Piala Asia 2027 Terancam Mundur, AFC Tiba-tiba Soroti Misi Terakhir Son Heung-min
- REUTERS/Eloisa Sanchez
Kegagalan kembali menghantui Son dan rekan-rekannya pada Piala Asia 2023. Korea Selatan sempat melewati pertandingan dramatis melawan Arab Saudi dan Australia untuk memastikan tempat di semifinal. Akan tetapi, langkah mereka terhenti setelah kalah 0-2 dari Yordania.
Kekalahan tersebut semakin memperburuk situasi karena terjadi di tengah kontroversi mengenai kepemimpinan pelatih Jürgen Klinsmann serta konflik internal di dalam skuad. Korea Selatan pun kembali gagal mengakhiri penantian panjang mereka untuk menjadi juara Asia.
Karier Gemilang Son Heung-min di Level Klub
Walaupun belum berhasil mempersembahkan gelar Piala Asia bagi negaranya, Son Heung-min memiliki perjalanan karier yang cemerlang di level klub. AFC turut menyoroti kiprahnya di Eropa, terutama saat memperkuat sejumlah klub Jerman sebelum bergabung dengan Tottenham Hotspur pada 2015.
Son sebelumnya membela Hamburg dan Bayer Leverkusen. Setelah pindah ke Tottenham, ia berkembang menjadi salah satu pemain andalan di Liga Primer Inggris dan menghabiskan sekitar satu dekade bersama klub asal London tersebut.
Pada musim 2018-2019, Son membantu Tottenham mencapai final Liga Champions UEFA. Setahun kemudian, ia meraih Penghargaan FIFA Puskás berkat gol solo spektakuler yang dicetaknya saat menghadapi Burnley pada musim 2019-2020.
Prestasi individu lainnya hadir pada musim 2021-2022. Son mencetak 23 gol di Liga Primer Inggris dan menjadi pemain Asia pertama yang meraih Sepatu Emas bersama Mohamed Salah sebagai pencetak gol terbanyak kompetisi tersebut.
Pencapaian penting lainnya datang pada musim 2024-2025. Sebagai kapten Tottenham, Son turut memimpin tim meraih gelar Liga Europa UEFA. Keberhasilan itu sekaligus mengakhiri penantian panjang Tottenham untuk kembali mengangkat trofi utama.
Perjalanan karier Son kemudian berlanjut ke Amerika Serikat setelah ia bergabung dengan Los Angeles FC (LAFC) di Major League Soccer (MLS) pada musim panas 2025.
Performa impresifnya tetap terjaga bersama klub barunya. Son mencatatkan tujuh gol dan 15 assist di MLS musim ini. Jika penampilannya di Piala Champions CONCACAF turut diperhitungkan, ia telah mengumpulkan sembilan gol dan 22 assist.
Dalam pertandingan melawan Austin FC pada 15 Oktober, Son kembali menunjukkan kontribusi besarnya dengan mencetak satu gol dan menyumbangkan dua assist. Penampilan tersebut membantu LAFC meraih kemenangan 3-1.
Load more