News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beredar Bungkus Rokok Bergambar Anies-Cak Imin di Jembrana Bali, Jurkam AMIN Tuding Ada Kampanye Hitam

Juru Kampanye (Jurkam) Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (Timnas AMIN) Bali, Ahmad Baraas, merespons soal beredarnya rokok bergambar calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1 di sejumlah wilayah di Kabupaten Jembrana, Bali. 
Rabu, 20 Desember 2023 - 12:37 WIB
Beredar bungkus rokok bergambar Anies-Cak Imin di Jembrana Bali, Jurkam AMIN tuding ada kampanye hitam
Sumber :
  • Aris-tvOne

Denpasar, tvOnenews.com - Juru Kampanye (Jurkam) Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (Timnas AMIN) Bali, Ahmad Baraas, merespons soal beredarnya rokok bergambar calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1 di sejumlah wilayah di Kabupaten Jembrana, Bali. 

Dalam rokok tersebut, selain memuat gambar pasangan Anies-Cak Imin, kemasan rokok filter itu juga memuat logo Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan tulisan "Indonesia Adil Makmur untuk Semua”. Kemasan rokok tersebut juga tidak memiliki pita cukai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baraas mengatakan sebenarnya rokok tersebut itu beredar di media sosial atau kiriman lewat jejaring WhatsApp dan belum tentu beredar di Bali.

"Itu (beredar) di media sosial saja. Rokoknya enggak ada. Kan banyak dikirim lewat WhatsApp atau apa. Tapi rokoknya enggak ada. Saya enggak tahu apa itu editan atau apa. Belum pasti itu (beredar di Bali)," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (19/12/2023).

Pihaknya juga menegaskan dari tim kampanye pusat AMIN tidak ada mengirimkan alat peraga kampanye (APK) berupa foto di rokok yang memasang gambar Anies-Cak Imin.

"Pertama, tim kampanye AMIN di pusat itu tidak ada mengirim alat peraga kampanye berupa foto yang menggunakan rokok kemudian memasang gambar AMIN. Itu tidak pernah ada. Kami tidak pernah terima. APK seperti itu tidak ada," ujarnya.

"Kedua, ini kan banyak orang yang melakukan black campaign (kampanye hitam) terhadap lawan-lawan yang dianggap potensial untuk menang," lanjutnya.

Ia juga menilai dengan adanya rokok bergambar calon capres-cawapres nomor 1 itu ada unsur kampanye hitam.

"Iya (ada black campaign) dari pihak lain. Kita enggak tahu siapa yang membuat itu. Yang jelas itu orang yang ingin men-downgrade elektabilitasnya AMIN," kata dia. 

"Kita tidak pernah mengedarkan itu. Jadi kita baru tahu (sebelumnya), belum tahu. Setelah dikasih tahu tadi, kita konfirmasi kepada teman-teman di pusat tidak ada produk alat peraga kampanye yang menggunakan bungkus rokok seperti itu," ujarnya.

Sementara itu, dari Timnas AMIN pusat juga merespons soal itu biasa-biasa saja. Karena memang tidak mengeluarkan APK semacam tersebut.

"Iya biasa-biasa sajalah. Artinya biasa-biasa saja kita. Artinya yang jelas kita tidak mengeluarkan APK itu terus ada yang melakukan seperti itu. Tidak tahu maksudnya apa. Tapi yang jelas kalau saya tangkap itu ada unsur black campaign-nya. Masalah rokok kan pro kontra. Ada unsur untuk mengadu domba, untuk memecah belah dukungan," terangnya. 

Terkait ada logo PKB di bungkus rokok tersebut, kata dia, pihaknya meminta agar mengkonfirmasi ke DPW PKB Bali.

Saat ditanya dengan adanya hal tersebut apakah akan berpengaruh ke elektabilitas suara pasangan AMIN di Bali, pihaknya menyatakan kalau soal itu tidak begitu saja langsung berpengaruh ke elektabilitas.

Dikonfirmasi terpisah, Pande Made Ady Muliawan selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jembrana mengatakan bahwa memang pihaknya telah mendapatkan laporan beredarnya bungkus rokok yang bergambar capres-cawapres nomor urut 1 di Jembrana, Bali.

"Saya sudah instruksikan ke jajaran di kecamatan dan desa untuk melakukan penelusuran. Jadi peristiwanya seperti apa, lokasinya di mana, siapa yang memberikan, tujuannya apa, siapa yang menerima, masih kita telusuri. Apakah kemudian itu boleh atau tidak," kata Pande. 

"Saya belum bisa memastikan karena rokok ini dalam pemahaman kami adalah bahan kampanye. Cuma bahan kampanye itu sudah disebutkan hanya 12 item. Rokok itu tidak termasuk di sana. Yang paling mendekati itu makanan atau minuman. Apakah rokok itu masuk ke dalam kategori makanan dan minuman itu. Nah, ini harus kita kaji dulu," jelasnya.

Pihaknya juga menyatakan telah menerima gambar peredaran bungkus rokok tersebut yang beredar di Jembrana, Bali.

"Kita sudah menerima (informasi) dari teman-teman media. Ada dua atau tiga media yang menghubungi saya. Kemudian Bawaslu Provinsi Bali juga sudah disampaikan ke kami terkait dengan penyebaran rokok yang bergambar paslon," ungkapnya. 

Pihaknya juga belum mengetahui apakah bungkus itu sudah banyak beredar atau tidak di wilayah Jembrana, Bali. 

Menurutnya, adanya bungkus rokok bergambar capres-cawapres tersebut bisa saja pelanggaran bagi yang mengedarkan dan bisa berpotensi pidana.

"Saya kira bisa berpotensi menjadi pidana pemilu, kalau menurut saya, administrasi atau pidana. (Bisa dipidana) 2 tahun denda Rp24 juta kalau memang nanti terbukti pemberian uang atau materi lainnya untuk mempengaruhi pemilih," terang dia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Ketua DPW PKB Bali Bambang Sutiyono saat dikonfirmasi belum merespons soal adanya bungkus rokok yang berlogo Partai PKB tersebut. (awt/nsi) 

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Tampil di leg kedua, Maarten Paes menjadi kiper utama Ajax menantang Shelbourne FC di Tolka Park, Jumat (14/8/2026) dini hari WIB. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT