Mengenal Piala Dunia U-15 2026: Turnamen Baru FIFA Tempat Timnas Indonesia Pesta Gol 7-1 atas Fiji
- instagram.com/timnasindonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Mengenal turnamen Piala Dunia U-15 2026, turnamen resmi yang digagas FIFA untuk para pemain muda dari seluruh dunia. Timnas Indonesia pun menjadi salah satu peserta dan langsung tampil memukau pada laga perdana.
Timnas Indonesia U-15 mengawali Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026 dengan hasil gemilang. Garuda Muda membantai Fiji dengan skor 7-1 pada Sabtu (24/10/2026).
Bermain di Hovsan Competition Complex Pitch 1A, Azerbaijan, skuad Indonesia tampil tajam sejak awal pertandingan. Dicky Marani dan Muhammad Hariri masing-masing mencetak dua gol.
Nazar dan Rendra turut menyumbangkan gol untuk Garuda Muda. Satu gol lainnya tercipta melalui gol bunuh diri pemain Fiji yang menambah keunggulan Indonesia.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Garuda Muda kini memiliki kesempatan menjaga momentum positif sepanjang fase awal turnamen.
Sebagai informasi, Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026 merupakan edisi perdana ajang internasional yang melibatkan pemain kelahiran 2011 atau 2012. Turnamen ini berlangsung di Baku, Azerbaijan, pada 24 hingga 30 Oktober 2026.
Kompetisi tersebut diikuti 189 tim dari enam konfederasi yang terbagi dalam 32 grup. Seluruh peserta menggunakan format delapan lawan delapan untuk mendukung pengembangan pemain pada usia dini.
Berbeda dari turnamen sepak bola pada umumnya, kompetisi ini tidak langsung menggunakan sistem gugur. Setiap tim lebih dahulu memainkan pertandingan kualifikasi untuk mengumpulkan poin dan menentukan posisi klasifikasi.
Hasil pertandingan pada fase awal akan menentukan penempatan tim ke dalam enam tingkatan kompetisi. Tim yang menjadi juara Tingkat A nantinya dinobatkan sebagai kampiun utama turnamen.
Penyelenggaraan ajang ini merupakan bagian dari upaya FIFA memperluas kesempatan bermain bagi pesepak bola muda. Rencana tersebut diputuskan Dewan FIFA pada Desember 2025 sebagai bagian dari pengembangan sepak bola usia dini.
Sebagian besar pertandingan berlangsung di Kompleks Kompetisi Hovsan yang memiliki sepuluh lapangan berstandar internasional. Setelah turnamen selesai, fasilitas seluas 12 hektare itu direncanakan menjadi akademi sepak bola.
Sementara itu, Baku Crystal Hall disiapkan untuk menggelar pertandingan pembukaan dan final Tingkat A. Penyelenggara juga mengatur jadwal dengan mempertimbangkan keterwakilan negara serta keragaman regional peserta.
Dalam regulasi turnamen, setiap tim diperbolehkan mendaftarkan maksimal 14 pemain, termasuk sedikitnya dua penjaga gawang. Pertandingan menggunakan lapangan berukuran 68 x 47 meter dengan dua babak berdurasi masing-masing 20 menit.
Aturan teknis turut memberikan keleluasaan bagi tim untuk melakukan pergantian pemain tanpa batas kuota. Selain itu, lemparan ke dalam diganti dengan tendangan, sedangkan aturan offside berlaku mulai jarak 23 meter dari garis gawang.
Berdasarkan hasil undian, Indonesia tergabung di Grup G bersama Bangladesh, Wales, Burundi, Fiji, dan Portugal. Persaingan tersebut menjadi tantangan bagi Garuda Muda untuk menjaga konsistensi permainan sepanjang fase kualifikasi.
Pada 25 Oktober 2026, Indonesia dijadwalkan menghadapi Bangladesh dan Wales. Dua pertandingan itu menjadi kesempatan bagi skuad Garuda Muda untuk kembali mengumpulkan poin dan mempertahankan tren positif.
Sehari kemudian, Indonesia akan menantang Burundi dan Portugal pada 26 Oktober 2026. Ketajaman lini depan serta konsistensi permainan akan menjadi modal penting bagi Garuda Muda untuk bersaing menuju Tingkat A.
(sub)
Load more