GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mabuk, Seorang Pria Tikam WNA Norwegia Saat Live TikTok di Bali

Lucipher Daldorf (31), WNA asal Norwegia menjadi korban penikaman seorang pria bernama Sandy Gebril William Toreh (19) asal Tomohon Utara, Sulawesi Utara.
Selasa, 29 Oktober 2024 - 13:52 WIB
Pelaku saat diamankan di Mapolsek Mengwi, Bali, Selasa (29/10).
Sumber :
  • Kapolsek Mengwi

Badung, tvOnenews.com - Seorang pria Warga Negara Asing (WNA) asal Norwegia, bernama Lucipher Daldorf (31) menjadi korban penikaman seorang pria bernama Sandy Gebril William Toreh (19) asal Kecamatan Tomohon Utara, Kabupaten Tomohon, Sulawesi Utara.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah minimarket yang berlokasi di Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, pada Selasa (15/10) sekitar pukul 23.00 WITA. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Mengwi, Kompol I Ketut Adnyana mengatakan, peristiwa itu dilaporkan oleh korban pada Rabu (16/10) sekitar pukul 14.30 WITA.

"Pelaku mengayunkan pisau dapur berkali-kali ke arah korban yang mengenai kedua punggung tangan korban," kata Kompol Adnyana, Selasa (29/10).

Kronologisnya, pada Selasa (15/10) sekitar pukul pukul 21.00 WITA, pelaku sedang minum-minum keras dengan teman-temannya di sebuah warung yang berlokasi di depan coffee shop di dekat TKP.

Lalu, pelaku sudah mulai berbicara ngawur karena mabuk dan salah satunya mengatakan bahwa seseorang yang duduk di sebuah minimarket yaitu korban, tidak bisa mati-mati.

Selanjutnya, salah satu saksi melihat bahwa pelaku mengambil sebilah pisau di dapur atau kitchen di coffee shop dan pelaku mengacungkan jari tengah kepada korban sambil mengatakan "i kill you”, dan berkata kasar "fuck off”, sembari menaikkan baju untuk memperlihatkan sebilah pisau yang berada di pinggangnya. 

Kemudian, salah satu saksi mengamankan pisau tersebut dan lalu mengantar pelaku pulang ke rumahnya di Jalan Pantai Kedungu, di Kabupaten Tabanan. Namun, sekitar pukul 22.00 WITA pelaku kembali datang seorang diri ke TKP dengan menggunakan sepeda motor dan saat itu salah satu saksi yang sedang duduk di minimarket mendengar pelaku mengatakan bahwa bule itu nggak bisa mati.

Selanjutnya, pelaku bertemu dengan korban dengan jarak kurang lebih dua meter dan kembali mengatakan "i kill you”. Lalu, saksi sempat melerai tetapi pelaku berbalik badan yang ternyata mengambil sebilah pisau yang dibawa dari rumahnya.

Kemudian, pelaku mengayunkan pisau sebanyak tiga kali kepada korban yang mengakibatkan satu luka robek pada tangan kanan dan dua luka robek pada tangan kiri, dan untungnya korban sempat berlari ke arah gang yang coba dikejar oleh pelaku tetapi tidak terkejar dan pelaku menaiki sepeda motornya lalu pergi. 

"Motifnya pelaku merasa tersinggung saat korban live tiktok, korban mengira pelaku menertawakannya," imbuhnya.

Sementara, korban mengalami satu luka terbuka pada punggung tangan kanan dan dua luka terbuka pada punggung tangan kiri.

Lewat laporan korban, akhirnya pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan pelaku berhasil ditangkap di Addicted Coffee Tatto dan Barber, di Jalan Pantai Seseh, Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil interogasi, pelaku mengaku saat itu datang ke Addicted Coffe dengan membawa anggur kolesom yang sebelumnya dibeli dari warung. Lalu, saat sampai di sana, pelaku minum sambil mengobrol dengan salah satu karyawan addicted coffe dan berapa menit kemudian korban datang dan duduk di sebelah kiri pelaku.

Kemudian, korban berjalan-jalan di seputaran Addicted Coffe dan duduk kembali. Setelah itu, pelaku melihat korban bermain handphone sambil menoleh ke arah pelaku sambil tertawa-tawa dengan bahasa yang tidak dimengerti oleh pelaku, dan di sanalah pelaku merasa tersinggung.
 
Lewat tindakannya, pelaku disangkakan Pasal 351 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal dua tahun delapan bulan penjara. (awt/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT