News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

krisis Air Meluas di Sikka Warga berebut air bantuan BPBD

Warga terdampak yang sudah lama menunggu dengan ratusan jerigen, langsung menyerbu dan berebut air bersih bantuan yang didistribusikan oleh pihak BPBD setempat.
Jumat, 11 Oktober 2024 - 20:13 WIB
Pihak BPBD setempat distribusikan air bersih ke warga
Sumber :
  • Oktavianus Fredi Koban

Sikka, tvOnenews.com - Puncak Musim Kemarau menyebabkan krisis air melauas di 4 Kecanatan di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. 

Akibatnya, warga terdampak yang sudah lama menunggu dengan ratusan jerigen, langsung menyerbu dan berebut air bersih bantuan yang didistribusikan oleh pihak BPBD  setempat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami susah air pak. Kami sudah menunggu mulai tadi karena ada infomasi tim Penanggulan Bencan akan datang bawah air untuk kami," kata Rasdiana Nona Densi, warga dusun Koro sembari mengisi air dalam jerigen miliknya. 

Selama ini, papar mama Densi, warga saling berebut air di wilayah mereka yang disalurkan melalui jaringan perpipahan. Namun karena kemarau panjang, debit air mengering sehingga sebagai warga tidak kebagian air. 

"Terkadang kami hampir berkelahi karena tidak kebagian air dari jaringan perpipahan. Karena debit mulai mengering," kisahnya. 

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD), Ke empat kecamatan yang kini mengalami krisis air bersih masing-masing, Kecamatan Magepanda, Bola, Kangae, Talibura. 

"Data kita saat ini krisis air meluas di empat Kecamatan akibat kemarau panjang yang hingga kini masih terjadi," papar yulens siswanto, penata Penanggulangan Bencana ahli Muda BPBD Sikka. 

Dijelaskan Yulens, akibat kemarau panjang, hampir sebagain debit air di kecamatan yang terdampak, mengalami penurunan drastis. Selain itu juga akibat erupsi gunung lewotobi yang menyebabkan sumber mata air terpapar abu vulkanik. 

"Di Kecamatan Talibura misalnya, selain debit air menurun, sebagaian besar sumbet mata air sudah terpapar abu vulkanik gunung lewotobi . Bahkan ada sumber mata air yang mengering," jelas Yulens. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yulens menambahkan, pihaknya meminta agar pemerintah kecamatan hingga desa lebih pro aktiv melihat kondisi warga di lapangan terkiat dengan krisis air bersih saat ini. 

"Kami berharap pemerintah desa bisa buatkan laporan jika ada warga yang kesulitan air sehingga kami segera mengirimkan bantuan air bersih," pintahnya. (ofk/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akademisi: PLTP Ungaran Perkuat Pasokan Listrik dan Pertumbuhan Ekonomi Jateng

Akademisi: PLTP Ungaran Perkuat Pasokan Listrik dan Pertumbuhan Ekonomi Jateng

Menurut Pri, pengembangan panas bumi juga dapat memperkuat keragaman sumber energi terbarukan
Hadapi Kekurangan Penyuluh KB, BKKBN Jatim Optimalkan TPK Sebanyak 93 Orang

Hadapi Kekurangan Penyuluh KB, BKKBN Jatim Optimalkan TPK Sebanyak 93 Orang

Keterbatasan jumlah PKB masih menjadi tantangan bagi BKKBN Jawa Timur dalam menjalankan program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga.
Goodbye Messi, La Pulga Akan Tampil di Laga Perpisahan Timnas Argentina, Catat Jadwalnya

Goodbye Messi, La Pulga Akan Tampil di Laga Perpisahan Timnas Argentina, Catat Jadwalnya

Lionel Messi dipastikan masuk skuad Argentina untuk laga perpisahan bersama tim nasional. La Albiceleste dijadwalkan menghadapi Benin pada 6 Oktober, sekaligus.
Sudah Lupakan Red Sparks, Megawati Hangestri Ingin Fokus Bidik Juara Bersama Hyundai Hillstate

Sudah Lupakan Red Sparks, Megawati Hangestri Ingin Fokus Bidik Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate. Setelah sukses di Proliga 2026, Megatron kini membidik trofi V-League 2026/2027.
Karier Makin Moncer, 4 Zodiak ini Paling Hoki Besok 17 September 2026

Karier Makin Moncer, 4 Zodiak ini Paling Hoki Besok 17 September 2026

4 zodiak paling beruntung soal karier besok 17 September 2026. Virgo, Leo, Scorpio, dan Capricorn berpeluang menemukan momentum baru di pekerjaan.
ICA-CEPA Masuk Tahap Implementasi, Airlangga Bidik Lonjakan Ekspor RI ke Kanada hingga US$11,8 Miliar

ICA-CEPA Masuk Tahap Implementasi, Airlangga Bidik Lonjakan Ekspor RI ke Kanada hingga US$11,8 Miliar

Indonesia mulai menggeser fokus hubungan dagang dengan Kanada dari sekadar penyelesaian perjanjian menuju tahap yang lebih konkret, yaitu implementasi.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

Erwin dan Fakhry kemudian menyetorkan uang tersebut kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang diduga juga termasuk salah satu orang kepercayaan Nusron Wahid.
Resmi Menjabat, Menkeu Suahasil Nazara Ucapkan Terima Kasih saat Bertemu Purbaya

Resmi Menjabat, Menkeu Suahasil Nazara Ucapkan Terima Kasih saat Bertemu Purbaya

Prosesi serah terima jabatan Menkeu Purbaya ke Suahasil Nazara, berlangsung di Aula Mezzanine, Kementerian Keuangan, Jakarta pada Selasa (15/9).
Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Tiga berita jadi sorotan pembaca tvOnenews.com Selasa (15/9), mulai dari respons putra Purbaya Yudhi Sadewa usai sang ayah dicopot hingga Megawati Hangestri.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

KPK mengatakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menerima uang Rp1,5 miliar dari Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT