Perkuat Keamanan dan Ekonomi Desa, Pengurus Aslinmas dan Abpednas Bali Resmi Dilantik
- Istimewa
Bali, tvOnenews.com - Penguatan peran masyarakat di tingkat desa menjadi salah satu perhatian dalam pengukuhan pengurus DPD dan DPC Asosiasi Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) serta Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) se-Provinsi Bali.
Kegiatan yang digelar di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali dihadiri sekitar 8.500 peserta yang terdiri dari unsur Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), Abpednas, serta elemen masyarakat lainnya.
Sejumlah unsur Forkopimda Bali, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga sekitar 1.000 anggota Pecalang Bali turut hadir.
Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin bertindak sebagai inspektur upacara.
Sementara itu, Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Reda Manthovani yang juga Ketua Umum Dewan Pengawas Aslinmas dan Abpednas turut memberikan arahan mengenai penguatan organisasi di tingkat desa.
Reda menjelaskan Aslinmas dan Abpednas dibentuk sebagai wadah untuk menyatukan berbagai komponen masyarakat desa sekaligus memperkuat koordinasi.
Aslinmas menaungi unsur perlindungan masyarakat atau Linmas, sedangkan Abpednas merupakan wadah bagi Badan Permusyawaratan Desa
“Ini merupakan komponen-komponen warga yang ada di desa-desa untuk bisa menjaga, pertama keamanan dan juga tata kelola ruang desa. Jadi mereka dipersatukan untuk bisa menjaga kehidupan di desa supaya menjadi lebih tertata lagi, lebih baik lagi,” ujar Reda, Sabtu (19/9/2026).
Menurut Reda keberadaan asosiasi tersebut juga diharapkan dapat menjadi wadah bersama untuk mendorong peningkatan kesejahteraan anggota dan masyarakat desa.
Salah satu persoalan yang masih menjadi perhatian adalah perbedaan dukungan finansial bagi anggota Linmas di masing-masing daerah.
Ia menilai, koordinasi melalui organisasi dapat membantu menyampaikan berbagai kebutuhan masyarakat desa kepada pemerintah sehingga program pembangunan tidak hanya berhenti di tingkat pusat, tetapi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Dengan berkumpulnya bentuk asosiasi ini, program-program pemerintah yang ada di pusat bisa kita tarik ke bawah ini, ke desa-desa,” tuturnya.
Penguatan ekonomi masyarakat desa juga menjadi bagian dari agenda yang dibahas.
Reda mencontohkan program budidaya ikan tematik dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dapat dikembangkan di desa sesuai dengan potensi wilayah.
Load more