News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Hari Usai Terima Surat Utang Rp750 Juta, Rumah Warga Bali Dilempar Bom Molotov: Awas, Jangan Coba Uji Kami!

Rumah warga di Pererenan, Badung, Bali, diteror bom molotov tiga hari setelah menerima surat penagihan utang Rp750 juta. Kasus dilaporkan ke polisi. Isinya
Rabu, 23 September 2026 - 17:13 WIB
3 Hari Usai Terima Surat Utang Rp750 Juta, Rumah Warga Bali Dilempar Bom Molotov: Awas, Jangan Coba Uji Kami!
Sumber :
  • ist

Dua Orang Terekam CCTV Lempar Bahan Peledak

Pada Senin dini hari, kamera CCTV merekam dua orang berpakaian gelap berjalan mendekati rumah korban. Keduanya tampak menutupi bagian tubuh sehingga identitas mereka belum diketahui.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah seorang kemudian terlihat menyalakan benda yang dibawanya sebelum melemparkannya ke arah bagian depan rumah. Sesaat kemudian kobaran api muncul dan mengenai area bangunan.

Setelah melakukan aksi tersebut, kedua orang itu langsung meninggalkan lokasi.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski begitu, bagian depan bangunan mengalami dampak akibat api. Dinding di samping pintu kaca terlihat menghitam dan mengelupas setelah terkena sambaran panas.

Garis polisi kemudian dipasang di sekitar tempat kejadian perkara. Saat lokasi didatangi pada Rabu (23/9/2026), bekas kebakaran masih terlihat.

Korban disebut mengalami trauma setelah kejadian. Ketika ditemui, IMD memilih tidak memberikan keterangan dan menyerahkan proses penanganan kepada kepolisian.

Kasus teror dan intimidasi tersebut telah dilaporkan ke Polsek Mengwi dengan Nomor: B/100/IX/RES.1.24/2026/Reskrim.

VIral, Rumah Warga Bali Diteror Bom Molotov, 2 Pelaku Terekam CCTV hingga Tinggalkan Surat Utang
VIral, Rumah Warga Bali Diteror Bom Molotov, 2 Pelaku Terekam CCTV hingga Tinggalkan Surat Utang
Sumber :
  • ist

Penagihan Utang Berujung Permintaan Bitcoin

Persoalan semakin berkembang setelah tim kuasa hukum korban mencoba menghubungi kontak Telegram yang tercantum dalam surat.

Kuasa hukum korban, Juanda Albert Mandena, mengatakan pihak yang dihubungi justru meminta pembayaran menggunakan Bitcoin. Kondisi tersebut membuat pihaknya kesulitan melacak identitas pemilik akun.

"Waktu itu pernah kami kontak, cuma dia ini suruh bayar lewat Bitcoin. Jadi kami nggak bisa tracking juga siapa pemiliknya," kata Juanda.

Juanda membenarkan adanya hubungan kerja sama bisnis antara korban dengan pihak yang disebut berkaitan dengan penagihan. Namun, ia mempersoalkan cara penyelesaian yang digunakan karena menurutnya persoalan bisnis semestinya dibicarakan dan dinegosiasikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memang ada hubungan kerja sama, cuma kalau ada hubungan kayak gitu kan kita bicarakan, kita duduk, kita negosiasi kan. Tapi kalau dengan cara seperti ini kan enggak aman, ini cara-cara premanisme sampai lempar bom molotov," ujarnya.

Mengenai angka Rp750 juta, Juanda menyebut nominal yang tertulis dalam surat tidak sesuai dengan nilai sebenarnya menurut pihak korban. Ia menduga angka tersebut telah dinaikkan dari nilai yang tercantum dalam kerja sama bisnis.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gus Ipul Bantah Tudingan Aliran Uang hingga Rp480 Miliar di Muktamar NU: Itu Fitnah

Gus Ipul Bantah Tudingan Aliran Uang hingga Rp480 Miliar di Muktamar NU: Itu Fitnah

Gus Ipul membantah tudingan aliran dana Rp480 miliar dalam Muktamar Ke-35 NU di Jombang. PBNU mempertimbangkan somasi terhadap pihak yang menyebarkan tudingan.
Beda Venue Pertandingan Versi Persib dan AFC, Di Mana Maung Bandung Jamu Thee Cong-Vietter di ACL 2?

Beda Venue Pertandingan Versi Persib dan AFC, Di Mana Maung Bandung Jamu Thee Cong-Vietter di ACL 2?

Persib sempat menggunakan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung sebagai kandang ketika menjamu Manila Diggers di babak play off AFC Champions League Two 2026-2027 akhir Agustus lalu.
Antrean BBM Masih Terus Terjadi, Pengamat: Mobilitas Logistik Nasional Masih Andalkan Truk

Antrean BBM Masih Terus Terjadi, Pengamat: Mobilitas Logistik Nasional Masih Andalkan Truk

Pengamat transportasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Deddy Herlambang, mengatakan sejauh ini masih belum terdapat perubahan signifikan terhadap pola perjalanan logistik nasional.
Soal Gerakan Wujudkan Indonesia Emas, Wakil MPR RI: Harus Tanpa Bandar Narkoba

Soal Gerakan Wujudkan Indonesia Emas, Wakil MPR RI: Harus Tanpa Bandar Narkoba

Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), mengajak generasi muda menjadi bagian penting dari gerakan mewujudkan Indonesia Emas tanpa bandar narkoba.
Lihai Banget! Aksi Wanita Curi Raket Padel Rp30 Juta Kurang 1 Menit di Bekasi, Terekam CCTV hingga Berakhir Ditangkap

Lihai Banget! Aksi Wanita Curi Raket Padel Rp30 Juta Kurang 1 Menit di Bekasi, Terekam CCTV hingga Berakhir Ditangkap

Tiga pelaku aksi pencurian raket padel premium seharga Rp30 juta yang viral terekam kamera CCTV di Bekasi Selatan, Kota Bekasi berakhir ditangkap oleh polisi.
Kompolnas Ungkap Hasil Pendalaman terkait Kematian Winda Lorenza: Tak Ada Tanda Kekerasan

Kompolnas Ungkap Hasil Pendalaman terkait Kematian Winda Lorenza: Tak Ada Tanda Kekerasan

Usai mendalami kematian Winda Lorenza yang ditemukan dengan luka tembak di kepala, Kompolnas mengungkap hasil pemeriksaan tak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.

Trending

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Pevoli China, Zhong Hui yang menggantikan Megawati Hangestri sebagai pemain Asia di Red Sparks, mendapatkan banyak dukungan dari volimania jelang bergulirnya Liga Voli Korea 2026-2027.
Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Video mesum a day in my life berseliweran di medsos, dengan banyak potongan pendek video. Namun hal ini masih menunggu keterangan selanjutnya dari Kepolisian.
Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Kurang lebih setahun dijaga oleh Ko Hee-jin, kini nomor punggung 8 milik Megawati Hangestri di Red Sparks secara resmi diberikan kepada pemain lain musim depan.
Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Inilah kumpulan fakta dari kasus Savanna Azzahra atau Anne, gadis yang kakaknya akui berselingkuh dengan calon suaminya hanya H-3 sebelum prosesi pernikahan.
Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, merasa cukup beruntung dengan kembalinya para pemain diaspora ke skuadnya. Meski begitu, Jay Idzes dan Dony Tri Pamungkas gagal tampil akibat cedera.
Hillstate Harus Bayar Rp7 Miliar Per Musim Hanya untuk Duetkan Jordan Wilson dan Megawati Hangestri? Ini Detailnya

Hillstate Harus Bayar Rp7 Miliar Per Musim Hanya untuk Duetkan Jordan Wilson dan Megawati Hangestri? Ini Detailnya

Kurang lebih Rp7 miliar dana yang harus dikeluarkan Hyundai Hillstate pada musim depan demi menduetkan Megawati Hangestri dengan Jordan Wilson di V-League.
Pasangan Sesama Jenis Pembuat Video Mesum "A Day in My Life" Jalin Hubungan Usai Berkenalan di Media Sosial

Pasangan Sesama Jenis Pembuat Video Mesum "A Day in My Life" Jalin Hubungan Usai Berkenalan di Media Sosial

Pasangan sesama jenis yang membuat video mesum bertajuk “A Day in My Life” ternyata menjalin hubungan. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT