Kendari, tvOnenews.com - Sebanyak 73 santri di Pondok Pesantren Almanan, Kelurahan Watu Londo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, diduga mengalami keracunan makanan.
Puluhan santri tersebut mengeluhkan sejumlah gejala seperti pusing, diare, sakit kepala, demam tinggi, hingga muntah-muntah.
Peristiwa ini terjadi usai para santri remaja menyantap hidangan makan malam di lingkungan pesantren.
Keluhan sakit perut mulai dirasakan sejak Minggu malam, dengan jumlah korban terus bertambah hingga Senin.
Banyaknya santri yang mengalami lemas membuat pihak pesantren dan tenaga medis setempat melakukan penanganan intensif.
Sejumlah santri harus menjalani rawat inap di fasilitas kesehatan, sementara lainnya mendapatkan perawatan langsung di lokasi pesantren.
Pihak pesantren menyebutkan kondisi para santri sempat memburuk sebelum hujan turun pada sore hari. Sementara itu, kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti dugaan keracunan makanan tersebut.
Petugas telah mengamankan sampel makanan yang dikonsumsi para santri untuk dilakukan uji laboratorium. Hingga saat ini, aparat masih menunggu hasil pemeriksaan guna memastikan sumber keracunan dan memastikan tidak ada korban tambahan.