News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasokan Kurang, Harga Cabai Rawit di Mataram Naik Hampir Dua Kali Lipat

kenaikan harga cabai rawit tersebut dipicu karena pasokan berkurang yang disebabkan faktor perubahan cuaca dengan masuknya musim hujan.
Sabtu, 17 Februari 2024 - 11:11 WIB
Harga cabai di pasar tradisional naik
Sumber :
  • Antara

Mataram, tvOnenews.com - Harga cabai rawit pada sejumlah pasar tradisional di Mataram, mengalami kenaikan dari Rp30 ribu per kilogram menjadi Rp55 ribu per kilogram akibat kurang pasokan.

"Mulai dari harga RpRp30 ribu per kilogram menjadi Rp35 ribu naik lagi jadi Rp44 ribu, naik lagi Rp50 ribu dan kini menjadi Rp55 ribu per kilogram," sebut Kepala Bidang (Kabid) Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram Sri Wahyunida di Mataram, Jumat (16/2/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara untuk harga cabai merah besar dan cabai merah keriting saat ini masih bertahan pada angka Rp60 ribu per kilogram dan berada di atas harga normal sekitar Rp25 harga per kilogram.

Menurut Sri, kenaikan harga cabai rawit tersebut dipicu karena pasokan berkurang yang disebabkan faktor perubahan cuaca dengan masuknya musim hujan.

"Dengan demikian, produksi beberapa kabupaten/kota penghasil cabai di daerah ini mulai menurun sehingga memicu kenaikan harga," katanya.

Terkait dengan itu, pihak sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait diantaranya Dinas Perdagangan Provinsi NTB agar dapat mendatang cabai dari luar daerah sebagai bagian upaya stabilkan harga agar tidak memicu inflasi.

"Minggu lalu, saya studi tiru ke luar daerah dan terlihat cabai petani di Pulau Jawa sudah hampir merah dan siap panen. Jika cabai dari luar daerah bisa masuk, maka itu bisa menekan harga cabai di kota ini," katanya.

Selain itu, Sri juga sudah melakukan koordinasi dengan Bank Indonesia (BI) untuk melakukan operasi pasar murah (OPM) terkait beberapa komoditas pertanian terutama cabai.

BI memiliki banyak binaan petani hortikultura yang dapat dilibatkan untuk melaksanakan OPM guna membantu dan meningkatkan daya beli masyarakat.

"Jika OPM bisa dilaksanakan, maka masyarakat bisa membeli cabai dan komoditas pertanian lainnya dengan harga yang lebih murah sebab yang menjual adalah petani langsung binaan BI," katanya.

Di samping itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kota Mataram agar dapat mengoptimalkan kegiatan pasar tani.

"Dinas Pertanian juga punya komoditas petani hortikultura yang bisa dilibatkan, agar harga jual bisa lebih murah dibandingkan tradisional," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk menyikapi kenaikan harga cabai tersebut, Sri, berharap masyarakat tidak panik "buying" sebab hal itu bisa memicu kenaikan harga.

"Sebaliknya, jadilah konsumen cerdas dengan belanja sesuai kebutuhan agar harga bisa terjangkau," katanya. (ant/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Marc Marquez membawa misi khusus pada MotoGP Indonesia 2026 dengan tekad mengakhiri rentetan hasil buruknya di Sirkuit Mandalika.
Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

PT Jasaraharja Putera membukukan laba bersih sekitar Rp234,49 miliar pada kinerja keuangan tahun 2025.
Resmi! Mitchel Bakker Gabung Klub Kasta Teratas Eropa dan Tantang Pilar Timnas Indonesia di Laga Debut

Resmi! Mitchel Bakker Gabung Klub Kasta Teratas Eropa dan Tantang Pilar Timnas Indonesia di Laga Debut

Sempat dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Mitchel Bakker resmi bergabung dengan klub kasta teratas Liga Belanda, NEC Nijmegen, setelah berpisah dengan Atalanta.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Apa Kabar Mees Hilgers yang Lama Menepi karena Cedera ACL? Ngaku Sudah Kontak John Herdman

Apa Kabar Mees Hilgers yang Lama Menepi karena Cedera ACL? Ngaku Sudah Kontak John Herdman

Kabar segar menghampiri lini pertahanan Timnas Indonesia. Bek tangguh Mees Hilgers menyuarakan optimismenya untuk bisa kembali mengenakan jersey Merah Putih ...
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT