GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Luar Biasa, Stok Beras NTB Mencapai 30 Bulan

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melaporkan stok cadangan beras yang dimiliki saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama 30 bulan atau setara 2,5 tahun ke depan.
Rabu, 17 Desember 2025 - 23:00 WIB
Arsip - Pimpinan Wilayah Bulog NTB Mara Kamin Siregar (tengah) memeriksa stok beras yang tersimpan dalam gudang di Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melaporkan stok cadangan beras yang dimiliki saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama 30 bulan atau setara 2,5 tahun ke depan.

"Meski NTB surplus pangan, peningkatan pengadaan tetap penting sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana, fluktuasi harga, dan kerawanan pangan di sejumlah wilayah," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB Aidy Furqan di Mataram, Rabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Total cadangan beras saat ini mencapai 160.700 ton yang terdiri atas cadangan beras pemerintah atau CBP sebanyak 158.849 ton dan stok komersial sekitar 1.852 ton.

Cadangan beras sebanyak itu bukan untuk seluruh populasi penduduk melainkan diperuntukkan bagi kelompok tertentu, seperti penerima batuan sosial beras.

Pada 2025, jumlah penerima manfaat bantuan sosial beras di Nusa Tenggara Barat sebanyak 521.185 keluarga. Jika setiap keluarga penerima manfaat memperoleh 10 kilogram beras setiap bulan, maka cadang beras sebanyak 160.700 ton tersebut akan habis selama 2,5 tahun ke depan.

Ratusan ribu ton beras tersebut disimpan pada gudang-gudang Bulog NTB. Selain beras, perusahaan pelat merah itu juga mengelola stok gula, minyak goreng, serta jagung pipilan yang sebagian telah disalurkan untuk kebutuhan peternak dan antar wilayah.

"Ketahanan pangan tidak hanya diukur dari ketersediaan stok, tetapi juga keterjangkauan harga dan pola konsumsi masyarakat," ujar Aidy.

Lebih lanjut ia menyampaikan harga beras medium dan premium di Nusa Tenggara Barat masih berada dalam kisaran harga eceran tertinggi.

Sedangkan, komoditas minyak goreng masih memerlukan perhatian khusus akibat permintaan konsumen yang cenderung meningkat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB Muhamad Riadi menyoroti pentingnya peningkatan serapan gabah sebagai instrumen penyangga harga di tingkat petani.

Berdasarkan data Kerangka Sampel Area (KSA) tahun 2025, produksi padi NTB mencapai 1,69 juta ton gabah kering giling atau setara sekitar 965.644 ton beras.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Riadi menilai serapan Bulog masih perlu ditingkatkan agar mampu mengamankan harga saat musim panen raya.

"Ketika harga terjamin dan biaya produksi menurun, petani akan dengan sendirinya meningkatkan produksi. Ini menjadi kunci keberlanjutan swasembada pangan," pungkas Riadi.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Tegaskan Bung Karno Milik Seluruh Bangsa: Maaf, Bukan Satu Partai!

Prabowo Tegaskan Bung Karno Milik Seluruh Bangsa: Maaf, Bukan Satu Partai!

Presiden Prabowo mengaku banyak mempelajari pemikiran dan ajaran Bung Karno. Sehingga, Prabowo pun menegaskan bahwa Presiden RI ke-1 itu bukanlah milik satu partai saja.
Media Malaysia Heboh Sendiri, Kaitkan Mees Hilgers ke Selangor FC

Media Malaysia Heboh Sendiri, Kaitkan Mees Hilgers ke Selangor FC

Media Malaysia kaitkan Mees Hilgers dengan Selangor FC. Bek Timnas Indonesia itu langsung jadi sorotan di tengah nasibnya dengan FC Twente yang belum jelas.
KDM Beberkan 3 Faktor Penyebab Utama Membuat Nasib Buruh Perkebunan BUMN Jadi Prihatin

KDM Beberkan 3 Faktor Penyebab Utama Membuat Nasib Buruh Perkebunan BUMN Jadi Prihatin

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM mengaku sangat prihatin terhadap nasib buruh perkebunan milik BUMN. Bahkan KDM sebut upah buruh tersebut
Sempat Bikin Orangtua Khawatir, Tabiat Asli Ocha Siswi Viral yang Protes Juri LCC MPR RI Diungkap Orang Terdekat

Sempat Bikin Orangtua Khawatir, Tabiat Asli Ocha Siswi Viral yang Protes Juri LCC MPR RI Diungkap Orang Terdekat

Sosok Ocha mendadak viral setelah keberaniannya memprotes keputusan juri dalam final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI. Sang ayah ungkap kebiasaannya.
HUT ke-84, Jusuf Kalla Singgung Perdamaian: Tidak Boleh Diumbar

HUT ke-84, Jusuf Kalla Singgung Perdamaian: Tidak Boleh Diumbar

Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla atau JK menyampaikan bahwa dirinya masih terlibat dalam upaya perdamaian konflik di dua negara. Hal itu
Daftar 6 Pemain Diaspora yang Diprediksi Masuk Radar John Herdman untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar 6 Pemain Diaspora yang Diprediksi Masuk Radar John Herdman untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

John Herdman memberi kode memantau enam pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia, dan AS untuk proyek regenerasi Timnas Indonesia, siapa saja sosoknya?

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT