News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hadapi Perubahan Iklim, Pemerintah Didorong Lakukan Penguatan Kebijakan Kesehatan

Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendorong penguatan kebijakan kesehatan yang berkelanjutan dalam menghadapi dampak perubahan iklim.
Selasa, 15 September 2026 - 23:00 WIB
Hadapi Perubahan Iklim, Pemerintah Didorong Lakukan Penguatan Kebijakan Kesehatan
Sumber :
  • Istimewa

Tangsel, tvOnenews.com - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendorong penguatan kebijakan kesehatan yang berkelanjutan dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam diskusi panel rangkaian Seminar Nasional dan Grand Launching I-Chip UMJ (Indonesia Center for Health Evidence-Information Policy Universitas Muhammadiyah Jakarta).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Materi tersebut membahas keterkaitan perubahan iklim dengan kesehatan maternal, bayi baru lahir, dan anak, termasuk dampaknya terhadap gizi serta kebutuhan membangun sistem kesehatan yang lebih tangguh.

Perwakilan Johns Hopkins University, Kristen M. Hurley memaparkan bahwa bukti mengenai hubungan perubahan iklim dan kesehatan ibu, bayi baru lahir, serta anak terus berkembang. 

Ia juga menjelaskan bahwa dampak perubahan iklim tidak hanya berkaitan dengan sistem pangan dan gizi, tetapi dapat terjadi secara langsung pada perkembangan plasenta dan janin serta memengaruhi kualitas layanan kesehatan.

“Dampak perubahan iklim dapat terjadi secara langsung, misalnya panas terhadap perubahan plasenta atau perkembangan embrio dan janin. Dampak tidak langsung juga dapat terjadi melalui sistem pangan, ketika perubahan iklim memengaruhi produksi pangan, ketahanan pangan, hingga kekurangan gizi,” ujar Kristen, Selasa (15/9/2026).

Di sisi lain, Guru Besar UMJ Bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat, Razak Thaha, menanggapi bahwa perubahan iklim kini menunjukkan keterkaitan yang lebih langsung dengan persoalan kesehatan. 

Kondisi tersebut terlihat dari hubungan antara peningkatan suhu, proses biologis, masalah gizi, serta sistem kesehatan, terutama pada ibu dan anak.

Menurut Razak dampak perubahan iklim juga dapat berkaitan dengan proses biologis selama kehamilan. 

Paparan polutan dan peningkatan biomarker inflamasi, misalnya C-reactive protein (CRP), dapat memengaruhi kondisi plasenta dan perkembangan janin.

“Terjadi inhalasi polutan, kemudian terjadi pula gangguan sirkulasi sistemik dari plasenta. Setelah itu terjadi lonjakan biomarker, misalnya peningkatan CRP sebagai salah satu biomarker inflamasi yang terjadi di dalam plasenta pada ibu-ibu hamil,” jelasnya.

Sementara itu, Guru Besar UMJ Bidang Ilmu Gizi Kesehatan Masyarakat, Tria Astika menekankan pentingnya Indonesia membangun ketahanan gizi yang mampu merespons perubahan iklim. 

Upaya tersebut perlu berjalan melalui pengembangan sistem yang cerdas, riset kolaboratif, dan kebijakan yang mampu menjawab persoalan ketahanan pangan.

“Yang paling penting bukan hanya membicarakan dampak perubahan iklim terhadap kesehatan anak dan ibu, tetapi bagaimana Indonesia dapat membangun climate nutrition resilience. Indonesia juga perlu mengembangkan sistem yang cerdas melalui kolaborasi riset dan kebijakan untuk menghadapi persoalan ketahanan pangan,” ungkap Tria.

Lebih lanjut, Tria melihat I-Chip UMJ dapat menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat upaya tersebut. Kolaborasi riset dan kebijakan menjadi bagian penting dalam merespons hubungan antara perubahan iklim, gizi, dan kesehatan secara lebih terintegrasi.

“Dengan I-Chip, kita dapat membangun kolaborasi riset dan aktivitas yang positif sekaligus memperkuat kebijakan di Indonesia. Kita membutuhkan kebijakan yang cerdas untuk menyelesaikan persoalan ini,” tuturnya.

Selain itu, Guru Besar UMJ Bidang Ilmu Manajemen Keperawatan, Muhammad Hadi, menilai perubahan iklim telah menjadi persoalan serius bagi kesehatan masyarakat. 

Dampaknya muncul secara langsung melalui risiko stroke, dehidrasi, gangguan kardiovaskuler, dan cedera, serta secara tidak langsung melalui perubahan pola penyakit menular seperti demam berdarah dan malaria.

“Dalam perspektif kebijakan kesehatan, respons terhadap perubahan iklim ini tidak cukup hanya dilakukan ketika terjadi bencana. Sistem kesehatan harus bergerak dari pendekatan reaktif menuju preventif, termasuk sistem peringatan dini, kesiapan, serta perlindungan kelompok rentan dan fasilitas kesehatan,” ujar Hadi.

