Sajian Imlek Sehat! Ini Cara Buat Sup Akar Teratai Khas Tiongkok
Jakarta, tvOnenews.com - Pengobatan tradisional Tiongkok telah dikenal selama ribuan tahun sebagai perpaduan antara kuliner dan kesehatan. Dalam filosofi pengobatan Timur, makanan tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi, tetapi juga sebagai sarana menjaga keseimbangan tubuh.
Prinsip food as medicine membuat banyak bahan dapur sehari-hari dipercaya memiliki khasiat medis, mulai dari menjaga daya tahan tubuh hingga membantu mencegah penyakit kronis.
Seiring meningkatnya tren hidup sehat, berbagai bahan herbal Tiongkok kembali mendapat perhatian. Beberapa di antaranya adalah akar teratai, angkak, serta kombinasi minuman herbal jahe, lemon, dan madu yang kini populer sebagai minuman imunitas.
Akar Teratai, Sumber Antioksidan dan Serat
Akar teratai atau lotus root merupakan bahan pangan yang sering ditemukan dalam masakan Asia Timur. Bentuknya unik dengan rongga seperti bunga, sementara rasanya ringan dan sedikit manis. Di balik tampilannya, akar teratai menyimpan berbagai nutrisi penting.
Bahan ini kaya polifenol, antioksidan, vitamin C, vitamin B, serta mineral seperti kalsium dan kalium. Kandungan tersebut berperan membantu mengurangi peradangan, menjaga kesehatan paru-paru, serta mendukung metabolisme tubuh. Seratnya yang tinggi juga menjadikan akar teratai baik untuk pencernaan dan program diet sehat.
Dalam praktik sehari-hari, akar teratai dapat diolah menjadi sup, tumisan, hingga tepung untuk bahan makanan sehat. Sup akar teratai yang dipadukan dengan wortel dan kacang tanah misalnya, menjadi hidangan sederhana yang bergizi sekaligus menyehatkan.
Angkak, Fermentasi Beras yang Menjaga Jantung
Selain akar teratai, bahan herbal yang tidak kalah populer adalah angkak. Angkak merupakan beras putih yang difermentasi menggunakan jamur Monascus purpureus, menghasilkan warna merah khas sekaligus senyawa aktif bernama monacolin.
Dalam penelitian modern, monacolin diketahui memiliki mekanisme mirip obat penurun kolesterol alami. Senyawa ini membantu menurunkan kadar kolesterol LDL, menjaga kesehatan jantung, serta mendukung sistem pencernaan.
Di Asia, angkak sering digunakan sebagai campuran sup ayam, pewarna alami makanan, hingga suplemen kesehatan. Tradisi ini menunjukkan bagaimana masyarakat memadukan fungsi kuliner dan kesehatan dalam satu bahan.
Jahe, Lemon, dan Madu: Minuman Imunitas Alami
Ramuan jahe, lemon, dan madu menjadi salah satu minuman herbal yang semakin populer, terutama saat musim hujan atau ketika daya tahan tubuh menurun. Kombinasi ini bekerja melalui sinergi tiga bahan alami.
Jahe mengandung gingerol yang bersifat antiinflamasi dan antioksidan, membantu menghangatkan tubuh sekaligus meningkatkan imunitas. Lemon kaya vitamin C yang berperan dalam menjaga daya tahan tubuh, sementara madu memiliki sifat antibakteri alami yang dapat meredakan batuk dan sakit tenggorokan.
Minuman ini biasanya dikonsumsi hangat pada pagi atau sore hari sebagai upaya menjaga kesehatan secara alami.
Filosofi “ood as Medicine
Salah satu kekuatan pengobatan tradisional Tiongkok terletak pada filosofi bahwa makanan adalah bagian dari pengobatan. Setiap bahan dipilih bukan hanya karena rasa, tetapi juga karena manfaatnya bagi tubuh.
Pendekatan ini kini kembali populer di dunia modern. Banyak orang mulai beralih pada bahan alami, mengurangi konsumsi makanan olahan, serta memadukan nutrisi dengan gaya hidup sehat.
Menyatukan Tradisi dan Sains Modern
Herbal Tiongkok seperti akar teratai, angkak, dan jahe menunjukkan bagaimana tradisi kuno dapat berjalan seiring dengan penelitian modern. Kandungan nutrisi dan senyawa aktif dalam bahan-bahan tersebut kini didukung oleh berbagai studi kesehatan.
Mengonsumsi bahan alami sebagai bagian dari pola makan seimbang bukanlah solusi instan, tetapi dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan jangka panjang. Pada akhirnya, filosofi kuno ini kembali mengingatkan bahwa menjaga tubuh bisa dimulai dari dapur sendiri.