GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Istri Merengek Minta Cerai, Suami Emosi Bakar Istri dan Rumahnya

Perkelahian suami istri di Kabupaten Kutai Kartanegara berujung dengan pembakaran rumah parahnya lagi sang istri ikut terbakar di dalam rumah, ini kronologinya.
Sabtu, 15 Juli 2023 - 16:10 WIB
Suami bakar istri dan rumah di Kuytai Kertanegara, Rabu (12/7/2023) pada pukul 14.00 Wita.
Sumber :
  • Istimewa

Kutai Kartanegara, tvOnenews.com -  Perkelahian suami istri di Kabupaten Kutai Kartanegara berujung dengan pembakaran rumah, parahnya lagi sang istri ikut terbakar di dalam rumah. 

Peristiwa pembakaran rumah dan istri itu terjadi pada Rabu (12/7/2023) pada pukul 14.00 Wita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perkelahian berawal dari Pujiono (40) yang ingin menjual rumahnya karena Elis (33) terus menerus meminta cerai, namun sang istri bersikeras tidak ingin menjual rumah tersebut.

Bapak dua anak itu marah, akhirnya menyuruh istri dan anaknya keluar sambil mengunci pintu rumah. 

Tidak terima rumah dikunci kemudian Elis menerobos masuk dengan merusak pintu rumah.

Melihat hal tersebut, Pujiono lantas pergi menggunakan sepeda motor dan mengambil dua jerigen bensin ke warung miliknya yang tidak jauh dari rumah. 

Sesampainya di rumah Pujiono langsung menyiramkan bensin ke sekeliling rumahnya.

Elis lantas tidak terima dan berusaha merebut jerigen, dari situlah Pujiono marah dan menyiramkan bensin ke tubuh Elis dan menyalakan korek di dalam rumah.

Saat api mulai menyala, seketika itu juga tubuh Elis terbakar. Tanpa memperdulikan anak dan istri yang ada di dalam rumah yang terbakar, Pujiono lantas kabur meninggalkan rumah tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Caruban, Jalan Gerbang Dayaku, Desa Rapak Lambur Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kapolsek Tenggarong AKP Purwo Asmadi, membenarkan kejadian tersebut dan sudah menangkap Pujiono di Jalan Gunung Ngandek di sebuah bengkel saat memperbaiki motornya yang rusak, pada Kamis (14/7/2023) malam.

"Saat kejadian pelaku kabur dengan berjalan kaki dari Rapak Lambur ke Loa Tebu, saat itu pelaku sempat menumpang mobil ke Jalan Mangkurawang, Tenggarong. Karena bingung, dari Mangkurawang dia naik ojek ke Terminal Tenggarong dan sempat menginap di Terminal," kata AKP Purwo, saat ditemui awak media sabtu (15/7/2023).

"Selanjutnya pelaku membeli sebuah motor Yamaha Vixion untuk melarikan diri. Namun, di perjalanan motor tersebut mogok dan dibawa ke bengkel, dari situlah anggota Unit Opsnal Polres Kukar menangkap pelaku," tambahnya.

Pujiono mengaku di hadapan petugas kepolisian, dirinya nekat membakar rumah dan istrinya karena tidak tahan dengan ucapan sang istri yang meminta cerai dan cekcok terus menerus.

"Saya minta rumah dijual agar hasilnya bisa dibagi dua apabila sudah cerai, walaupun sudah saya ancam membakar rumah. Namun, istri saya tetap menolak," ucap Pujiono.

"Rumah sudah saya kunci, namun tetap di bobol, saya emosi dan saya bakar aja sekalian itu rumah," jelasnya.

Atas kejadian tersebut polisi melakukan olah TKP dan mengamankan beberapa barang bukti di antaranya, 1 buah sepeda motor Yamaha Vega dengan plat polisi KT 6598 CS, 1 buah korek api serta pakaian pelaku saat melancarkan aksinya.

Pujiono kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan mendekam di balik jeruji besi dengan dijerat pasal 44 Undang-undang ayat 2 nomor 23 tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga.

Kondisi Elis dalam Keadaan Kritis Di Rumah Sakit Daerah Kukar

Setelah aksi bakar rumah yang dilakukan Pujiono diketahui keluarganya yang sekaligus tetangganya itu berusaha memadamkan api dan membantu evakuasi istrinya yang sudah terbakar.

Menurut salah satu keluarga Sutomo (49), dirinya mengetahui saat api sudah mulai membesar dan melihat keponakannya sudah diluar rumah sambil minta tolong agar ibunya diselamatkan.

Seketika itu juga, Sutomo lantas masuk dan mengeluarkan Elis dari rumah yang sudah terbakar.

"Saya lihat Elis sudah terbakar, dengan cepat saya tolong dan saya kasih sarung untuk menutup tubuhnya. Saat itu Elis masih bisa berkomunikasi dengan saya," tutur Sutomo.

Tak berselang lama, para relawan dan pemadam datang untuk memadamkan api, seketika itu juga Elis dan anaknya langsung di larikan ke Rumah Sakit Parikesit Tenggarong untuk mendapatkan perawatan medis.

Akibat kejadian pembakaran tersebut, Elis menderita 90 persen luka bakar dan sudah menjalani 3 kali operasi di Ruang UGD. 

Anaknya yang berusia 14 tahun juga harus di rawat di Rumah Sakit karena mengalami trauma.(aan/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Modus “Pengobatan” Kiai Ashari Terungkap: Dalih Penyakit Batin hingga Ajak Santriwati Tidur Bareng

Modus “Pengobatan” Kiai Ashari Terungkap: Dalih Penyakit Batin hingga Ajak Santriwati Tidur Bareng

Pengakuan korban mengungkap modus yang diduga dilakukan Kiai Ashari dalam kasus pelecehan santriwati. Dengan dalih penerawangan penyakit batin, korban diminta.
Kepada Media Belanda, Maarten Paes Bicara soal Masalah yang Dihadapi usai Tukar Paspor Belanda untuk Indonesia

Kepada Media Belanda, Maarten Paes Bicara soal Masalah yang Dihadapi usai Tukar Paspor Belanda untuk Indonesia

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, berbicara secara terang-terangan soal menukar paspor Belanda miliknya untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Itu sempat menjadi skandal di sepak bola Belanda baru-baru ini.
PBB-P2 2026 Lebih Ringan, Warga Jakarta Tak Perlu Ajukan Permohonan Diskon

PBB-P2 2026 Lebih Ringan, Warga Jakarta Tak Perlu Ajukan Permohonan Diskon

Pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan keringanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan atau PBB-P2 bagi wajib pajak.
Jordan Wilson Singgung Megawati Hangestri, Siap Bawa Hyundai Hillstate Juara di Liga Voli Korea 2026-2027

Jordan Wilson Singgung Megawati Hangestri, Siap Bawa Hyundai Hillstate Juara di Liga Voli Korea 2026-2027

Pemain asing baru Hyundai Hillstate, Jordan Wilson menyinggung nama Megawati Hangestri sekaligus mengungkapkan harapannya jelang debut di Liga Voli Korea 2026-2027.
PAN Jatim Target Masuk Tiga Besar Pemilu 2029, Zulhas Tegaskan Loyal Dukung Prabowo

PAN Jatim Target Masuk Tiga Besar Pemilu 2029, Zulhas Tegaskan Loyal Dukung Prabowo

Selain menargetkan peningkatan elektoral Zulhas juga menegaskan sikap politik PAN yang tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Reaksi Waketum MUI Buya Anwar Abbas soal Pelaku Pelecehan di Ponpes: Berdasarkan Syariat, Ini Orang Harus Dirajam

Reaksi Waketum MUI Buya Anwar Abbas soal Pelaku Pelecehan di Ponpes: Berdasarkan Syariat, Ini Orang Harus Dirajam

Reaksi Buya Anwar Abbas soal maraknya kasus pelecehan di Ponpes jadi sorotan. Waketum MUI minta pelaku dihukum berat demi memberi efek jera. Simak beritanya!

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT