News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Krisis Talenta di Tengah Kemajuan Teknologi, Mengapa Banyak Lulusan Masih Sulit Terserap di Perusahaan?

Perusahaan kini tak hanya mencari lulusan dengan nilai akademik tinggi. Dunia industri membutuhkan individu yang mampu bekerja adaptif, memahami teknologi digital
Kamis, 7 Mei 2026 - 23:10 WIB
Ilustrasi Krisis Talenta di Tengah Kemajuan Teknologi, Mengapa Banyak Lulusan Masih Sulit Terserap di Perusahaan?
Sumber :
  • Ist

Rektor Binus University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menilai pendidikan tinggi saat ini perlu lebih fokus membangun kesiapan mahasiswa sejak masa studi, bukan hanya mengejar kelulusan akademik semata. Menurutnya, mahasiswa perlu dibekali pengalaman nyata agar lebih siap menghadapi perubahan dunia kerja yang berlangsung cepat.

Dalam beberapa tahun terakhir, perguruan tinggi di Indonesia mulai didorong memperkuat hubungan dengan dunia industri. Tujuannya agar mahasiswa tidak hanya belajar teori di ruang kelas, tetapi juga memiliki pengalaman nyata sebelum lulus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Model pendidikan seperti ini sebenarnya sudah lama diterapkan di sejumlah negara maju. Di Jerman, mahasiswa dapat menjalani pembelajaran paralel antara kampus dan perusahaan melalui sistem pendidikan vokasi. 

Sementara di Jepang, perusahaan ikut terlibat dalam pengembangan kompetensi mahasiswa sejak awal masa kuliah.

Pendekatan serupa kini mulai diterapkan oleh sejumlah universitas di Indonesia. Salah satunya melalui program magang, proyek industri, kewirausahaan, hingga pembelajaran lintas disiplin ilmu.

Binus University misalnya menghadirkan program pembelajaran yang menggabungkan pengalaman industri dengan pengembangan keterampilan praktis. 

Mahasiswa diberi kesempatan mengikuti program enrichment, magang, hingga pengalaman belajar di luar kampus agar lebih memahami kebutuhan dunia profesional sejak dini.

Selain itu, penguasaan teknologi juga menjadi fokus penting dalam pendidikan saat ini. Banyak perguruan tinggi mulai memasukkan materi terkait AI, data digital, dan teknologi masa depan ke dalam kurikulum agar lulusan lebih siap menghadapi perubahan industri global.

Pendidikan Masa Depan Dituntut Lebih Adaptif

Perubahan dunia kerja membuat pendidikan tinggi menghadapi tantangan baru. Kampus kini tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dengan gelar akademik, tetapi juga harus mampu membangun keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kreativitas, hingga adaptasi teknologi menjadi kompetensi yang paling dibutuhkan perusahaan saat ini. Karena itu, pengalaman kerja selama kuliah mulai dianggap sama pentingnya dengan pencapaian akademik.

Data internal kampus menunjukkan sekitar 82 persen mahasiswa telah bekerja, berwirausaha, atau melanjutkan studi saat wisuda berlangsung. Angka tersebut menunjukkan bahwa pendekatan pendidikan berbasis pengalaman kerja mulai menjadi salah satu cara mempercepat transisi lulusan menuju dunia profesional.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Minta Maaf ke Bro Ron, Pelaku Pemukulan Berharap Tak Ada Lagi Narasi yang Memicu Konflik

Minta Maaf ke Bro Ron, Pelaku Pemukulan Berharap Tak Ada Lagi Narasi yang Memicu Konflik

Pelaku pemukulan, Randi dan Rizal (Ical) buka suara terkait pemicu peristiwa pemukulan Wakil Ketua Umum PSI, Ronald Aristone Sinaga alias Bro Ron yang terjadi di Menteng, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
7 Tips Liburan Long Weekend Saat Tanggal Merah agar Tetap Hemat dan Nyaman Bersama Keluarga

7 Tips Liburan Long Weekend Saat Tanggal Merah agar Tetap Hemat dan Nyaman Bersama Keluarga

Namun di balik euforia liburan panjang, ada tantangan yang sering muncul setiap tahun: tiket mahal, hotel penuh, jalanan macet, hingga destinasi wisata yang terlalu padat.
Terbukti Langgar Kode Etik Berat, Kompol DK Resmi Dipecat

Terbukti Langgar Kode Etik Berat, Kompol DK Resmi Dipecat

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) resmi menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Kompol DK. Putusan ini diambil setelah
Bawaslu Usul Pelaku Politik Uang Dilarang Ikut Pemilu Berikutnya, DPR: Gagasan Menarik

Bawaslu Usul Pelaku Politik Uang Dilarang Ikut Pemilu Berikutnya, DPR: Gagasan Menarik

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin, membuka peluang terkait usulan dari Bawaslu perihal sanksi tegas bagi pelaku politik uang dibahas dalam revisi UU Pemilu. 
Teks Khutbah Jumat 8 Mei 2026: Menyambut Idul Adha, Momentum Mengingat Makna Kurban yang Sering Terlupakan

Teks Khutbah Jumat 8 Mei 2026: Menyambut Idul Adha, Momentum Mengingat Makna Kurban yang Sering Terlupakan

Berikut rekomendasi teks khutbah Jumat singkat untuk shalat Jumat, dengan judul "Menyambut Idul Adha, Momentum Mengngat Makna Kurban yang Sering Terlupakan".
Layanan Kesehatan Modern Makin Dicari, Pasien Indonesia Kini Lebih Selektif Pilih Rumah Sakit

Layanan Kesehatan Modern Makin Dicari, Pasien Indonesia Kini Lebih Selektif Pilih Rumah Sakit

Di Indonesia, perubahan pola pikir masyarakat terhadap layanan kesehatan juga mulai terlihat. Pasien kini semakin aktif mencari rumah sakit dengan teknologi modern, dokter spesialis

Trending

Gubernur Sherly Tjoanda sampai Tak Kuasa Menahan Tawa saat Dengar Permintaan Pejabat KemenPU di Proyek Sekolah Rakyat

Gubernur Sherly Tjoanda sampai Tak Kuasa Menahan Tawa saat Dengar Permintaan Pejabat KemenPU di Proyek Sekolah Rakyat

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, tidak bisa menahan tawa ketika mendengar permintaan pejabat KemenPU saat meninjau langsung pengerjaan proyek Sekolah Rakyat.
Eks Klub Jay Idzes Resmi Promosi ke Serie A Musim Depan, Rizky Ridho Jadi Pemain Timnas Indonesia yang Direkrut?

Eks Klub Jay Idzes Resmi Promosi ke Serie A Musim Depan, Rizky Ridho Jadi Pemain Timnas Indonesia yang Direkrut?

Pemain Timnas Indonesia, Rizky Ridho berpotensi bergabung dengan eks klub Jay Idzes yang baru promosi ke Serie A, Venezia FC.
Pantas KDM Geram Ditagih Kompensasi oleh Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor, Dedi Singgung Sosok Kades

Pantas KDM Geram Ditagih Kompensasi oleh Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor, Dedi Singgung Sosok Kades

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi jelaskan alasannya tidak menepati janji memberikan kompensasi tiga bulan kepada ribuan pekerja tambang di Kabupaten Bogor.
Setelah Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi, Kades Hoho Kini Tegas Sebut Tetap Lantik Perangkat Desa

Setelah Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi, Kades Hoho Kini Tegas Sebut Tetap Lantik Perangkat Desa

Kades Hoho tegas tetap melantik perangkat desa usai mengaku tertekan ke Dedi Mulyadi. Ia siap menghadapi gugatan PTUN dan sorotan inspektorat.
Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mendengar alasan guru BK merazia dan memotong rambut berwarna 18 siswi SMKN 2 Garut sehingga viral di medsos.
KOVO Resmi Rilis Daftar Pemain Asing di Tryout Liga Voli Korea 2026-2027: Mulai Hari Ini, Nasib Vanja Bukilic Cs Ditentukan

KOVO Resmi Rilis Daftar Pemain Asing di Tryout Liga Voli Korea 2026-2027: Mulai Hari Ini, Nasib Vanja Bukilic Cs Ditentukan

Daftar atlet putri yang mengikuti tryout pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana ada mantan rekan setim Megawati Hangestri yakni Vanja Bukilic.
EKSKLUSIF: Welber Jardim Dipanggil Nova Arianto untuk Perkuat Timnas Indonesia U-19 Jelang Piala AFF U-19 2026

EKSKLUSIF: Welber Jardim Dipanggil Nova Arianto untuk Perkuat Timnas Indonesia U-19 Jelang Piala AFF U-19 2026

Welber Jardim mengonfirmasi bahwa dirinya dipanggil oleh pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, untuk Piala AFF U-19 2026. Sang pemain serbabisa akan mengikuti pemusatan latihan (TC) mulai pekan depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT