News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hitam Putih Manusia Silver | tvOne

Senin, 13 Juli 2020 - 19:08 WIB
  • Reporter :

Jakarta,- “Buat saya 'ga' ada kata malu. Hidup di Jakarta 'ga' usah ada malu bang. Kalau malu kita 'ga' bisa makan. Apa aja kita lakukan, yang penting bisa menghasilkan uang.”

Itulah celoteh Ugoh, si Manusia silver yang ditemui di kawasan lampu merah Petojo Jakarta Barat, beberapa waktu lalu. Perempuan berusia 32 tahun ini mewarnai hampir seluruh  tubuhnya demi mencari nafkah dalam setahun terakhir ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Selalu ada yang ngasih, kadang ada yang ngasih, kadang engga. Yang penting kita ga maksa. Dikasih Alhamdulillah, ga dikasih ya udah,” jawabnya antusias, sambil sesekali tertawa mengibaratkan pepatah kejamnya ibu kota lebih kejam dari ibu tiri.

Ugoh, bukanlah satu-satunya orang yang berjuang mengais rezeki sebagai manusia silver di ibukota. Berdasarkan penelusuran tim Jejak kasus tvOne, terdapat banyak komunitas yang melabeli diri mereka sebagai manusia silver.

Salah satunya adalah komunitas ‘silver koboy’.

Himpitan ekonomi selama pandemi menjadi alasan mereka rutin beraksi di pinggir jalan selama tiga bulan terakhir dengan tampilan mencolok. 

Para personel ‘silver koboy’ ini awalnya adalah para sopir angkutan umum, yang kemudian banting stir demi mendapatkan rezeki tambahan. Pergolakan batin karena malu berperan sebagai manusia silver pun sempat dialami Adi dankawan-kawannya. Namun demi menghidupi keluarga mereka rela melakukannya.

“Awalnya dari kebutuhan, profesi awalnya semua sopir. Selama lock down, penghasilan berkurang, bahkan ga punya penghasilan. Akhirnya kawan kawan berinisiatif menjadi manusia silver. Awal awalnya kita canggung, mental down. Tapi begitu ada mobil yang kasih, naik lagi mentalnya,” kata Adi menjelaskan.

Tole, salah satu anggota komunits silver koboy menolak jika aktivitasnya disebut sebagai pengemis. Ia meyakini apa yang dilakukannya merupakan aktivitas berkesenian. “Engga, kita ga langsung minta-minta. Kita bikin gaya patung, beda dengan minta minta, tolong, kasihan. Kita ada seninya,” kata Tole.

Sejarah Human Statue

Menurut seniman Septian Dwi Cahyo, kemunculan para manusia silver ini berasal dari seni bernama human statue. Seni yang sarat nilai dan mampu menarik perhatian orang ini, berasal dari Jerman.
Awal mulanya, seni human statue ini dibawa oleh kelompok pantomime Sena Didi Mime. Sebuah kelompor teater pantomim yang didirikan oleh Sena A Utoyo dan Didi Petet, pada tahun 1987. 

Konon kisahnya, setelah kelompok ini melakukan lawatan seni ke Jerman, Sena dan Didi petet kemudian memperkenalkan konsep manusia patung tersebut. “Dulu konsep human statue itu berwarna abu abu, orang yang dibentuk kaya patung, abu abu seperti semen,” ujar Septian menjelaskan.

Aksi para manusia silver dalam mencari nafkah yang berkembang belakangan ini, diapresiasi positif oleh Septian. Namun ia berharap para manusia silver menggunakan bahan atau zat yang aman bagi tubuh.

Uji Pewarna Tubuh

Meski nampak menarik, namun penampilan para manusia silver ini ternyata tak sepenuhnya aman. Karena zat yang mereka gunakan bisa jadi sangat berbahaya. Tim jejak kasus tvOne mencoba memeriksa kandungan pewarna yang digunakan para seniman jalanan itu ke laboratorium.

“Dari sampel yang kita uji coba, zat perak atau silver nya tidak terdeteksi. Tapi jelas yang namanya cat sablon itu bukan hanya perak saja. Mungkin warnanya seperti perak, dan kandungannya berisi komponen lain. Namanya komponen cat macam macam, pasti ada logam, bisa mengandung timbal, alumunium, bisa juga mengandung micromat atau chrom,’ papar Budiawan, Ahli Toksikologi Kimia Universita Indonesia. 

Meski tak ditemukan kandungan logam pada pewarna yang kami uji, namun pemakaian dalam jangka panjang bukan berarti tanpa risiko. Dokter spesialis kult dan kelamin, dr. Heru nugraha, sp.kk mengatakan, idealnya pemakaian cat untuk kulit adalah tipe cat body painting. Sedangkan cat sablon yang biasa digunakan oleh manusia silver, peruntukannya untuk baju atau bahan kaos.

“Cat sablon tidak diperuntukan untuk kulit. Cat nya bisa menimbulkan dermatisis kontak, bisa dermatitist iritan, bisa dermatitis alergi. Kemudian dari pembersihnya, kalau pembersihnya dari sabun cuci piring, kemungkinan menimbulkan dermatitis kontak lagi,” kata Heru.

Pewarna tubuh yang jamak digunakan para manusia silver, cukup mudah dijumpai di pasaran. Toko bahan kimia ataupun perlengkapan sablon, umumnya menjual bahan itu. Tim jejak kasus pun mencoba mendatangi salah satu toko penjual perlengkapan sablon di kawasan Jatinegara Jakarta Timur.

Si pedagang mengaku sejumlah manusia silver kerap datang untuk membeli cat di toko mereka. “Kita jual buat sablon, banyak variannya. Kalau kata dia (manusia silver) gatal di badan,” kata pelayan toko yang enggan disebutkan namanya.

Di tengah himpitan hidup keberadaan manusia silver di jalanan acap dituding mengganggu ketertiban umum. Keberadaan mereka sebagai bentuk ekspresi dalam berseni  juga dinilai minim apresiasi.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia mengklaim telah mengupayakan adanya pembinaan kepada para manusia silver. “Banyak seniman yang sudah kita fasilitasi, seperti di objek wisata kota tua. Tapi tentunya harus kami kurasi, tidak bisa sembarangan, karena malah merusak pemandangan,” kata Cucu.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(Lihat Juga: kisah keji pembunuh berantai)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Kecelakaan Rombongan Takziah di Tuban, Satu Meninggal
01:18

Kecelakaan Rombongan Takziah di Tuban, Satu Meninggal

Kecelakaan lalu lintas melibatkan kendaraan minibus terjadi di jalur Jatirogo–Jepun, Kabupaten Tuban, dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta belasan lainnya mengalami luka-luka.
Purbaya Janji Tak Ada Kenaikan Pajak dalam Waktu Dekat
05:01

Purbaya Janji Tak Ada Kenaikan Pajak dalam Waktu Dekat

Pemerintah memastikan belum akan menaikkan tarif pajak maupun memperkenalkan jenis pungutan baru dalam waktu dekat.
Kemenhaj Buka Suara Terkait Kecelakaan Jemaah Haji RI di Madinah
01:05

Kemenhaj Buka Suara Terkait Kecelakaan Jemaah Haji RI di Madinah

Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan keterangan resmi terkait kecelakaan bus yang melibatkan jemaah haji Indonesia di Madinah pada 28 April 2026. 
Pemkot Yogyakarta Lakukan Sweeping Daycare
01:11

Pemkot Yogyakarta Lakukan Sweeping Daycare

Pemerintah Kota Yogyakarta memperketat pengawasan terhadap operasional tempat penitipan anak menyusul mencuatnya kasus dugaan kekerasan di Little Aresia Daycare. 
Aktivitas KRL Kembali Pulih, Penumpang Kembali Penuhi Peron di Stasiun Bekasi Timur
03:08

Aktivitas KRL Kembali Pulih, Penumpang Kembali Penuhi Peron di Stasiun Bekasi Timur

Aktivitas di Stasiun Bekasi Timur mulai kembali normal pasca tabrakan maut yang melibatkan KRL Commuter Line dan kereta api jarak jauh. 
Kebakaran Apartemen Tanjung Duren, Puluhan Penghuni Dievakuasi Darurat
05:22

Kebakaran Apartemen Tanjung Duren, Puluhan Penghuni Dievakuasi Darurat

Kebakaran melanda sebuah apartemen di kawasan Jakarta Barat pada Kamis (30/4/2026) pagi. Peristiwa terjadi di Apartemen Mediterania Tanjung Duren yang berlokasi di Jalan Letjen S. Parman, Grogol Petamburan.
Viral di Medsos, Penganiayaan Anak di Banda Aceh Diselidiki Polisi
05:22

Viral di Medsos, Penganiayaan Anak di Banda Aceh Diselidiki Polisi

Kasus dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur di sebuah tempat penitipan anak di Banda Aceh tengah didalami aparat kepolisian. 
Seskab Teddy Pimpin Siswa Nyanyikan Lagu Nasional
02:09

Seskab Teddy Pimpin Siswa Nyanyikan Lagu Nasional

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke SMA Negeri 1 Cilacap, Jawa Tengah, diwarnai momen spontan yang menarik perhatian.
Sidang Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
01:12

Sidang Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Sidang perdana pembacaan dakwaan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, digelar di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada Rabu (29/4/2026).
Kekerasan dan Penelantaran Anak di Daycare Little Aresha, KPAID Minta Keadilan DItegakkan
11:06

Kekerasan dan Penelantaran Anak di Daycare Little Aresha, KPAID Minta Keadilan DItegakkan

Kasus dugaan kekerasan terhadap puluhan balita di tempat penitipan anak Little Aresha Daycare di Yogyakarta terus bergulir dan menjadi perhatian luas publik serta pemerintah. 
22 Korban Kecelakaan Kereta Masih Dirawat di RSUD Bekasi
04:22

22 Korban Kecelakaan Kereta Masih Dirawat di RSUD Bekasi

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi masih merawat puluhan korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin malam, 27 April 2026.
Penemuan Puluhan Hektar Ladang Ganja di Gayo Lues
03:05

Penemuan Puluhan Hektar Ladang Ganja di Gayo Lues

Aparat kepolisian menemukan puluhan hektare ladang ganja siap panen di kawasan pegunungan Gayo Lues. Penemuan ini merupakan hasil operasi gabungan antara Polres Gayo Lues dan Bareskrim Polri.
Solar Langka di Sumedang Selatan
01:16

Solar Langka di Sumedang Selatan

Kondisi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sumedang, Rabu (29/04/2026) malam. 
Dubes Jerman Untuk Indonesia Bertemu Pemimpin Redaksi tvOne
01:53

Dubes Jerman Untuk Indonesia Bertemu Pemimpin Redaksi tvOne

Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Ralf Beste, melakukan kunjungan ke salah satu media nasional dalam rangka memperkuat hubungan bilateral serta menjalin komunikasi dengan insan pers di Indonesia.
KPAI Soroti Kasus Daycare Little Aresha
01:00

KPAI Soroti Kasus Daycare Little Aresha

Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI menaruh keprihatian atas kasus kekerasan anak yang terjadi di tempat penitipan anak Little Aresa di Yogyakarta.
Guru Pesantren Tikam Remaja! Ternyata ini Pemicunya
02:54

Guru Pesantren Tikam Remaja! Ternyata ini Pemicunya

Seorang guru pesantren berinisial MA diamankan aparat kepolisian setelah diduga melakukan penusukan terhadap seorang remaja di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. 
Maut di Tangan Mantan Kekasih: Pertengkaran Berujung Petaka
06:32

Maut di Tangan Mantan Kekasih: Pertengkaran Berujung Petaka

Seorang pria berinisial BA (25) ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan terhadap mantan kekasihnya, NI, setelah peristiwa tragis yang terjadi di sebuah kamar kos. 
M. Qodari Resmi Menjadi Kepala Bakom Pemerintah
01:03

M. Qodari Resmi Menjadi Kepala Bakom Pemerintah

Tongkat estafet kepemimpinan Badan Komunikasi Pemerintah resmi berganti setelah Anggoro Prabowo menyerahkan jabatan kepada Muhammad Qodari.
Kurangi Minum Demi Ibadah, Jemaah Haji Terancam Dehidrasi
01:19

Kurangi Minum Demi Ibadah, Jemaah Haji Terancam Dehidrasi

Jemaah haji Indonesia diimbau untuk menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah di Masjidil Haram, seiring meningkatnya suhu udara di Mekkah yang mulai memasuki musim panas. 

Jangan Lewatkan

Dari Cilacap, Presiden Prabowo Tegaskan SDA Indonesia Harus Dinikmati Sepenuhnya oleh Rakyat

Dari Cilacap, Presiden Prabowo Tegaskan SDA Indonesia Harus Dinikmati Sepenuhnya oleh Rakyat

Presiden RI, Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa kekayaan sumber daya alam Indonesia dikelola dan dinikmati sebesar-besarnya oleh rakyat. Kepala Negara menyampaikan bahwa praktik lama saat hasil kekayaan nasional tidak sepenuhnya dinikmati di dalam negeri tidak boleh terus berlanjut.
Susul AC Milan, Chelsea Resmi Umumkan Bakal Bertanding di GBK pada Agustus 2026

Susul AC Milan, Chelsea Resmi Umumkan Bakal Bertanding di GBK pada Agustus 2026

Chelsea menyusul AC Miland dengan mengumumkan bakal menggelar pertandingan di Indonesia pada Agustus 2026 mendatang.
Kondisi Finansial Zodiak, 1 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

Kondisi Finansial Zodiak, 1 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak pada 1 Mei 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces.
Presiden Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

Presiden Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

Presiden RI, Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pengembangan proyek hilirisasi nasional yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
Kata-kata Pertama dari Bos Ducati Setelah Alex Marquez Berhasil Putus Dominasi Aprilia di Awal Musim MotoGP 2026

Kata-kata Pertama dari Bos Ducati Setelah Alex Marquez Berhasil Putus Dominasi Aprilia di Awal Musim MotoGP 2026

Ducati Corse akhirnya berhasil memutus dominasi Aprilia Racing di awal musim MotoGP 2026 lewat kemenangan saat grand prix berkat performa dari Alex Marquez.
Ini Alasan Kuat AC Milan Pilih Indonesia sebagai Destinasi Tur Pra-Musim 2026 Melawan Chelsea, Bukan Negara Lain!

Ini Alasan Kuat AC Milan Pilih Indonesia sebagai Destinasi Tur Pra-Musim 2026 Melawan Chelsea, Bukan Negara Lain!

AC Milan pilih Indonesia bukan tanpa alasan! Dari 40 juta Milanisti hingga sejarah panjang di GBK, ini yang buat Rossoneri kembali ke Jakarta 2026.
Kekerasan di Daycare Little Aresha Jogja Dikecam, Sri Sultan Heran Pelaku Justru Ibu-Ibu

Kekerasan di Daycare Little Aresha Jogja Dikecam, Sri Sultan Heran Pelaku Justru Ibu-Ibu

Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha picu kemarahan publik setelah rekaman CCTV yang perlihatkan tindakaan tidak pantas terhadap balita
Kondisi Finansial Zodiak, 1 Mei 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Kondisi Finansial Zodiak, 1 Mei 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak pada 1 Mei 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Teknik Air Jernih Bikin Bisnis Pemuda Desa di Banyuwangi Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah

Teknik Air Jernih Bikin Bisnis Pemuda Desa di Banyuwangi Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah

Berbisnis sejak tahun 2018 membuat Yogi Deri Hendrawan menjadi pemuda sukses di desanya. Ya, Yogi adalah seorang pemuda asal Desa/Kecamatan Purwoharjo yang sukses menjalankan bisnis budidaya lele dengan sistem air jernih.
Kemenlu Evakuasi 13 WNI dari Iran

Kemenlu Evakuasi 13 WNI dari Iran

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengumumkan pada Kamis (30/4) telah mengevakuasi tiga belas warga negara Indonesia (WNI) dari Iran, warga disebut telah tiba di tanah air pada 21 April, .
ADVERTISEMENT