PMI Asal Temanggung Disekap 21 Tahun di Malaysia, Hanya Diberi Makan 3-5 Hari Sekali
Temanggung, tvOnenews.com - Kasus dugaan penyiksaan terhadap seorang pekerja migran Indonesia (PMI) bernama Seni, warga Temanggung, Jawa Tengah, mengundang keprihatinan publik.
Seni dilaporkan mengalami penyekapan dan kekerasan oleh majikannya di Malaysia selama 21 tahun.
Informasi terkait kondisi Seni pertama kali diterima keluarga setelah penyelidikan kepolisian setempat.
Kabar tersebut membuat keluarga terkejut lantaran selama dua dekade bekerja di Malaysia, Seni tidak pernah sekali pun menjalin komunikasi dengan pihak keluarga.
Keponakan Seni, mengungkapkan bahwa korban hanya diberi makan nasi putih tanpa lauk maupun sayur, bahkan jatah makanan hanya diberikan setiap 3 hingga 5 hari sekali.
Hampir seluruh tubuh Seni disebut mengalami luka bekas benda tumpul hingga menyebabkan cacat permanen.
Kerabat sekaligus keluarga Seni, Asrondiah, menjelaskan bahwa kondisi terkini Seni sangat memprihatinkan.
Asrondiah menambahkan, keluarga baru mengetahui dugaan penyekapan setelah pihak Polres Temanggung mendatangi rumah keluarga.
Selama 21 tahun bekerja di Malaysia, Seni tidak pernah memberikan kabar maupun komunikasi, meski alamat tempat tinggal Seni di Malaysia diketahui keluarga.
Seni berangkat ke Malaysia melalui penyalur resmi. Berdasarkan keterangan keluarga, Seni dan Asrondiah sempat berada dalam asrama yang sama sebelum berangkat, namun setelah Seni diterima majikan dan mulai bekerja, komunikasi terputus total.
Keluarga berharap Seni dapat segera dipulangkan ke Indonesia.
Terkait pendampingan hukum, pihak keluarga menyebut kepolisian telah membantu proses penanganan kasus tersebut.
Namun keterbatasan biaya membuat keluarga belum dapat berangkat ke Malaysia.
Keluarga berharap pemerintah Indonesia, melalui instansi terkait, dapat membantu memastikan perlindungan hukum untuk Seni serta memfasilitasi proses pemulangan ke kampung halaman di Temanggung.
Perhatian luas dari masyarakat diharapkan dapat mempercepat penanganan kasus dugaan penyiksaan yang dialami Seni selama 21 tahun bekerja di Malaysia.