Tutup Menu
LIVESTREAM

Hotman Paris Unggah Video Dugaan Kartel Kremasi Cari Untung

Kamis, 22 Juli 2021
Oleh :
Jakarta - Polres Metro Jakarta Barat saat ini terus menyelidiki dugaan kartel kremasi jenazah Covid-19. Disebutkan jika kartel meminta biaya hingga puluhan juga rupiah untuk mengkremasi jenazah Covid-19.

“Untuk rumah duka dan krematorium kenapa engkau begitu tega menagih biaya yang sangat tinggi untuk korban-korban pandemi,” ujar Hotman Paris Hutapea. Melalui akun instagram pribadinya, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menyayangkan adanya kartel kremasi jenazah yang memanfaatkan kematian akibat Covid-19 dengan menaikkan biaya peti jenazah, transportasi, dan kremasi yang totalnya bisa mencapai Rp80 juta.

“Ada warga yang mengadu ke saya untuk biaya peti jenazah sebesar Rp25 juta, biaya transportasi Rp7,5 juta, kremasi biayanya Rp45 juta, dan lain-lain Rp2,5 juta maka keluarga si korban harus membayar sebesar Rp80 juta untuk proses kremasi,” kata Hotman dalam akun instagramnya.

Hotman pun meminta kepada Kapolri untuk segera mengerahkan anak buahnya untuk menindak pelaku kartel kremasi tersebut. Terkait informasi yang diungkap oleh Hotman itu, Polres Metro Jakarta Barat langsung melakukan penyelidikan dan memanggil pengurus rumah duka yang disebut dalam video viral untuk dimintai keterangan.

Sebelumnya, pihak rumah duka pada hari Selasa (20/7) kemarin sudah memberikan keterangan kepada awak media dan membantah terlibat dalam kartel kremasi. Pihak rumah duka mengaku tidak melayani kremasi, mereka hanya memberikan pelayanan berupa bunga dan peti jenazah, menyediakan tempat persemayaman, serta ambulans untuk membawa jenazah ke lokasi pemakaman atau krematorium.

Pihak rumah duka pun angkat bicara soal dugaan kasus kartel kremasi ini. “Kita berikan kepada keluarga yang sedang berduka atau yang menggunakan jasa kita itu kita berikan kepada ke penanggung jawabnya saja bukan yang lain,” jelas Indra Palus selaku marketing bisnis Rumah Duka Abadi.

Indra mengaku kaget berita ini bisa menyebar. “Saya juga menjelaskan jika biaya kremasi kisarannya yaitu Rp15 juta-Rp20 juta. Namun, setelah saya konfirmasi biayanya sekitar Rp9 juta-Rp10 juta,” paparnya.

Sementara itu, Indra menyampaikan jika pelayanan di Rumah Duka Abadi itu meliputi tempat persemayaman, menyediakan peti jenazah, dan ambulans. “jadi untuk lahan kremasi atau penguburan itu kita ada kerjasama lagi dengan pihak lain,” sambungnya.

Selain membantah terlibat dalam kartel kremasi, pengurus Rumah Duka Abadi menyatakan bahwa seseorang yang bernama Martin yang memviralkan video kartel kremasi itu tidak pernah mengurus anggota keluarganya yang meninggal di Rumah Duka Abadi. (adh)
Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
img_title
01:30

Diduga Korban Tabrak Lari, Sesosok Mayat Pria Terkapar di Pinggir Jalan

Seorang pelajar di Kabupaten Oki, Sumatera Selatan ditemukan tewas terkapar di pinggir jalan. Diduga
img_title
01:38

Bukan Lagi Tenaga Manusia, JD.com Gunakan Robot Untuk Antar Paket

E-commerce asal China JD.com menggunakan robot untuk mengantarkan barang belanjaan online langsung k
img_title
02:06

Para Peternak Keluhkan Harga Telur Ayam yang Anjlok

Turunnya harga telur dikeluhkan oleh para peternak ayam petelur di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
img_title
01:52

Gerebek Polsek Bekasi, Warga Cari Motor Hasil Curanmor

Belasan motor yang terparkir di halaman Polsek Bekasi Timur tersebut merupakan hasil penggerebekan k
img_title
04:51

Sebanyak Tiga Pelaku Penembakan Ustadz Arman Dibekuk Polisi

Tim Polda Metro Jaya berhasil menangkap tiga pelaku penembakan Ustadz Arman di kawasan hutan di wila
img_title
01:18

Pengendara Motor Kocar-kacir Terjaring Operasi Patuh Jaya di Jakarta Pusat

Sebanyak lebih dari 150 pengendara sepeda motor terjaring dalam operasi patuh jaya yang dilakukan Po
img_title
00:50

Protes Harga Telur Anjlok, Peternak di Blitar Bagikan Telur Gratis

Ratusan warga yang berkerumun untuk mendapatkan telur gratis di depan kantor Pemkab Blitar, Jawa Tim
img_title
01:33

Aksi Gerombolan Perampok Di Toko Martabak, Korban Diancam dengan Senjata Tajam

Komplotan perampok menyatroni sebuah kedai martabak di Jalan Cilandak, Jakarta Selatan. Para pelaku
img_title
02:03

Kabar Gembira, Pemerintah Izinkan Konser Musik Hingga Resepsi Nikah Skala Besar

Pemerintah pusat melalui Kemkominfo mengizinkan penyelenggaraan konser musik dan beberapa kegiatan b
img_title
00:24

Ditanya Soal Interpelasi, Anies: Tidak Ada Tanggapan Khusus

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan bahwa hak interpelasi merupakan proses internal, seh
img_title
02:15

Hasil Evaluasi PPKM Selama Sepekan Sangat Memuaskan dan Cenderung Turun Drastis

Koordinator PPKM Darurat Jawa dan Bali, Luhut B Panjaitan mengatakan bahwa pihaknya belum boleh berp
img_title
04:00

Dianggap Merugikan Negara, PDIP dan PSI Tolak Formula E di Jakarta

Tujuh fraksi yang mendukung digelarnya Formula E oleh Pemprov DKI pun mengancam akan melakukan boiko
img_title
02:31

Isak Tangis Keluarga Tak Terbendung, Saat Korban Bentrok Ormas Dimakamkan

Isak tangis warnai pemakaman korban bentrok antar ormas di Sukabumi, Jawa Barat, salah satunya Endan
img_title
06:20

Sakit Hati Putus Cinta, Pemuda Bunuh Mantan Kekasih dengan Air Keras

Seorang siswi yang masih duduk di bangku kelas 1 SMA berusia 15 tahun, tewas dengan luka bakar yang
img_title
06:58

Polisi Berhasil Gerebek Pabrik Pil Koplo Ilegal Terbesar

Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil mengungkap dua pabrik ilegal
img_title
02:30

Vaksinasi Terus Dilakukan, Bakso Gratis Jadi Cara Ajak Warga Berpartisipasi

Vaksinasi massal masih terus digelar di penjuru daerah. Di Pacitan misalnya, setiap warga mendapatka
img_title
02:10

NGERI! Bentrokan Ormas di Cianjur, Satu Tewas

Pemuda Pancasila dan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten terlibat bentrokan di per
img_title
01:12

Dapat Bisikan Gaib, Seorang Petani Tega Habisi Tetangganya Saat Sedang Tidur

Seorang petani di Kabupaten Tuban, Jawa Timur membunuh tetangganya sendiri. Pelaku membunuh saat kor
img_title
01:55

Pemerintah Ajukan Pilpres 2024 Dilaksanakan Pada 15 Mei

Masa kampanye Pilpres 2024 juga akan dipersingkat dan jarak waktu antara pemungutan suara dengan pel
img_title
02:19

Relawan Kawan Sandi di Lombok Deklarasi Dukung Sandiaga Uno

Relawan Kawan Sandi (RKS) Pulau Lombok ini mendeklarasikan dukungan di pasar tradisional agar Sandia
Jangan Lewatkan
Inilah Penampakan Barang Bukti Pembunuhan Ustaz Armand Yang Disita

Inilah Penampakan Barang Bukti Pembunuhan Ustaz Armand Yang Disita

Motif pembunuhan ternyata dilatarbelakangi balas dendam dan asmara. Berikut barang bukti yang telah digunakan untuk membunuh ustaz Armand.
Panen Kritik, Facebook Tunda Aplikasi Instagram Kids

Panen Kritik, Facebook Tunda Aplikasi Instagram Kids

Facebook menunda pengerjaan Instagram Kids, aplikasi baru khusus anak-anak setelah menuai banyak kritik dikutip dari Reuters, Selasa (28/9/2021).
Anak Yatim Korban Covid di Kudus Dapat Sepeda Gratis

Anak Yatim Korban Covid di Kudus Dapat Sepeda Gratis

Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah NU Care LAZISNU Kab.Kudus menyelenggarakan kegiatan pembagian sepeda kepada anak yatim yang terdampak Covid-19.
Meneropong Masa Depan Industri Film Asia Tenggara Usai Pandemi Covid-19

Meneropong Masa Depan Industri Film Asia Tenggara Usai Pandemi Covid-19

Dalam beberapa tahun terakhir industri film di Asia Tenggara telah berkembang pesat, ditandai dengan pengakuan pasar lokal dan internasional terhadap karya sineas generasi muda.
Daniel Craig Senang Film James Bond

Daniel Craig Senang Film James Bond "No Time To Die" Rilis Pekan Ini

Film James Bond “No Time To Die” akhirnya memulai peluncurannya di bioskop pada pekan ini setelah ditunda selama 18 bulan, membawa perasaan lega dan antusias bagi bintang dan pihak bioskop.
Parah! 46 Persen Perempuan Indonesia Anggap Korupsi Hal Biasa Dan Lumrah

Parah! 46 Persen Perempuan Indonesia Anggap Korupsi Hal Biasa Dan Lumrah

Sebanyak 46 responden perempuan menilai korupsi sebagai hal biasa atau lumrah. Hal ini terutama di terjadi di kehidupan masyarakat sehari-hari.
Heboh!! Warga di Makassar Beli Mobil Pakai Uang Receh

Heboh!! Warga di Makassar Beli Mobil Pakai Uang Receh

Hemat pangkal kaya mungkin inilah peribahasa yang pantas disematkan pada Asriadin Syamsuddin dan istrinya
KPAI Obati Trauma Psikis Gibran

KPAI Obati Trauma Psikis Gibran

KPAI mulai melakukan pengobatan kepada Gibran yang hingga kini masih mengalami trauma psikis.
EKSKLUSIF, Di Hadapan Ka’bah, Istri Pembunuh Ustaz Armand Akui Disetubuhi Korban

EKSKLUSIF, Di Hadapan Ka’bah, Istri Pembunuh Ustaz Armand Akui Disetubuhi Korban

Saat selesai melaksanakan ibadah tawaf, tepat di depan ka'bah tersangka mengeluarkan Al-Qur’an dari dalam tas dan meminta Muhayah untuk bersumpah.
EKSKLUSIF, Gara-Gara Susuk, Ustaz Armand Ditembak Mati

EKSKLUSIF, Gara-Gara Susuk, Ustaz Armand Ditembak Mati

Perbuatan haram Armand dan istri pelaku diketahui dari pesan singkat.
Trending
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Apa Kabar Indonesia Mala
20:00 - 21:30
Catatan Demokrasi
21:30 - 22:00
Kabar Utama
22:00 - 22:30
Buru Sergap
22:30 - 23:30
Kabar Hari Ini
23:30 - 00:00
Kabar Arena Malam
Selengkapnya