News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Upaya Penanganan, Karhutla di Riau Mulai Tunjukan Hasil Positif

Polda Riau terus berupaya memitigasi serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Rabu, 2 September 2026 - 22:51 WIB
Upaya Penanganan, Karhutla di Riau Mulai Tunjukan Hasil Positif
Sumber :
  • Istimewa

Riau, tvOnenews.com - Polda Riau terus berupaya memitigasi serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sejumlah langkah yang dilakukan turut menuai perkembangan positif berupa kawasan sekitar Taman Nasional Zamrud, Kabupaten Siak, telah berhasil ditangani, sementara di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, tidak lagi terdeteksi titik api selama empat hari terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Akmadi mengatakan perkembangan tersebut merupakan hasil kerja intensif tim gabungan yang melakukan pemadaman dan pendinginan hingga kondisi lapangan dinyatakan terkendali.

“Alhamdulillah, penanganan Karhutla di Siak dan Pelalawan menunjukkan hasil positif. Pemadaman intensif di beberapa lokasi mulai dapat diakhiri dan personel secara bertahap dikembalikan. Namun kewaspadaan tetap kita jaga,” kata Akmadi, Rabu (2/9/2026).

Akmadi menuturkan untuk di Kabupaten Siak operasi pemadaman dan pendinginan Karhutla di kawasan sekitar Taman Nasional Zamrud, Kecamatan Dayun resmi diakhiri setelah tim gabungan bekerja selama tujuh hari.

Menurutnya sekitar 30 hektare lahan terdampak telah ditangani oleh tim gabungan.

Ia menekankan berakhirnya operasi ditandai dengan Apel Konsolidasi Akhir Penanganan Karhutla yang dipimpin Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar bersama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, Selasa (1/9/2026) sore.

Tim gabungan melibatkan unsur Polri, TNI, BPBD, pemerintah daerah, Manggala Agni, BKSDA serta regu pemadam kebakaran perusahaan di sekitar kawasan.

Selain kawasan sekitar Taman Nasional Zamrud, proses pendinginan Karhutla di Tasik Betung yang berada di areal Cagar Biosfer Giam Siak Kecil juga telah diselesaikan. 

Patroli pemantauan tetap dilakukan selama tiga hari ke depan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Perkembangan serupa terjadi di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. 

Wilayah yang sebelumnya menjadi salah satu lokasi prioritas penanganan Karhutla di Riau itu sudah empat hari tidak terdeteksi titik api.

Akmadi menegaskan Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan sejak awal menginstruksikan seluruh jajaran agar penanganan Karhutla tidak berhenti ketika api di permukaan telah padam. 

Pendinginan dan pemantauan harus dilakukan hingga dipastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

“Prinsipnya, api padam bukan berarti pekerjaan selesai. Kita harus memastikan bara benar-benar mati. Setelah pemadaman intensif selesai, fokus bergeser kepada pemantauan dan pencegahan,” ujarnya.

Akmadi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang telah berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di lapangan.

“Personel TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, BKSDA, pemerintah daerah, masyarakat dan unsur perusahaan bekerja berhari-hari menghadapi panas, asap dan medan yang tidak mudah. Hasil hari ini adalah kerja bersama seluruh unsur di lapangan,” katanya.

Polda Riau dan jajaran tetap melakukan pemantauan Karhutla di seluruh wilayah Riau. Patroli dan pencegahan terus ditingkatkan di kawasan rawan, sementara setiap titik panas yang terdeteksi akan ditindaklanjuti dengan pengecekan di lapangan.

“Sekarang tugas kita menjaga kondisi ini. Pemantauan, pencegahan dan penegakan hukum tetap berjalan beriringan,” pungkas Akmadi. 

Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara mengatakan, pemantauan menggunakan drone di Dusun Aur Kuning, Kerumutan, Selasa sore sekitar pukul 18.05 WIB, hanya menemukan asap tipis di beberapa bagian lahan.

“Sudah empat hari tidak terdeteksi titik api. Hasil pantauan drone juga menunjukkan kondisi semakin terkendali, tinggal menyisakan asap tipis di beberapa bagian,” kata John.(raa)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

80 Siswa di Sidoarjo Masih Dirawat Akibat Keracunan MBG, Ini Respons BGN

80 Siswa di Sidoarjo Masih Dirawat Akibat Keracunan MBG, Ini Respons BGN

Sebanyak 80 siswa keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di dua sekolah di Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Gustavo Almeida Resmi Gabung Klub David Da Silva, Duet Bomber Eks Persib Persija Tercipta di Java United 

Gustavo Almeida Resmi Gabung Klub David Da Silva, Duet Bomber Eks Persib Persija Tercipta di Java United 

Gustavo Almeida resmi menjadi bagian dari Laskar Kepodang Emas setelah menyepakati kontrak selama satu musim bersama Java United FC. Bergabungnya striker Brasil diumumkan tim pada Rabu (2/9/2026).
Bukan Cuma Soal Kecelakaan Kerja, Mengapa Sistem HSSE Makin Penting di Lingkungan Perusahaan?

Bukan Cuma Soal Kecelakaan Kerja, Mengapa Sistem HSSE Makin Penting di Lingkungan Perusahaan?

HSSE bukan sekadar aturan keselamatan kerja. Simak pentingnya kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan serta bagaimana teknologi membantu
Operasi JTF 2026: Bea Cukai-RMCD Gagalkan 30 Kasus Penyelundupan di Perbatasan

Operasi JTF 2026: Bea Cukai-RMCD Gagalkan 30 Kasus Penyelundupan di Perbatasan

Perbatasan Indonesia-Malaysia menjadi salah satu titik rawan penyelundupan lintas negara. Berbagai barang ilegal, mulai dari narkotika, rokok, hingga pakaian
Geger! Polda Kalsel Bidik 2 Korporasi Pemilik Lahan Terbakar di Banjarbaru

Geger! Polda Kalsel Bidik 2 Korporasi Pemilik Lahan Terbakar di Banjarbaru

Ditreskrimsus Polda Kalsel membidik dua korporasi di lahan terbakar yang terjadi di Kota Banjarbaru. Ia mengatakan hingga saat ini penyidik Subdit IV Tipidter
Mentan Amran: Benih BRMP Padi Subang Hasilkan 10-13 Ton per Hektare

Mentan Amran: Benih BRMP Padi Subang Hasilkan 10-13 Ton per Hektare

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, benih hasil produksi Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Padi (BRMP Padi) di

Trending

80 Siswa di Sidoarjo Masih Dirawat Akibat Keracunan MBG, Ini Respons BGN

80 Siswa di Sidoarjo Masih Dirawat Akibat Keracunan MBG, Ini Respons BGN

Sebanyak 80 siswa keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di dua sekolah di Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Pemain Hillstate Kompak Bikin Konten Dance Ala Korea: Megawati Hangestri dan Kim Da-in Jadi Favorit

Pemain Hillstate Kompak Bikin Konten Dance Ala Korea: Megawati Hangestri dan Kim Da-in Jadi Favorit

Kim Da-in dan Megawati Hangestri jadi favorit volimania ketika akun YouTube klub upload video konten dance yang dilakukan pemain Hillstate setelah latihan.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Benarkah gaji Jordan Wilson jauh melampaui Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate meskipun ini merupakan kompetisi profesional pertama sepanjang kariernya?
Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Megawati Hangestri memang belum menjalani debut resmi bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Namun, pevoli berjuluk Megatron itu sudah memiliki rencana untuk mencoba peruntungan di kompetisi Eropa.
Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Jordan Wilson mengungkap proses adaptasinya bersama Hyundai Hillstate di Korea Selatan. Pevoli asal Amerika Serikat itu menyebut Megawati Hangestri sebagai.
Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Dokter forensik Polri Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanti mengungkap detik-detik eksekusi mati Freddy Budiman di Nusakambangan pada 2016, termasuk persiapan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT