News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Elektrifikasi Mulai Masuk Tambang Indonesia, Bisakah Teknologi Ini Menekan Emisi dan Konsumsi BBM?

Elektrifikasi alat berat mulai diuji di pertambangan Indonesia. Kenali teknologi Komatsu HD785-7 Hybrid EREV dan potensinya menekan emisi serta konsumsi bahan bakar
Rabu, 23 September 2026 - 23:34 WIB
Ilustrasi Elektrifikasi Mulai Masuk Tambang Indonesia, Bisakah Teknologi Ini Menekan Emisi dan Konsumsi BBM?
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Kendaraan listrik selama ini lebih sering dikaitkan dengan mobil pribadi, bus, dan transportasi perkotaan. Namun, perkembangan teknologi elektrifikasi kini mulai merambah sektor yang memiliki kebutuhan energi besar, yakni pertambangan. 

Di industri ini, truk pengangkut material dapat beroperasi selama berjam-jam dalam kondisi berat, sehingga konsumsi bahan bakar dan emisi dari aktivitas pengangkutan menjadi tantangan yang tidak sederhana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah negara maju mulai menguji berbagai pendekatan untuk mengurangi ketergantungan alat berat terhadap bahan bakar fosil. Di Australia, pemerintah mendukung pengembangan pengisi daya berdaya 6 megawatt yang dirancang untuk mengisi truk tambang listrik berbaterai berkapasitas 240 ton dalam waktu sekitar 30 menit. 

Proyek Fortescue tersebut mendapat dukungan hibah pemerintah sebesar 10 juta dolar Australia pada Desember 2024. Inisiatif ini menunjukkan bahwa elektrifikasi alat berat tidak hanya membutuhkan kendaraan baru, tetapi juga infrastruktur energi yang sesuai dengan kondisi tambang.

Pengujian serupa juga berlangsung di Swedia. Perusahaan pertambangan Boliden memperkirakan penggunaan truk listrik berbaterai untuk menggantikan armada diesel di tambang bawah tanah Kankberg berpotensi menurunkan emisi karbon dioksida lebih dari 30 persen apabila seluruh truk yang dimaksud diganti. 

Angka tersebut merupakan proyeksi perusahaan, bukan hasil pengurangan emisi yang sudah dicapai secara menyeluruh. Contoh ini memperlihatkan bahwa elektrifikasi memiliki peluang mengurangi emisi, tetapi hasil akhirnya bergantung pada jenis kendaraan, pola kerja, dan infrastruktur yang digunakan.

Elektrifikasi Alat Berat Jadi Tantangan Baru Industri Tambang

Mengurangi emisi dari operasional pertambangan tidak cukup hanya dengan mengganti kendaraan bermesin diesel menjadi kendaraan listrik. Perusahaan perlu mempertimbangkan kapasitas angkut, jarak tempuh, medan operasional, waktu pengisian energi, hingga kebutuhan menjaga produktivitas. 

Pada tambang terbuka, misalnya, truk harus mengangkut material dalam jumlah besar melalui jalur yang dapat memiliki tanjakan curam dan kondisi permukaan yang berat.

Karena itu, pengembangan teknologi elektrifikasi dilakukan melalui beberapa pendekatan. Ada kendaraan yang sepenuhnya menggunakan baterai, ada pula sistem trolley assist yang memanfaatkan aliran listrik dari kabel di atas jalur angkut, serta teknologi hibrida yang mengombinasikan penggerak listrik dengan sumber energi lain.

Komatsu, misalnya, mengembangkan sistem trolley assist untuk membantu truk tambang saat melaju menanjak dengan memanfaatkan pasokan listrik dari jaringan kabel. 

Menurut penjelasan perusahaan, sistem ini dapat membantu mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi, sekaligus meningkatkan kecepatan perjalanan pada jalur menanjak tertentu. Namun, manfaatnya bergantung pada kondisi operasi dan penerapan sistem di masing-masing tambang.

Pengalaman internasional tersebut juga memperlihatkan bahwa teknologi elektrifikasi masih perlu diuji sebelum diterapkan secara luas. Pengurangan emisi di lokasi operasi, misalnya, tidak otomatis berarti seluruh jejak karbon menjadi nol. 

Dampak keseluruhan juga dipengaruhi oleh sumber listrik yang digunakan untuk mengisi baterai dan energi yang diperlukan untuk menjalankan sistem pendukungnya.

Mengenal Teknologi EREV dan Potensi Penghematan Energi

Salah satu teknologi yang kini dikembangkan untuk kebutuhan tersebut adalah Extended-Range Electric Vehicle (EREV). Pada sistem ini, motor listrik menjadi penggerak utama kendaraan, sementara mesin berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan listrik. Baterai juga dapat diisi melalui sumber listrik eksternal.

Konfigurasi tersebut berbeda dari sistem penggerak konvensional yang mengandalkan mesin pembakaran sebagai penggerak utama. Dengan menempatkan motor listrik sebagai penggerak, teknologi EREV dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan energi dan membuka peluang peningkatan efisiensi bahan bakar.

Meski demikian, potensi penghematan tidak dapat ditentukan hanya dari jenis teknologinya. Hasilnya perlu dibandingkan dengan kendaraan konvensional dalam kondisi kerja yang setara, termasuk beban angkut, jarak perjalanan, kondisi jalan, durasi operasi, dan konsumsi energi untuk setiap siklus pengangkutan. Pengukuran emisi juga perlu memperhitungkan sumber energi yang digunakan.

Uji lapangan menjadi tahap penting untuk mengetahui apakah keuntungan teknis tersebut benar-benar dapat diwujudkan dalam kegiatan pertambangan. Selain konsumsi bahan bakar, evaluasi perlu mencakup produktivitas, keandalan, daya tahan komponen, kebutuhan perawatan, serta biaya operasional secara keseluruhan.

Truk Komatsu 100 Ton Mulai Diuji di Pertambangan Indonesia

Perkembangan tersebut kini mulai terlihat di Indonesia melalui pengujian Komatsu HD785-7 Hybrid EREV, truk pengangkut tambang berkapasitas kelas 100 ton yang sedang dikembangkan oleh PT Komatsu Marketing & Support Indonesia (KMSI). PT United Tractors Tbk mendukung dimulainya uji lapangan kendaraan tersebut di wilayah pertambangan PT Kideco Jaya Agung, yang dikelola oleh PT Pamapersada Nusantara (PAMA).

PAMA memiliki pengalaman mengoperasikan lebih dari 3.000 unit Komatsu HD785-7 di berbagai proyek. Pengalaman tersebut menjadi salah satu dasar untuk mengevaluasi performa dan daya tahan teknologi EREV dalam kondisi kerja pertambangan yang sebenarnya.

Melalui pengujian di Kideco, data yang dikumpulkan diharapkan dapat menjelaskan potensi teknologi ini dalam meningkatkan efisiensi bahan bakar, produktivitas, keandalan, dan aspek ekonomi operasional. Hasil evaluasi juga akan menjadi bahan penyempurnaan produk sebelum memasuki tahap pengenalan pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi industri pertambangan Indonesia, pengujian ini relevan karena menunjukkan bahwa elektrifikasi mulai dieksplorasi bukan hanya pada kendaraan penumpang, tetapi juga pada alat berat berkapasitas besar. Namun, seberapa besar dampaknya terhadap konsumsi bahan bakar dan emisi masih harus dibuktikan melalui hasil pengujian.

Inti pengembangan Komatsu HD785-7 Hybrid EREV bukan sekadar menghadirkan truk tambang dengan penggerak listrik, melainkan menguji apakah teknologi tersebut mampu mempertahankan produktivitas sekaligus menekan konsumsi energi dan emisi. Jawaban atas pertanyaan itu akan bergantung pada data operasional yang dihasilkan selama pengujian di lapangan. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Nonton Drama The Remarried Empress Episode 1-4 Sub Indo, Kisah Cinta Shin Min Ah dan Lee Jong Suk Dimulai

Link Nonton Drama The Remarried Empress Episode 1-4 Sub Indo, Kisah Cinta Shin Min Ah dan Lee Jong Suk Dimulai

Nonton The Remarried Empress episode 1–4 dengan subtitle Indonesia. Saksikan kisah cinta dan intrik kerajaan yang dibintangi Shin Min Ah dan Lee Jong Suk!
Kebakaran Rumah dan Gudang di Sidoarjo Terbakar

Kebakaran Rumah dan Gudang di Sidoarjo Terbakar

Diduga akibat korsleting listrik, 2 unit rumah dan sebuah gudang barang bekas di kawasan padat penduduk Desa Bluru Kidul, Sidoarjo, ludes terbakar.
Kapolri Soal Anggota Polri Jika Langgar SE Larangan Penggunaan Vape: Kena Hukuman Disiplin Hingga Pidana

Kapolri Soal Anggota Polri Jika Langgar SE Larangan Penggunaan Vape: Kena Hukuman Disiplin Hingga Pidana

Polri menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang larangan penggunaan rokok elektrik Vape untuk anggota hingga seluruh pegawai negeri pada Polri (PNPP) di lingkungan Polri, terhitung sejak 30 Oktober 2026.
DPR RI Harap Konser Andrea Bocelli Sama Seperti Kanye West: Bisa Beri Dampak Pergerakan Ekonomi

DPR RI Harap Konser Andrea Bocelli Sama Seperti Kanye West: Bisa Beri Dampak Pergerakan Ekonomi

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni harap konser penyanyi Andrea Bocelli di Jakarta pada 3 November 2026 turut berdampak terhadap peningkatan ekonomi.
Baru Juga Kembali ke Jalur Kemenangan, Juventus Langsung Ketiban Sial usai Kandaskan Napoli 2-0

Baru Juga Kembali ke Jalur Kemenangan, Juventus Langsung Ketiban Sial usai Kandaskan Napoli 2-0

Juventus langsung mendapatkan kabar buruk seusai kemenangan atas Napoli dengan skor 2-0. Sebab, sejumlah pemainnya dilaporkan mengalami cedera.
Bisnis Narkoba Pakai Uang Palsu di Kampung Ambon Jakbar, Pelaku: Rencana Mau Beli Lagi Rp20 Juta

Bisnis Narkoba Pakai Uang Palsu di Kampung Ambon Jakbar, Pelaku: Rencana Mau Beli Lagi Rp20 Juta

Seorang pria berinisial NA (31) harus berurusan dengan pihak berwajib setelah kedapatan mengedarkan uang palsu. 

Trending

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT