Upaya Percepat Pemulihan Pasca Bencana, Perempuan Aceh Terima Bantuan Ribuan Paket Kit Menstruasi
- Istimewa
Aceh, tvOnenews.com - Berbagai pihak terus berbondong-bondong dalam melakukan pemulihan terhadap wilayah pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor diantaranya yang berlangsung di Kabupaten Aceh Tamiang.
Yayasan Srikandi Merah Putih bersama Global CSR Foundation turut menjalankan misi bertajuk 'A Matter of Dignity-Sumatra Relief Initiative' bagi warga terdampak bencana di kawasn tersebut.
Co-Founder Yayasan Srikandi Merah Putih, Aurelly Syifalia Widihartanto mengatakan misi ini pertama kali diumumkan pada Februari 2026 dengan jadwal pelaksanaan semula direncanakan pada awal April 2026.
Namun, misi baru dapat terlaksana pada pekan pertama Juni 2026 ini dikarenakan serangkaian dinamika global yang membuat jadwal perlu disesuaikan.
Misi tersebut turut membagikan makan siang segar untuk 500 orang, 400 paket pangan dan obat-obatan untuk keluarga, serta 5.000 kit kebersihan menstruasi bagi masyarakat yang terdampak bencana dan menghadapi tantangan pemulihan yang panjang.
“Inisiatif ini adalah tentang bagaimana kita merespons krisis dengan cara yang melindungi kehidupan sekaligus martabat. Hari ini bukan sekadar distribusi bantuan. Hari ini adalah pernyataan — bahwa setiap manusia, tanpa terkecuali, berhak diperlakukan dengan martabat. Perempuan seringkali menjadi kelompok yang paling terdampak saat bencana, namun kebutuhan kesehatan dasar mereka justru paling sering terlupakan. Hari ini, kami memastikan bantuan sampai kepada masyarakat ini secara penuh, dengan penuh penghormatan dan martabat," katanya, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Tamiang, Tri Kurnia menyampaikan rasa terima kasinya kepada para sponsor, keluarga Thahir, dan seluruh pihak yang hadir atas dukungan yang diberikan.
Tri menyebut Aceh Tamiang mengalami kerusakan paling parah dalam konteks bencana banjir besar yang melanda Aceh, Sumatra, dan Padang pada 26 November 2025.
“Bantuan ini mungkin belum sebanding dengan apa yang ingin kami berikan kepada masyarakat, tetapi ini adalah sesuatu yang patut kita syukuri bersama — 400 makanan hangat dan bahan pangan, 400 paket obat-obatan, 400 botol air minum, dan 5.000 kit menstruasi berbahan berkelanjutan. Kontribusi ini mungkin sederhana, namun memberikan dampak yang jauh lebih besar bagi masyarakat kita,” katanya.
Load more