News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cegah Penyebaran PMK, Pasar Hewan Terbesar di Bali Ditutup Sementara, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Pemerintah Bali tutup Pasar Hewan Beringkit, pasar penjualan ternak sapi terbesar, di Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, antisipasi wabah PMK
Rabu, 6 Juli 2022 - 19:06 WIB
Antisipasi wabah PMK, Pasar Hewan di Bali ditutup
Sumber :
  • tim tvone - aris wiyanto

Badung, Bali - Pemerintah Bali menutup Pasar Hewan Beringkit yang merupakan pasar penjualan ternak sapi terbesar di Bali, yang berlokasi di Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali. Penutupan sementara ini dilakukan setelah ditemukannya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di sejumlah wilayah di Bali.

Pasar khusus sapi di wilayah Kabupaten Badung ini ditutup sejak tanggal 5 Juni 2022 sampai tanggal 19 Juli 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ditutup sementara dari tanggal 5 sampai tanggal 19 Juli, selama dua minggu," kata I Made Sukantra, selaku Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Mangu Giri Sedana, saat dihubungi Rabu (6/7).

Ia juga menyebutkan, menjelang Idul Adha biasanya transaksi jual beli sapi di pasar tersebut sangat tinggi dan bisa mencapai ribuan ekor per hari. Namun, karena ada informasi merebaknya PMK di Bali dan dihentikannya pengiriman sapi Bali ke luar daerah, menyebabkan transaksi anjlok.

"Selama ada PMK dari perusahaan sudah pasti mengalami kerugian di kisaran 2 hingga 3 miliar rupiah. Itu, tidak hanya penutupan saat ini, PMK itu sebelumnya sudah terjadi di Surabaya dan belum masuk ke Bali. Itu, kerugian jasa yang seharusnya masuk, tapi tidak masuk karena adanya PMK," imbuhnya.

Ia menyebutkan, bila tahun lalu sebelum adanya wabah PMK transaksi sapi per hari mencapai 1000 ekor dan tahun ini baru 700 ekor per hari. 

"Karena dua atau tiga bulan (sebelum) Idul Adha sudah mulai ada pembelian sapi karena sudah ada persiapan," ujarnya.

Sementara, untuk tahun ini harga sapi di Pasar Beringkit naik bila dibandingkan tahun lalu, karena adanya kelangkaan sapi yang per kilogramnya mencapai 54 ribu rupiah. Sapi hidup di pasar tersebut dijual per kilogram dan harganya tergantung beratnya.

"Kalau dari tahun lalu justru ada kenaikan karena langkanya dan naik. Tahun lalu 48 ribu rupiah per kilogram, sedangkan kemarin terakhir sebelum kita tutup diangka 54 ribu rupiah per kilogram," ujarnya. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Pulau Bali terus bertambah dan kini total sudah ada 128 ekor sapi yang terjangkit wabah PMK.

Awalnya PMK hanya ditemukan di tiga wilayah di Bali, yakni Kabupaten Gianyar, Buleleng, dan Karangasem, dan kini sudah terdeteksi di Kabupaten Bangli. Namun, dari 128 ekor sapi itu sudah ada 62 ekor sapi yang dilakukan stamping out atau dipotong paksa. 

"Kasus semuanya 128 ekor sapi. Ada di Karangasem, Bangli, Gianyar, dan Buleleng. Dari 128 itu, pemotong bersyarat sebanyak 62 ekor. Jadi yang sisanya sebanyak 66 ekor (yang belum dimusnahkan), tapi hari ini dan besok kita tuntaskan," kata I Wayan Sunada, selaku Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpangan) Provinsi Bali, saat ditemui di Kantornya, Selasa (5/7).

Sementara itu, rincian penambahan kasus di Kabupaten Buleleng dari 24 kasus menjadi 27 kasus, Karangasem dari 4 kasus menjadi 61 kasus, dan Bangli ada 2 kasus. Sedangkan, di Gianyar tidak terjadi penambahan tetap pada 38 kasus. 

Sementara itu, untuk sapi yang terdeteksi PMK dan dilakukan stamping out akan diganti rugi oleh pemerintah kepada para pemilik hewan ternak. 

"Kalau pemotongan ini, akan diganti dari pusat itu ada penegasan dari kemarin akan diganti sesuai besarnya sapi itu. Pasti akan diganti," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menyebutkan, walupun ada penambahan kasus tetapi untuk penyebaran PMK di Bali masih lambat, dan tetap masuk ke dalam zona hijau.

"Kita masih hijau, besok sudah habis ini kita sudah komitmen untuk membersihkan (PMK) ini," ujarnya. (awt/hen) 
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mantan ART Heran Denada Digugat Rp7 Miliar, Soroti Sosok Ressa Rizky Rossano yang Mengaku Anak Kandung

Mantan ART Heran Denada Digugat Rp7 Miliar, Soroti Sosok Ressa Rizky Rossano yang Mengaku Anak Kandung

Mantan ART Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan, Sofi menyoroti gugatan dari Al Ressa Rizky Rossano sebesar Rp7 miliar atas dugaan penelantaran anak kandung.
Banjir Genangi Jakarta Utara, Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi

Banjir Genangi Jakarta Utara, Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi

Banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Jakarta Utara, Senin (12/1/2026) menyebabkan ratusan warga di Kelurahan Lagoa dan Kebon Bawang terpaksa mengungsi.
Indonesia Punya Modal Besar, DPR Ingatkan Jangan Cuma Jadi Penonton di Pasar Karbon Dunia

Indonesia Punya Modal Besar, DPR Ingatkan Jangan Cuma Jadi Penonton di Pasar Karbon Dunia

Anggota Komisi XII DPR RI, Ateng Sutisna menegaskan KTT Pasar Karbon tidak boleh sekadar menjadi ajang seremonial, melainkan momentum strategis Indonesia dalam perdagangan karbon global.
Viral Pemuda Mabuk Sok Jagoan Pukuli Kakek Petugas Linmas di Depan Minimarket Bandung, Kini Lansia Itu Meninggal Dunia

Viral Pemuda Mabuk Sok Jagoan Pukuli Kakek Petugas Linmas di Depan Minimarket Bandung, Kini Lansia Itu Meninggal Dunia

Viral di media sosial aksi sok jagoan seorang pemuda mabuk di Bandung, Jawa Barat. Pemuda berbaju biru itu memukuli seorang lansia yang ternyata petugas linmas.
Ambisi Marc Marquez di MotoGP 2026: Kejar Gelar Dunia dan Rekor Sejarah

Ambisi Marc Marquez di MotoGP 2026: Kejar Gelar Dunia dan Rekor Sejarah

Marc Marquez memasang target tinggi untuk kembali terlibat dalam persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP pada musim 2026.
Marc Marquez Mulai Ketar-ketir, The Baby Alien Waspadai Kebangkitan Aprilia, KTM, Yamaha dan Honda di MotoGP 2026

Marc Marquez Mulai Ketar-ketir, The Baby Alien Waspadai Kebangkitan Aprilia, KTM, Yamaha dan Honda di MotoGP 2026

Marc Marquez menaruh perhatian khusus terhadap potensi kebangkitan sejumlah pabrikan rival jelang MotoGP 2026. 

Trending

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Bantah Penelantaran Anak, Kuasa Hukum Denada Sebut Ressa Dibelikan Mobil dan Ditransfer Uang

Bantah Penelantaran Anak, Kuasa Hukum Denada Sebut Ressa Dibelikan Mobil dan Ditransfer Uang

Kuasa hukum Denada bantah tudingan penelantaran anak, sebut Ressa sudah dibelikan mobil hingga ada transferan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT