Dihukum 30 Bulan Gegara Kasus Pemukulan, Eks Timnas Indonesia Jhonny van Beukering Akhirnya Buka Suara
- VIVA
- Kolase tvOnenews
"Yang ingin saya katakan adalah saya tetap berpegang pada hal-hal indah dalam hidup. Hukuman skorsing 30 bulan tidak mengubah apa pun tentang itu," ungkapnya.
"Saya ingin tetap berpegang pada hal-hal indah dalam hidup, apa yang telah saya alami dalam hidup saya sejauh ini," sambungnya.
"Melatih banyak pemain sepak bola selama 27 tahun terakhir sebagai pelatih, di mana banyak anak laki-laki dapat ditemukan di level tinggi dan bahkan di sepak bola profesional," tambahnya.
Tak hanya berbicara mengenai sepak bola, Van Beukering juga menyinggung berbagai kegiatan sosial yang pernah dilakukannya. Ia mengaku memiliki banyak kenangan ketika membantu anak-anak hingga masyarakat kurang mampu.
"Saya tetap pada pendirian saya; itulah hal-hal indah dalam hidup. Semua anak-anak dan orang lanjut usia yang beruntung saya dampingi," katanya.
"Mulai dari berjalan-jalan hingga menjalankan klub anak-anak untuk orang-orang yang kurang mampu. Memberikan pelajaran berenang, membagikan paket makanan, pelajaran olahraga," lanjutnya.
"Itulah hal-hal indah dalam hidup. Itu tidak mengurangi signifikansi penangguhan saya. Saya hanya ingin mengungkapkan isi hati saya," tegasnya.
Menariknya, Van Beukering juga mengambil langkah tak biasa dengan membagikan rekaman insiden yang menyebabkan dirinya dihukum. Video tersebut ditujukan kepada orang-orang yang masih mempertanyakan keputusan KNVB.
"Kepada orang-orang yang meragukan atau mempertanyakan penangguhan saya. Saya secara pribadi memposting rekaman di sini yang mengakibatkan penangguhan saya selama 30 bulan," jelasnya.
"Dan setelah hari ini, saya akan mengakhirinya sendiri dan hidup terus berjalan. Dan saya akan melanjutkan hal-hal yang membuat saya bahagia. Salam, Jhonny," pungkasnya.
Sebelum hukuman 30 bulan dijatuhkan, Van Beukering sebenarnya sudah menerima sanksi sementara selama 60 hari dari KNVB. Ia juga kehilangan pekerjaannya setelah manajemen GVVV memutuskan untuk memberhentikannya dari jajaran pelatih.(fan)
Load more