Jakarta, tvOnenews.com - Petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar di kawasan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Salemba, Jakarta Pusat, Kamis pagi.
Penertiban dilakukan karena trotoar di kawasan tersebut dipadati pedagang dan pengendara motor yang memarkirkan kendaraannya secara sembarangan, sehingga mengganggu akses pejalan kaki serta mobilitas keluar–masuk rumah sakit.
Dalam proses penertiban, situasi sempat berlangsung ricuh. Para pedagang panik dan bergegas mengemasi barang dagangan mereka ketika mengetahui petugas mulai menyisir lokasi.
Beberapa PKL terlihat kabur membawa peralatan untuk menghindari lapaknya diangkut petugas.
Tidak hanya pedagang, para pengendara motor yang memarkirkan kendaraannya di atas trotoar juga tampak buru-buru memindahkan motor mereka lantaran khawatir ban kendaraan dikempeskan petugas.
Sebagai langkah pencegahan agar PKL tidak kembali berjualan dan parkir liar tidak terulang, petugas gabungan memasang puluhan barier berisi air sepanjang trotoar Jalan Salemba Raya.Â
Barier tersebut ditujukan untuk menutup akses yang biasanya digunakan pedagang untuk mendirikan lapak serta menutup celah motor naik ke trotoar.
Pemerintah Kota Jakarta Pusat menyatakan bahwa penertiban ini akan dilakukan secara berkelanjutan untuk mengembalikan fungsi trotoar sebagai hak pejalan kaki, khususnya di area fasilitas kesehatan vital seperti RSCM.
Hingga siang hari, petugas masih bersiaga untuk memastikan tidak ada pedagang maupun kendaraan yang kembali menempati trotoar tersebut.