GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Fakta Unik Patung Garuda Wisnu Kencana di Bali, Salah Satunya Jadi Patung Tertinggi Kedua di Dunia

Tak terhitung jumlah, Indonesia memiliki begitu banyak warisan budaya dan kesenian yang sangat berharga. Tak heran jika bangunan unik bernilai seni tinggi banyak ditemui di sini. Salah satunya adalah Garuda Wisnu Kencana.
Jumat, 24 Juni 2022 - 16:35 WIB
Patung Garuda Wisnu Kencana
Sumber :
  • ANTARA

Bali - Tak terhitung jumlah, Indonesia memiliki begitu banyak warisan budaya dan kesenian yang sangat berharga. Tak heran jika bangunan unik bernilai seni tinggi banyak ditemui di sini. Salah satunya adalah Garuda Wisnu Kencana.

Patung Garuda Wisnu Kencana terletak di Bukit Unggasan, Jimbaran, Bali. Patung ini dirancang oleh pematung kondang di Bali yakni I Nyoman Nuarta. Diketahui, patung Garuda Wisnu Kencana merupakan simbol dari misi penyelamatan lingkungan dan dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

5 Fakta Unik Patung Garuda Wisnu Kencana di Bali

Patung Garuda Wisnu Kencana memiliki keunikan yang menjadikannya ikon Pulau Dewata. Diketahui, patung ini dibuat dari campuran tembaga dan baja mencapai berat 4.000 ton dan memiliki ketinggian 75 meter dengan ukuran lebar 60 meter. Mari kita kupas ada keunikan apa saja dari patung ini, simak terus ya!

  • Memiliki Mata Air Abadi

Di area Garuda Wisnu Kencana, Anda akan menemukan sumber mata air keramat yang diberi nama Pura Somaka Giri. Keunikan dari mata air ini adalah tidak pernah kering walaupun di musim kemarau sekalipun. Uniknya lagi, mata air ini ternyata sudah ada sebelum GWK dibangun.

Perlu Anda ketahui juga bahwa Anda tidak boleh sembarangan memakainya. Pastikan Anda sudah meminta izin pada pemangku adat jika ingin menggunakan mata air suci dan keramat ini. Konon, dengan memakai air ini bisa mengabulkan doa-doa Anda.

Banyak pengunjung GWK yang tidak tahu bahwa bangunan patung ini terdiri dari 30 lantai. Pengunjung bisa masuk ke dalam, namun hanya bisa naik sampai di lantai 23. Lantai 23 ini setara dengan tinggi bahu Garuda Wisnu Kencana. 

Alasan dibalik tidak diperbolehkannya naik ke lantai 30 yaitu lantai tersebut merupakan puncak GWK yang setara dengan kepala Dewa Wisnu. Bagian kepala patung ini dianggap suci jadi orang tidak bisa sembarangan menginjaknya.

  • Kesulitan Memasang Sayap Garuda 

Fakta menarik lainnya adalah sulitnya memasang sayap Garuda. Sayap ini sendiri memiliki panjang sekitar 64 m, maka itu untuk memasangnya diharuskan menunggu cuaca dalam keadaan baik. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari angin kencang pada ketinggian.

Salah satu keunikan patung Garuda Wisnu Kencana adalah ketinggiannya yang mencapai 121 m dari permukaan tanah. Ketinggian ini bahkan melebihi tinggi ikon New York di Amerika Serikat yaitu Patung Liberty yang hanya memiliki ketinggian 96 m dari permukaan tanah.

Jika dibandingkan dengan Liberty, GWK juga memiliki luas areal yang jauh lebih luas yaitu delapan kali luas areal Liberty. Menakjubkan ya!

  • Pembangunan Menghabiskan Waktu Selama 28 Tahun

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Patung Garuda Wisnu Kencana dinilai sebagai mahakarya dunia. Tak heran, pembuatan patung ini membutuhkan waktu yang lama yaitu sekitar 28 tahun. Patung ini dibuat saat perancangnya yang bernama I Nyoman Nuarta masih berusia muda.

Proses pembangunan selama itu disebabkan karena detail dan rumitnya desain dari patung ini. Garuda Wisnu Kencana dibangun setelah mendapat izin dari Presiden Soeharto yaitu pada tahun 1993. Ternyata dibalik kemegahan Garuda Wisnu Kencana, ada berbagai cerita unik dan menarik dibaliknya. (rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atap rumah warga di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah warga, Selasa (17/2).
Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Berdasarkan perhitungan hisab, Kemenag memperkirakan 1 Ramadan 1447 Hijriah secara astronomis berpotensi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.
BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi umumkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.
Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo menyoroti perubahan besar gaya balap Marc Marquez jelang MotoGP 2026. Legenda asal Spanyol itu menilai gaya balap The Baby Alien kini lebih halus.
Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Agen Jurgen Klopp ungkap kliennya menolak tawaran Manchester United (MU) dan Chelsea. Peluang latih Timnas Inggris sempat terbuka sebelum ia gabung Red Bull.
Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Satuan Reserse Kriminal Polres Bojonegoro mencatatkan pengungkapan sejumlah perkara menonjol dalam periode kepemimpinan AKP Bayu Adjie Sudarmono sebagai Kasat Reskrim.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT