia juga sudah sangat dekat dengan Indonesia," kata Ardian Satya Negara dalam keterangan resmi di Jakarta, pada Selasa (15/9/2026).
Bukan hanya soal masa tinggal, Dewa United juga mempertimbangkan kualitas yang dimiliki Marukawa selama berkarier di kompetisi Indonesia. Kemampuan bermain sebagai winger maupun gelandang serang membuatnya mempunyai karakter yang cukup fleksibel untuk menambah pilihan di lini depan.Â
Performa terbaik Marukawa di Indonesia terlihat ketika menjalani musim pertamanya bersama Persebaya pada Liga 1 2021/2022. Saat itu, ia mencatat 17 gol dan sembilan assist dalam 32 pertandingan serta dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga 1 musim tersebut, sekaligus tercatat sebagai pemain dengan assist terbanyak berdasarkan data PT Liga Indonesia Baru.Â
Sebelum dikenal publik sepak bola Indonesia, Marukawa lebih dulu menjalani perjalanan karier di Eropa. Ia pernah memperkuat Senglea Athletic dan Valletta yang bermain di kompetisi teratas Malta, bahkan sempat merasakan atmosfer kompetisi Eropa ketika membela Valletta dalam kualifikasi UEFA Europa League.Â
- Tangkapan layar Youtube TIMNAS TV
Pengalaman tersebut membuat profil Marukawa berbeda dari pemain yang sejak awal berkarier hanya di kawasan Asia. Ia sudah merasakan atmosfer sepak bola Eropa sebelum kemudian menemukan performa terbaiknya di Indonesia, terutama ketika mencuri perhatian bersama Persebaya.
Setelah meninggalkan Persebaya, Marukawa juga menunjukkan konsistensi saat berseragam PSIS Semarang. Data statistik karier mencatat ia membuat tujuh gol dan enam assist pada musim 2022/2023 serta empat gol dan 10 assist pada musim 2023/2024, sebelum melanjutkan kiprah bersama Dewa United.
Di Dewa United, Marukawa masih menjadi bagian dari skuad Super League 2026/2027. Data ILeague terbaru menunjukkan pemain bernomor punggung 11 itu telah tampil dalam dua pertandingan dan menyumbangkan satu assist pada awal musim.Â
Dukungan manajemen Dewa United semakin memperkuat kemungkinan Marukawa berubah status dari pemain asing menjadi pemain lokal apabila seluruh tahapan naturalisasi berhasil diselesaikan. Dari sisi klub, perubahan tersebut juga berpotensi membuka satu slot pemain asing untuk kebutuhan tim di Super League.
- ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
"Bahkan kita bisa melihat sendiri Taisei sudah bisa berbahasa Indonesia dengan cukup percaya diri. Itu menunjukkan bagaimana dia sudah beradaptasi dengan baik selama berada di sini," ujar Ardian.
Peluang menuju Timnas Indonesia kemudian semakin menarik karena FIFA ASEAN Cup 2026 akan segera berlangsung dalam kalender internasional September-Oktober. FIFA memastikan edisi perdana turnamen tersebut digelar pada 24 September hingga 5 Oktober 2026, dengan Indonesia menjadi tuan rumah Division 1 bersama Hong Kong, China sebagai tuan rumah Division 2.
Timnas Indonesia sendiri berada di Grup A Division 1 bersama Bangladesh, Malaysia, dan Singapura. Dengan format satu putaran, setiap pertandingan memiliki arti penting sehingga tambahan pemain dengan karakter menyerang seperti Marukawa secara teoritis dapat memperkaya pilihan pelatih John Herdman.Â
Meski demikian, proses naturalisasi tidak otomatis membuat Marukawa langsung masuk skuad Garuda. Setelah status kewarganegaraan dan kelayakan perpindahan asosiasi terpenuhi, keputusan akhir tetap berada di tangan tim pelatih dan sang pemain masih harus bersaing dengan sejumlah opsi lain di sektor sayap Timnas Indonesia.
"Kami berharap pengalaman dan kemampuan dia miliki nantinya bisa memberikan kontribusi positif apabila dia mendapat kesempatan untuk memperkuat Timnas Indonesia," katanya. (fan)
Â
Load more