Lupakan Laurin Ulrich, Timnas Indonesia Bisa Panggil Putra Eks Real Madrid Buat Jadi Penerus Thom Haye di Lini Tengah
- Ajax Amsterdam Official
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia memiliki opsi pemain keturunan untuk memperkuat lini tengah. Setelah Laurin Ulrich mendapat panggilan ke skuad Jerman, putra eks Real Madrid kini bisa menjadi opsi untuk Garuda.
Seperti diketahui, Laurin Ulrich mendapat panggilan Timnas Jerman U-21. Kondisi tersebut membuat peluang Ulrich untuk memperkuat Garuda menjadi semakin sulit.
Ulrich dipanggil pelatih Antonio Di Salvo untuk menghadapi Kualifikasi Piala Eropa U-21 2027. Pemain berusia 21 tahun itu sebelumnya disebut memiliki garis keturunan Indonesia dari sang kakek.
Saat ini, Ulrich berstatus sebagai pemain VfB Stuttgart dan menjalani masa peminjaman di SC Paderborn. Sebelumnya, dia memperkuat FC Magdeburg dengan catatan 33 penampilan, tiga gol, dan tiga assist.
Timnas Indonesia sendiri masih menjalankan proyek regenerasi di bawah John Herdman. Sejumlah pemain muda telah mendapat kesempatan untuk memperkuat skuad Garuda.
Nama Luke Vickery dan Mitchell Baker menjadi bagian dari proses tersebut. Keduanya juga disebut masuk dalam rencana pengembangan Timnas Indonesia untuk menghadapi agenda internasional mendatang.
Di tengah situasi tersebut, muncul nama Damian van der Vaart. Gelandang muda itu kini sedang meniti karier bersama akademi Ajax Amsterdam.
Damian memiliki hubungan langsung dengan dunia sepak bola melalui ayahnya. Dia merupakan putra Rafael van der Vaart, mantan bintang Timnas Belanda dan Real Madrid.
Menariknya, Rafael van der Vaart memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya, Sylvie Meis. Sylvie Meis merupakan model asal Belanda yang juga diketahui memiliki darah keturunan Maluku.
Sylvie Meis pernah mengungkapkan latar belakang keluarganya yang memiliki kaitan dengan Indonesia. Dia juga beberapa kali mengunjungi Indonesia dan memiliki kedekatan dengan negara tersebut.
Meski orang tuanya telah berpisah, Damian tetap memiliki hubungan dekat dengan kedua orang tuanya. Dia masih kerap mengunjungi sang ibu dan pernah menyampaikan pesan Hari Ayah kepada Rafael van der Vaart.
Sementara itu, Damian lahir di Amsterdam pada 28 Mei 2006. Dia mengawali perjalanan sepak bolanya di akademi Esbjerg Youth di Denmark.
Perjalanan tersebut kemudian membawanya ke Ajax Amsterdam. Pada 2023, Damian bergabung dengan akademi Ajax dan melanjutkan proses pembentukan dirinya sebagai pesepak bola profesional.
Perkembangannya membuat Damian mendapat kesempatan memperkuat Ajax U-21. Gelandang muda tersebut kini terus berusaha menunjukkan kualitas agar bisa menembus skuad senior.
Pada musim lalu, Damian tercatat tampil dalam 26 pertandingan bersama Ajax U-21 di semua ajang. Penampilan tersebut mencakup kompetisi kasta kedua Liga Belanda dan UEFA Youth League.
Posisinya sebagai gelandang membuat Damian menarik untuk dipantau Timnas Indonesia. Garuda membutuhkan regenerasi di lini tengah seiring bertambahnya usia sejumlah pemain senior.
Thom Haye selama ini menjadi salah satu pemain penting dalam permainan Timnas Indonesia. Kemampuannya mengatur tempo dan membangun serangan membuat perannya cukup menonjol di lini tengah.
Karena itu, kehadiran gelandang muda dengan visi bermain baik dapat menjadi bagian dari rencana jangka panjang. Damian bisa menjadi salah satu nama yang dipantau apabila memenuhi persyaratan untuk memperkuat Indonesia.
Jika perkembangan Damian terus berjalan positif, namanya tentu menarik untuk dipantau. Pengalaman di akademi Ajax juga dapat menjadi modal berharga dalam membangun karier profesionalnya.
Untuk saat ini, belum ada kepastian mengenai proses Damian menuju Timnas Indonesia. Namun, latar belakang sepak bola dan perkembangan kariernya membuat sosok tersebut layak masuk radar dalam proyek jangka panjang Garuda.
(sub)
Load more