News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cegah Karhutla Sejak Dini, Sosialisasi Program Desa Mandiri Peduli Gambut Digencarkan di Kubu Raya

Enam desa di Kubu Raya Kalbar diajak bersinergi dan diedukasi untuk menjalankan Program Desa Mandiri Peduli Gambut guna mencegah terjadinya karhutla sejak dini.
Kamis, 2 Juli 2026 - 22:20 WIB
Sosialisasi Program Desa Mandiri Peduli Gambut untuk mencegah karhutla.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sosialisasi Program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) digencarkan di 6 desa di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar).

Program ini melibatkan Balai Pengelolaan Ekosistem Gambut dan Mangrove (BPEGM) Kota Pontianak Kementerian Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kubu Raya, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kubu Raya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, pemerintah desa, tokoh masyarakat, kelompok masyarakat peduli api (MPA), Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta berbagai unsur masyarakat di wilayah sekitar operasional perusahaan dalam kegiatan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Desa sasaran dari program DMPG yang digelar yakni Desa Punggur Besar dan Desa Punggur Kecil, Kec. Sungai Kakap; Desa Bintang Mas, Desa Pematang Tujuh, Desa Rasau Jaya Umum, Desa Rasau Jaya Tiga, Kec. Rasau Jaya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 29 Juni hingga Rabu, 1 Juli 2026.

Kegiatan ini sejalan dengan kebijakan dalam perlindungan ekosistem hutan, perlindungan lahan gambut, serta pencegahan kebakaran lahan.

Agenda tersebut juga merupakan langkah awal dalam membangun kesadaran dan memperkuat kapasitas masyarakat dalam menjaga ekosistem gambut, khususnya sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Melalui sosialisasi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga fungsi hidrologis gambut, penyebab dan dampak kebakaran lahan, serta peran masyarakat dalam melakukan pencegahan secara dini.

“Kami mengapresiasi inisiasi dari pihak PT PLD dan PT SUM dalam menjalankan program DMPG”, ucap Dzulham Affandi, Kepala Seksi Pemulihan BPEGM Kota Pontianak, Kamis (2/7/2026).

Dalam sambutannya, Dzulham Affandi menyampaikan bahwa program DMPG merupakan program pemulihan ekosistem gambut berbasis masyarakat yang bertujuan untuk mencegah kebakaran lahan di tingkat desa. 

“Terdapat 3 teknik pemulihan ekosistem gambut atau biasa disebut 3R yaitu (1) Rewetting (pembahasan kembali lahan gambut, (2) Revegetasi (penanaman spesies asli), dan (3) Revitalisasi (peningkatan ekonomi masyarakat)”, tambahnya. 

Fokus kegiatan pemulihan ekosistem gambut yang akan dijalankan oleh PT PLD dan PT SUM yakni rewetting (pembahasan kembali lahan gambut) dengan membangun sekat kanal. Pada bulan Maret 2026, PT PLD dan PT SUM telah melakukan prakondisi di 6 desa dan melakukan survey titik sekat kanal yang akan dibangun.

Abdullah dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kubu Raya menyampaikan 60% wilayah Kubu Raya adalah lahan gambut dan perlu dikelola dengan baik dari tingkat tapak, karena kalau tidak, resiko kebakaran lahan tinggi.

Oleh karena itu, kami sangat menyambut baik atas inisiasi PT PLD dan PT SUM untuk memberikan pengetahuan tentang bagaimana kita mengelola gambut di level masyarakat melalui kegiatan ini.

“Pada dasarnya kami dari Dinas Lingkungan Hidup Kab. Kubu Raya kami mengapresiasi PT PLD dan PT SUM untuk berkolaborasi untuk pelestarian lingkungan khususnya pengelolaan gambut di Kubu Raya. Kami juga meyakini bahwa dalam jangka panjang, pengelolaan gambut yang baik dapat menopang pendapatan masyarakat. Hal ini juga menjadi langkah nyata untuk pencegahan karhutla. Kami berharap dengan adanya sosialisasi meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesadaran karhutla serta pengelolaan ekosistem gambut yang lestari”, ujar Handri Wijaya, Penyuluh Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Kab. Kubu Raya.

Muhairi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Kubu Raya menambahkan bahwa gambut perlu kita pandang sebagai peluang dan perlu dijaga, bukan menjadi masalah bagi masyarakat sehingga kedepan harapannya bisa menjadi potensi untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

“Kami dari perusahaan selalu taat regulasi untuk menjaga wilayah konsesi dari kebakaran lahan. Lahan gambut memang harus kita jaga ekosistem dan dipertahankan kelestariannya. Kegiatan ini juga mendorong kolaborasi dan sinergi antara perusahaan, dinas terkait, pemerintah desa, dan MPA dalam mencegah kebakaran lahan”, ucap Mardamen Simbolon, GEM PT PLD dan PT SUM.

Dalam sambutannya, Sutrisno selaku Kepala Desa Bintang Mas menyampaikan rasa terima kasih kepada PT PLD dan PT SUM atas kegiatan sosialisasi ini. “Semoga masalah gambut dan kebakaran bisa kita atasi bersama. Pemerintah desa dan kelompok MPA selalu mendukung kegiatan yang berkaitan tentang pencegahan dan penanggulangan karhutla”, tambahnya.

Pihak desa juga menyampaikan kepada pihak perusahaan untuk selalu membantu memantau hotspot yang ada di desa-desa sekitar perusahaan melalui aplikasi Early Warning System (EWS) yang dijalankan perusahaan.

“Kelompok MPA merupakan urat nadi desa sebagai garda terdepan dalam penanggulangan karhutla. Harapan kami ada kerja sama yg baik dengan para pihak dalam memerangi api di Kubu Raya. Kami juga berterima kasih kepada tim PLD dan SUM perihal rencana akan dibangunnya sekat kanal di Desa Punggur Besar”, ucap Anwar, Kepala Desa Punggur Besar.

Melalui Program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG), PT PLD dan PT SUM berupaya mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian gambut melalui pendekatan pemberdayaan yang berkelanjutan.

Program ini tidak hanya berorientasi pada pencegahan karhutla, tetapi juga memperkuat kapasitas kelembagaan desa, meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan gambut yang berkelanjutan, serta mendorong praktik pemanfaatan lahan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prediksi Mengejutkan Media Thailand soal Pertandingan Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Cetak Gol Lebih Dulu

Prediksi Mengejutkan Media Thailand soal Pertandingan Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Cetak Gol Lebih Dulu

Media Thailand, Siamsport, membuat prediksi menarik jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Mereka menilai Timnas Indonesia berpeluang mencetak gol lebih dahulu.
Menteri Pertanian Pastikan Produksi Padi Aman di Tengah Ancaman El Nino

Menteri Pertanian Pastikan Produksi Padi Aman di Tengah Ancaman El Nino

Fenomena El Nino kategori sangat kuat bersamaan dengan musim kemarau menghasilkan kondisi atmosfer Indonesia yang kering. Pemerintah pastikan produksi padi aman
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba, 20 Rumah Rusak dan Ada Korban Tewas

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba, 20 Rumah Rusak dan Ada Korban Tewas

Gempa Magnitudo 6,1 mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/10/2026) pukul 06.55 WITA.
Hilirisasi Nikel Ubah Wajah Ekonomi Indonesia

Hilirisasi Nikel Ubah Wajah Ekonomi Indonesia

Hilirisasi nikel menjadi salah satu kebijakan industri yang mulai mengubah struktur ekspor Indonesia. Proyek ini mengubah wajah industri Indonesia dari pengolah
Kabar Buruk Hantam Malaysia Usai Menang 6-0 atas Singapura, Harimau Malaya Pincang Jelang Lawan Vietnam di Perebutan Juara 3 FIFA ASEAN Cup 2026

Kabar Buruk Hantam Malaysia Usai Menang 6-0 atas Singapura, Harimau Malaya Pincang Jelang Lawan Vietnam di Perebutan Juara 3 FIFA ASEAN Cup 2026

Malaysia mendapat kabar buruk jelang laga perebutan tempat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026. Harimau Malaya dipastikan tidak diperkuat kapten mereka, Dion Cools.
Pevoli Veteran Korea Bicara soal Kemampuan Megawati Hangestri Jelang KOVO Cup 2026

Pevoli Veteran Korea Bicara soal Kemampuan Megawati Hangestri Jelang KOVO Cup 2026

Pevoli veteran Korea Bae Yoo-na bicara soal kemampuan Megawati Hangestri jelang KOVO Cup 2026, termasuk fundamental dan pertahanan sang Megatron.

Trending

Penilaian Jujur Pevoli Senior Korea soal Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, Beri Peringatan Jelang Debut

Penilaian Jujur Pevoli Senior Korea soal Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, Beri Peringatan Jelang Debut

Pevoli senior Korea, Kim Hee-jin, memberikan penilaian jujur terhadap Megawati Hangestri yang akan menjalani tantangan baru bersama Hyundai Hillstate. Katanya..
Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Dalam laga uji coba tertutup antara Hyundai Hillstate vs Pink Spider akhir pekan ini, duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson langsung diturunkan bersamaan.
Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Satu dari tiga orang tersangka pesta narkoba di Petojo, Jakarta Pusat mengaku kepada polisi kalau dirinya mantan pesepakbola liga Indonesia yakni Persija..
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Polres Metro Bekasi Ringkus Empat Sindikat Pencurian Modus Geser Tas Milik WNA di Mal

Polres Metro Bekasi Ringkus Empat Sindikat Pencurian Modus Geser Tas Milik WNA di Mal

Atas perbuatannya, keempat terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti selanjutnya dibawa ke Polres Metro Bekasi untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Pengungkapan Kasus Majikan Bakar Sopir Hidup-Hidup di Bali, Polisi: Bos Sumbu Pendek, Jarang Berinteraksi hingga Awalnya untuk Menakut-nakuti

Pengungkapan Kasus Majikan Bakar Sopir Hidup-Hidup di Bali, Polisi: Bos Sumbu Pendek, Jarang Berinteraksi hingga Awalnya untuk Menakut-nakuti

Pihak kepolisian akhirnya mengungkap kasus majikan membakar sopirnya hidup-hidup secara detail. Berdasarkan hasil pendalaman penyidik, majikan disebut jarang berinteraksi dengan masyarakat maupun lingkungan sekitar.
Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini beragam, karena transisi dan pengaruh El Nino. Berikut prakiraan cuaca hari ini
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT