Sudah di Tanah Air, 3 Pemain Keturunan yang Eligible Dinaturalisasi dan Bisa Dilirik Timnas Indonesia: Ada Juara Eropa
- Instagram - Madura United
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia berpeluang mendapat tambahan kekuatan dari pemain keturunan yang berkarier di kompetisi domestik. Tiga nama berikut bisa jadi opsi menarik.
Pelatih John Herdman sebelumnya memberi sinyal akan membuka kesempatan bagi wajah baru. Rencana itu disiapkan untuk memperkuat kedalaman skuad Garuda.
Agenda FIFA Matchday November 2026 memang mengalami perubahan setelah situasi keamanan Timur Tengah. Laga tandang melawan Yordania dibatalkan dan diganti pemusatan latihan selama tujuh hari di Bali.
Herdman memastikan perubahan agenda tidak akan mengurangi intensitas persiapan tim. Ia ingin memanfaatkan TC tersebut untuk mengevaluasi pemain dan memperkuat komposisi skuad.
"Kami akan memanfaatkan periode FIFA Matchday November untuk menggelar pemusatan latihan di Bali, dengan fokus pada penguatan kedalaman skuad," ujar Herdman. Kesempatan ini bisa menjadi ruang bagi pemain baru untuk menunjukkan kemampuan.
Di tengah rencana tersebut, pemain keturunan yang sudah berkompetisi di Indonesia menarik untuk diperhatikan. Berikut tiga nama yang bisa masuk radar tim pelatih Timnas Indonesia.
1. Jordy Wehrmann
Jordy Hendrik Nicolaus Wehrmann merupakan gelandang Madura United yang lahir pada 25 Mei 1999. Ia memiliki darah Indonesia dari garis keluarga ibunya.
Wehrmann punya pengalaman bersama tim nasional kelompok umur Belanda. Ia pernah memperkuat tim U-17, U-19, hingga U-20 dalam perjalanan kariernya.
Pengalamannya di Eropa juga cukup menarik untuk diperhitungkan. Ia pernah menjuarai Piala Swiss musim 2020-2021 bersama FC Luzern.
Bersama Madura United, Wehrmann juga sudah mencatatkan kontribusi yang cukup besar. Ia mengoleksi 76 penampilan dengan lima gol dan tujuh assist.
2. Jasey Wehrmann
Jasey Michael Bernard Wehrmann merupakan adik Jordy yang lahir pada 3 Juli 2005. Pemain muda ini juga memperkuat Madura United dan bisa bermain sebagai gelandang serang maupun winger.
Perjalanan sepak bolanya dimulai dari akademi Sparta Rotterdam di Belanda. Pada 2018, ia kemudian melanjutkan karier bersama SV Rkdeo sebelum mencoba peruntungan di Kroasia.
Di Kroasia, Jasey bergabung dengan akademi Vukovar 1991 untuk mengembangkan kemampuannya. Kesempatan berikutnya datang ketika ia mulai berlatih bersama Madura United.
Penampilannya di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) membuat namanya semakin diperhitungkan. Madura United kemudian memberikan kontrak profesional sebagai bentuk kepercayaan terhadap potensinya.
Load more