News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Merawat AC agar Tetap Dingin dan Awet, Jangan Tunggu Rusak Baru Diservis

Merawat AC secara rutin penting untuk menjaga performa pendinginan dan memperpanjang usia pakai. Simak cara merawat AC yang benar serta pentingnya layanan purna jual yang responsif.
Rabu, 3 Juni 2026 - 23:35 WIB
Ilustrasi Cara Merawat AC agar Tetap Dingin dan Awet, Jangan Tunggu Rusak Baru Diservis
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - AC telah menjadi salah satu perangkat elektronik yang hampir tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat modern, terutama di negara beriklim tropis seperti Indonesia. 

Kehadiran pendingin ruangan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga membantu menjaga produktivitas saat bekerja maupun beristirahat di rumah. Namun, tidak sedikit pengguna yang baru menyadari pentingnya perawatan AC ketika perangkat tersebut mulai bermasalah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mulai dari hembusan udara yang tidak lagi dingin, suara mesin yang berisik, hingga konsumsi listrik yang meningkat drastis. Padahal, sebagian besar masalah tersebut sebenarnya dapat dicegah melalui perawatan rutin.

Situasi yang paling sering terjadi adalah AC tiba-tiba tidak berfungsi pada malam hari atau saat akhir pekan ketika banyak tempat servis tutup.

Kondisi seperti ini tentu membuat penghuni rumah merasa tidak nyaman, terutama saat cuaca sedang panas. Karena itu, memahami cara merawat AC dengan benar menjadi langkah penting agar perangkat tetap bekerja optimal dalam jangka panjang.

Pentingnya Perawatan Rutin untuk Kinerja AC

Banyak orang menganggap AC cukup dinyalakan dan digunakan setiap hari tanpa perlu perhatian khusus. Faktanya, perangkat pendingin ruangan bekerja hampir tanpa henti selama berjam-jam sehingga komponen di dalamnya rentan mengalami penumpukan debu dan penurunan performa.

Filter udara yang kotor, misalnya, dapat menghambat sirkulasi udara sehingga membuat AC bekerja lebih keras untuk menghasilkan suhu yang sama. Akibatnya, konsumsi listrik meningkat dan usia kompresor menjadi lebih pendek.

Selain itu, evaporator dan kondensor yang jarang dibersihkan juga dapat menyebabkan kemampuan pendinginan menurun. Jika dibiarkan terlalu lama, kerusakan kecil bisa berkembang menjadi masalah yang lebih besar dan membutuhkan biaya perbaikan yang tidak sedikit.

Melansir dari berbagai sumber, berikuut 7 cara merawat AC agar tetap dingin dan awet

1. Bersihkan Filter Udara Secara Berkala

Filter udara merupakan komponen yang paling cepat kotor karena berfungsi menyaring debu dari ruangan. Idealnya filter dibersihkan setiap dua hingga empat minggu sekali, tergantung intensitas penggunaan.

2. Lakukan Servis Rutin

Pemeriksaan oleh teknisi profesional setidaknya setiap tiga hingga enam bulan penting dilakukan untuk memastikan seluruh komponen bekerja normal. Servis rutin juga membantu mendeteksi kerusakan sejak dini.

3. Atur Suhu Secara Bijak

Mengatur suhu terlalu rendah tidak selalu membuat ruangan lebih cepat dingin. Suhu ideal berkisar antara 24 hingga 26 derajat Celsius untuk menjaga kenyamanan sekaligus menghemat energi.

4. Bersihkan Area Sekitar Unit Outdoor

Unit outdoor membutuhkan sirkulasi udara yang baik. Pastikan tidak ada tumpukan barang, dedaunan, atau penghalang lain yang menghambat aliran udara.

5. Matikan Saat Tidak Digunakan

Meski beberapa AC modern memiliki fitur hemat energi, mematikan perangkat ketika ruangan kosong tetap menjadi langkah terbaik untuk memperpanjang usia komponen.

6. Perhatikan Kondisi Freon

Jika AC terasa kurang dingin meskipun sudah dibersihkan, kemungkinan terdapat masalah pada sistem refrigeran atau freon yang perlu diperiksa teknisi.

7. Gunakan Layanan Servis Resmi dan Layanan Purna Jual

Ketika terjadi gangguan, pengguna disarankan memanfaatkan layanan servis resmi agar penanganan dilakukan sesuai standar pabrikan dan menggunakan suku cadang yang tepat.

Seiring meningkatnya penggunaan AC di rumah maupun kantor, kebutuhan terhadap layanan purna jual yang cepat juga semakin besar. Banyak produsen kini mulai menghadirkan layanan pelanggan yang dapat diakses selama 24 jam untuk membantu pengguna ketika terjadi gangguan.

Salah satunya adalah layanan pelanggan 24 jam yang diperkenalkan GREE Indonesia. Dengan tagline “Pantang Pulang Sebelum Adem. Cepat Tanggap, Pasti Beres!” program ini memungkinkan konsumen memperoleh bantuan kapan saja, termasuk pada malam hari, akhir pekan, maupun hari libur nasional.

Selain menyediakan saluran komunikasi pelanggan, perusahaan tersebut juga menerapkan target penanganan perbaikan dalam waktu maksimal 48 jam sejak proses servis dimulai. Dalam kondisi tertentu yang membutuhkan waktu perbaikan lebih lama, tersedia opsi pendingin sementara berupa AC portabel agar kenyamanan pengguna tetap terjaga.

Selain spesifikasi produk, konsumen kini semakin memperhatikan kualitas layanan setelah pembelian. Garansi yang panjang dan ketersediaan teknisi menjadi faktor yang memengaruhi keputusan pembelian sebuah AC.

Layanan purna jual merupakan bagian penting dari pengalaman konsumen. Kenyamanan pelanggan tidak berhenti setelah produk terpasang, melainkan harus terus didukung selama masa penggunaan perangkat.

Karena itu, sebelum membeli AC, konsumen sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan harga dan fitur, tetapi juga memastikan ketersediaan layanan servis, garansi, serta kemudahan memperoleh bantuan ketika terjadi kendala.

Pada akhirnya, perawatan rutin tetap menjadi kunci utama menjaga AC agar tetap dingin, hemat listrik, dan memiliki usia pakai yang panjang. 

Dengan langkah sederhana seperti membersihkan filter, melakukan servis berkala, serta segera menangani gangguan kecil, pengguna dapat menghindari kerusakan yang lebih serius dan biaya perbaikan yang lebih besar di kemudian hari. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Publik tengah menyoroti perubahan drastis yang terjadi dalam perjalanan karier Dadan Hindayana dalam waktu kurang dari dua hari. Simak soal update kasusnya.
Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) ikut turun tangan memantau penanganan kasus yang diduga melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN), yang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Nama bintang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan tengah menjadi perbincangan hangat menjelang agenda FIFA Matchday 2026. John Herdman disebut siapkan rencana.
Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
PINDEX 2026 Resmi Bergulir, Jadi Panggung Kolaborasi Bisnis dan Inovasi Sektor Energi Nasional

PINDEX 2026 Resmi Bergulir, Jadi Panggung Kolaborasi Bisnis dan Inovasi Sektor Energi Nasional

PINDEX 2026 mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman demi menciptakan nilai tambah bagi industri energi nasional.

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Nama bintang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan tengah menjadi perbincangan hangat menjelang agenda FIFA Matchday 2026. John Herdman disebut siapkan rencana.
Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Publik tengah menyoroti perubahan drastis yang terjadi dalam perjalanan karier Dadan Hindayana dalam waktu kurang dari dua hari. Simak soal update kasusnya.
Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) ikut turun tangan memantau penanganan kasus yang diduga melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN), yang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT