Meresahkan Warga, Dua Kelompok Remaja di Tangerang Saling Serang Dengan Mercon | tvOne
Tangerang, Banten – Tawuran antara dua kelompok remaja menggunakan petasan di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, viral di media sosial. Aksi tawuran Meresahkan warga dan membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Tawuran antara dua kelompok remaja dari dua kampung berbeda di kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten ini menjadi viral di media sosial. Dalam video terlihat para remaja dari kampung Tegal dan kampung Nagrog ini saling serang dengan menggunakan petasan di area persawahan.
Dua remaja bahkan terlihat berduel di tengah sawah dan saling menghujamkan petasan ke tubuh lawan.
Tak hanya di area persawahan, aksi tawuran juga merambat hingga ke permukiman sehingga meresahkan warga.
“Banyak warga jelas terganggu, terutama warga yang rumahnya berdekatan, takut rumahnya kena mercon,” kata Anoy, salah seorang warga desa setempat.
Untuk mencegah tawuran berujung korban jiwa, kepolisian dari Polsek Curug, TNI dan tokoh masyarakat turun ke lokasi untuk berpatroli. Petugas merazia para remaja yang berkeliaran usai sholat subuh dan meminta mereka pulang ke rumah masing-masing.
“Kita berkoordinasi denga wilayah yang lain untuk sama sama menjaga kondisi tetap kondusif, aman dan sehat. Kita juga terus memberikan imbauan kepada warga,” kata Kapolsek Curug, AKP Agung Nugroho.
Patroli rutin rencananya akan digelar petugas gabungan Polisi, TNI dan Satpol PP untuk mencegah kembali terjadinya tawuran yang meresahkan warga di bulan ramadan ini.
Patroli Siber
Sementara itu, demi mencegah terjadinya tawuran selama bulan suci Ramadan, jajaran Polda Metro Jaya terus meningkatkan patroli siber. Saat ini, aksi tawuran disinyalir diawali dengan ajakan atau tantangan kepada calon lawannya melalui jejaring media sosial.
"Sistem tawuran yang dilakukan sekarang ini mereka akan memancing rekan atau kelompok lain menggunakan sosmed. Kita sudah lakukan patroli terus di siber ataupun di beberapa tempat kejadian,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Kamis (15/4) pekan lalu.
Selain mengintensifkan patroli siber dengan mengedepankan virtual police, Polda Metro Jaya juga meningkatkan patroli langsung sebagai upaya preventif atau pencegahan agar aksi tawuran bisa dihindari. Patroli ini melibatkan personel TNI dan pemerintah provinsi setempat.
"Bersama teman-teman TNI dan pemprov setempat, kami akan melakukan patroli gabungan setiap hari, ditambah lagi operasi keselamatan yang digelar 12-25 April agar ketertiban dan keamanan lancar," ucap Yusri. (ito/ant)
(Lihat Juga: Tawuran antar warga di Medan, saling serang menggunakan petasan)