Hadi menilai Indonesia telah memiliki fondasi kebijakan perubahan iklim, tetapi integrasinya dalam sistem kesehatan belum merata dan masih berfokus pada respons bencana.(raa)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Lengkap Serda Ahmad Tewas Dikeroyok Seniornya, Harusnya Beli Mi Kuah Malah Mi Goreng

Kronologi Lengkap Serda Ahmad Tewas Dikeroyok Seniornya, Harusnya Beli Mi Kuah Malah Mi Goreng

Dugaan kekerasan itu disebut bermula dari persoalan sepele. Serda Ahmad diminta membeli mi kuah oleh seniornya di TNI AU akan tetapi ia pulang membawa mi goreng
Selain HGB Summarecon, KPK Duga Ada Korupsi Lain di Kementerian ATR/BPN

Selain HGB Summarecon, KPK Duga Ada Korupsi Lain di Kementerian ATR/BPN

Hal itu diungkap langsung oleh Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (15/9/2026)....
Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

KPK mengatakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menerima uang Rp1,5 miliar dari Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi.
Kronologi Kasus Korupsi Pengurusan HGB Summarecon yang Menjerat Anak Buah Nusron Wahid

Kronologi Kasus Korupsi Pengurusan HGB Summarecon yang Menjerat Anak Buah Nusron Wahid

Kantah Bogor kemudian mengundang ahli waris untuk mediasi. Ahli waris lalu mengajukan blokir atas SHGB Summarecon. Di sisi lain, ahli waris melakukan pencabutan gugatan
Nusron Wahid Tak Ikut Ditangkap Meski Empat Anak Buah Kepercayaanya Terjaring OTT KPK

Nusron Wahid Tak Ikut Ditangkap Meski Empat Anak Buah Kepercayaanya Terjaring OTT KPK

Diketahui, KPK sendiri telah mengamankan 19 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor.....
Maudy Ayunda Dikritik soal Mindfulness, Omongan Dave Hendrik dari Beberapa Bulan Lalu Kembali Diungkit

Maudy Ayunda Dikritik soal Mindfulness, Omongan Dave Hendrik dari Beberapa Bulan Lalu Kembali Diungkit

Konten mindfulness Maudy Ayunda menuai kritik karena dinilai kurang peka terhadap krisis sosial. Di tengah polemik, komentar lama Dave Hendrik kembali viral

Trending

Selain HGB Summarecon, KPK Duga Ada Korupsi Lain di Kementerian ATR/BPN

Selain HGB Summarecon, KPK Duga Ada Korupsi Lain di Kementerian ATR/BPN

Hal itu diungkap langsung oleh Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (15/9/2026)....
Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

KPK mengatakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menerima uang Rp1,5 miliar dari Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi.
Kronologi Kasus Korupsi Pengurusan HGB Summarecon yang Menjerat Anak Buah Nusron Wahid

Kronologi Kasus Korupsi Pengurusan HGB Summarecon yang Menjerat Anak Buah Nusron Wahid

Kantah Bogor kemudian mengundang ahli waris untuk mediasi. Ahli waris lalu mengajukan blokir atas SHGB Summarecon. Di sisi lain, ahli waris melakukan pencabutan gugatan
Resmi! Pemain Asing Liga Voli Korea Sudah Gabung Klub Masing-masing, Vanja Bukilic Jadi yang Terakhir

Resmi! Pemain Asing Liga Voli Korea Sudah Gabung Klub Masing-masing, Vanja Bukilic Jadi yang Terakhir

Para pemain asing sudah tiba di Korea Selatan jelang bergulirnya V-League 2026-2027. Vanja Bukilic menjadi pemain terakhir yang bergabung dengan klubnya.
Belum Juga Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate, Media Korea Sudah Mulai Beri Peringatan

Belum Juga Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate, Media Korea Sudah Mulai Beri Peringatan

Belum debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri sudah mendapat sorotan media Korea. Simak jadwal debutnya di KOVO Cup 2026 sebelum V-League.
Jadwal Lengkap Voli Putri Asian Games 2026: Timnas Voli Putri Indonesia Main Kapan?

Jadwal Lengkap Voli Putri Asian Games 2026: Timnas Voli Putri Indonesia Main Kapan?

Jadwal lengkap cabang olahraga (cabor) voli putri di Asian Games 2026. Timnas Voli Putri Indonesia akan beraksi di babak penyisihan grup terlebih dahulu.
Viral Reaksi Anak Purbaya Saat Ayahnya Dicopot Prabowo, Yudo Sadewa Singgung Korupsi

Viral Reaksi Anak Purbaya Saat Ayahnya Dicopot Prabowo, Yudo Sadewa Singgung Korupsi

Purbaya resmi digantikan oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Berbagai reaksi pun bermunculan, termasuk dari putra Purbaya, Yudo Achilles Sadewa...
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT