Pasar Dan Toko Kembali Buka, Pasca Gempa Guncang Sulbar | tvOne
Mamuju, Sulawesi Barat - Pasca dilanda gempa bermagnitudo 6,2 sejumlah pusat perbelanjaan di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat kembali buka.
Untuk kondisi perekonomian di Kabupaten Mamuju terpantau sudah semakin meningkat pasca gempa yang terjadi di wilayah ini pada hari Jumat (20/1/2021) pekan lalu.
“Tadi kami sempat memantau di beberapa jalan di sekitar Kantor Bupati Mamuju dimana sudah ada cukup banyak toko-toko yang menjual bahan pokok ini kembali dibuka,” ungkap Hijul Akbar yang melaporkan langsung dari Mamuju, Sulawesi barat.
Lebih lanjut, untuk pasokan barang di toko-toko yang telah dibuka tidak banyak seperti pasokan sebelum terjadinya musibah gempa. “Dimana tadi kami sempat mewawancarai salah seorang pemilik toko Ia mengatakan kalau pasokan air untuk menjual air mineral ini belum ada dari pemasoknya,” jelasnya.
Meski demikian, untuk kebutuhan pokok seperti makanan ringan dan kebutuhan bayi sudah kembali dijual oleh toko-toko tersebut. Hijul pun sempat memantau di daerah Pasar Baru, Mamuju yang sebagian besar pedagang sudah mulai berjualan yang mana beberapa pedagang sudah mulai berjualan sejak hari Senin (18/1/2021). Namun, ada juga yang baru berjualan hari ini.
Beberapa pedagang sempat mengatakan jika bahan-bahan seperti ikan, tahu, dan tempe belum datang dari pemasoknya dan hanya berjualan sayur saja. Terkait dengan upaya penerangan dari pihak PLN, hingga kini untuk wilayah yang terdampak di Mamuju dan Majene ada 872 gardu yang sudah diperbaiki ada 850.
Tetapi untuk wilayah di Desa Ulumanda, Majene belum bisa dilakukan perbaikan karena untuk akses jalan saat ini masih tertutup. Sementara itu, untuk korban jiwa akibat gempa yang terjadi telah ditemukan 90 jiwa diantaranya adalah 79 orang di Mamuju dan 11 orang di Majene.
Untuk di Majene, baru saja tiba helikopter milik Basarnas mendarat di lapangan sepakbola Sport Center, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat yang menjadi salah satu titik pengungsian ribuan warga Kelurahan Rangas. Helikopter tersebut diketahui membawa bantuan sebanyak 2,5 ton yang terdiri dari beras, selimut, tenda ingga makanan siap saji.
Rencananya bantuan tersebut akan diserahkan langsung oleh Gubernur sulawesi Barat bersama Pangdam serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPBD) siang ini (20/01/2021). (adh)
Lihat juga: Pasca Diguncang Gempa, Empat Desa Di Majene Masih Terisolasi