News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Joki Vaksin Jadi Tersangka, Adakah Efek Berbahaya yang Muncul?

Selasa, 4 Januari 2022 - 16:09 WIB
  • Reporter :

Pinrang, Sulawesi Selatan - Heboh pengakuan sebagai joki Vaksinasi yang digaungkan Abdul Rahim, membuatnya kini harus berurusan dengan hukum. Pria 49 tahun itu pun telah ditetapkan sebagai tersangka. Dibalik itu, bagaimanakah kondisi tubuh Abdul Rahim usai disuntik vaksin sampai belasan kali?

Petualangan Abdul Rahim sepertinya berakhir dianka 17. Abdul Rahim yang beberapa waktu lalu mengklaim diri telah disuntik vaksin Covid-19 sebanyak 17 kali, kini telah menyandang status sebagai tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Status tersangka itu disematkan usai penyidik satuan Reskrim Polres Pinrang, Sulawesi Selatan memeriksa Abdul Rahim selama 7 jam. Selain AbduL Rahim, sebelumnya penyidik juga telah memeriksa 17 saksi. Saksi-saksi itu adalah mereka para penerima vaksin dan koordinator puskesmas yang merupakan salah satu lokasi gimana tersangka Abdul Rahim menerima 17 kali suntikan vaksin Covid-19 tersebut.

Dari gelar perkara dan pemeriksaan mendalam itu, penyidik lantas mengantongi alat bukti cukup sejauh ini barang bukti yang sudah diamankan yakni kartu vaksin yang diterbitkan salah satu puskesmas tempat vaksinasi. Selain itu Abdul Rahim juga terbukti menerima imbalan dan 15 saksi, masing-masing antara Rp 100-800 ribu.

Abdul Rahim pun dinilai melanggar Pasal 14 Undang-Undang nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular.

Pakar hukum pidana Abdul Fickar Hadjar mengatakan bahwa kasus yang menimpa Abdul Rahman bukanlah termasuk kepada hukum pidana.

“Pelanggaran hukumnya adalah tadi itu mengambil haknya. Mengambil haknya itu juga bukan pidana sebenarnya, lebih pada perdatanya. Bahwa ada efek samping dari orang divaksin lebih dari dua kali, itu menjadi resiko mereka yang memang memperjualbelikan kesempatan vaksin. Tidak ada satu pasal pun yang bisa menjerat itu secara pidana,” tutur Abdul.

Kendati yang dilanggar Abdul Rahim disebut-sebut bukan unsur pidana, namun tindakannya sebagai joki vaksinasi bukan tidak mungkin mengundang resiko bagi dirinya. Meski begitu, hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel darah dan urin Abdul Rahim cukup mengagetkan.

Disebutkan bahwa pada tubuh Abdul Rahim praktis tidak ada kelainan kecuali bahwa hasil laboratorium dikatakan menunjukkan sedikit meninggi pada fungsi hati. Tapi itupun masih dapat dibilang normal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tidak ada uji coba mengenai vaksinasi 16 kali itu pasti, jadi tidak bisa menjawab berdasarkan penelitian. Namun penyebabnya adalah semua vaksin kan sudah dibuktikan aman dan efektif, tinggal dibuktikan amannya itu. Walaupun tentu aman tidaknya juga tergantung dari komorbid yang dipunyai, apakah orangnya punya diabet, atau punya stroke, atau jantung koroner, atau hanya darah tinggi, atau lagi flu, kan tidak tahu. Kalau mau meneliti harus dilihat background kesehatannya, tutur Ketua Satgas Covid-19 IDI, Zubairi Djoerban.

Kasus joki vaksinasi yang dilakukan Abdul Rahim seakan menyadarkan sederet pihak terkait agar lebih teliti saat mencatat administrasi calon peserta vaksinasi, terutama ketika menyerahkan tanda pengenal peserta bersangkutan.(awy)
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

Masih Ingat Bio Paulin? Dulu Jadi Bek Tangguh Persipura, Kini Tim Asuhannya Raih Rekor Clean Sheets

Masih Ingat Bio Paulin? Dulu Jadi Bek Tangguh Persipura, Kini Tim Asuhannya Raih Rekor Clean Sheets

Dikenal sebagai jiwa dari lini pertahanan Persipura Jayapura di masa keemasannya, lantas bagaimana nasib Bio Paulin sekarang?
Aset Tanah Ditertibkan Untuk Kepentingan Masyarakat

Aset Tanah Ditertibkan Untuk Kepentingan Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, secara bertahap menertibkan aset tanah dengan jalan menerbitkannya sertifikat oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang tujuannya untuk kepentingan masyarakat Garut.
Berdayakan Calon Pekerja Tambang, GMB Gelar Kaderisasi

Berdayakan Calon Pekerja Tambang, GMB Gelar Kaderisasi

Dalam menyiapkan para ahli dibidang pertambangan, PT Geo Mining Berkah (PT GMB) sebuah perusahaan yang bergerak dibidang konsultan pertambangan, menggelar program kaderisasi pertambangan.
Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Propam Polri Buntut Laporan Kematian Istri Dipatuk Ular Tak Terdaftar

Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Propam Polri Buntut Laporan Kematian Istri Dipatuk Ular Tak Terdaftar

Seorang suami bernama Ng Kim Tjoa melalui kuasa hukumnya yakni Julianus Halawa melaporkan Kapolsek, Eks Kapolsek, serta dua anggota Polsek Danau Paris, Aceh Singkil ke Propam Mabes Polri pada Senin. (12/1/2026).
Bandingkan Kejanggalan Laga AC Milan vs Genoa dengan Inter vs Napoli, Media Italia: VAR Tidak Konsisten

Bandingkan Kejanggalan Laga AC Milan vs Genoa dengan Inter vs Napoli, Media Italia: VAR Tidak Konsisten

Media Italia sindir penerapan VAR yang tidak konsisten antara laga AC Milan vs Genoa dan Inter vs Napoli. AC Milan seharusnya bisa menang lawan Genoa kemarin.
Pantai Sepanjang Gunungkidul, Wisata Favorit di Jogja yang Kini Makin Tertata Rapi Mirip Konsep di Jimbaran

Pantai Sepanjang Gunungkidul, Wisata Favorit di Jogja yang Kini Makin Tertata Rapi Mirip Konsep di Jimbaran

Pantai Sepanjang di Gunungkidul, DI Yogyakarta sebagai destinasi wisata favorit di Jogja yang kini semakin ditata memiliki konsep seperti di Pantai Jimbaran, Bali.
PNM Angkat Kisah Perempuan Prasejahtera Lewat Pameran Foto Jurnalistik Nasional di MRT Bundaran HI

PNM Angkat Kisah Perempuan Prasejahtera Lewat Pameran Foto Jurnalistik Nasional di MRT Bundaran HI

PNM membuka ruang apresiasi bagi karya jurnalis sekaligus perjuangan nasabah perempuan kembali ditegaskan melalui PNM Journalist’s Photo Journey, sebuah kompetisi foto jurnalistik nasional.
Bahlil Ungkap Banyak Drama di Balik Rampungnya RDMP Kilang Balikpapan: Ada Udang di Balik Batu

Bahlil Ungkap Banyak Drama di Balik Rampungnya RDMP Kilang Balikpapan: Ada Udang di Balik Batu

Menteri Bahlil menyebut bahwa proyek RDMP Kilang Balikpapan sejatinya ditargetkan rampung pada 2024. Namun, banyak hal-hal yang menghambat sehingga baru beroperasi sekarang.
Persib Resmi Jadi Juara Paruh Musim, Ini Klasemen Akhir Pekan ke-17 Super League 2025-2026

Persib Resmi Jadi Juara Paruh Musim, Ini Klasemen Akhir Pekan ke-17 Super League 2025-2026

Persib Bandung menjadi juara paruh musim back to back setelah memiliki titel serupa pada Liga 1 2024-2025 lalu. Sebanyak 38 poin memastikan Persib Bandung menjadi juara paruh musim Super League 2025-2026. 
Rekam Jejak Adly Fairuz, Aktor FTV yang Kini Terseret Kasus Penipuan Calon Akpol

Rekam Jejak Adly Fairuz, Aktor FTV yang Kini Terseret Kasus Penipuan Calon Akpol

Aktor Adly Fairuz tengah menghadapi gugatan hukum terkait dugaan keterlibatannya dalam perkara penipuan dan penggelapan dana pengurusan calon Akademi Polisi ...
ADVERTISEMENT