GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

31 Judi Online Terungkap di NTB, Polisi Telusuri Jaringannya

Kepolisian Daerah NTB menelusuri peran sejumlah pihak lain yang diduga terlibat jaringan judi daring atau online hasil pengungkapan selama sepekan terakhir di wilayah setempat.
Kamis, 25 Agustus 2022 - 17:42 WIB
Kapolda NTB Irjen Pol. Djoko Poerwanto (tengah) menunjukkan barang bukti dan tersangka hasil ungkap kasus perjudian dalam waktu sepekan di Mataram, NTB, Kamis (25/8/2022).
Sumber :
  • ANTARA

Mataram, NTB - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat menelusuri peran sejumlah pihak lain yang diduga terlibat jaringan judi daring atau online hasil pengungkapan selama sepekan terakhir di wilayah setempat. Diketahui, Polda NTB ungkap 31 kasus perjudian dalam kurun waktu sepekan terakhir.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB Komisaris Besar Polisi Teddy Rustiawan di Mataram, Kamis (25/7/2022), mengatakan penelusuran peran pihak lain dalam jaringan judi online ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk memberantas praktik perjudian di wilayah NTB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, masih ada sebagian (kasus judi online) yang harus kami kembangkan karena ada sebagian dari pelaku yang tidak berdiri sendiri, melainkan bekerja sama dengan upline (perekrut)," kata Teddy.

Ia menjelaskan upaya penelusuran peran upline ini bertujuan memutus mata rantai dari jaringan judi online di NTB. "Dengan memutus mata rantainya, pasti tidak lagi muncul tindak pidana serupa," tambahnya.

Untuk kasus judi daring yang terungkap selama sepekan di wilayah NTB, Teddy mengatakan bahwa peran tersangka secara keseluruhan hanya sebagai bandar pengepul uang taruhan.

"Jadi, judi online yang dimaksudkan di sini bukan yang pesan langsung ke situs, tetapi yang dipesan melalui handphone bandar (tersangka)," ucapnya.

Kepolisian juga tidak bisa mengambil tindakan tegas dengan memblokir situs judi online karena tersebut ada pada Kementerian Komunikasi dan Informatika.

"Memang untuk blokir bukan kewenangan kami, namun persoalan ini akan kami dalami dengan koordinasi bersama kementerian terkait," kata Teddy.

Polda NTB beserta seluruh jajaran polres kabupaten/kota berhasil mengungkap 31 kasus perjudian dalam kurun waktu sepekan terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari 31 kasus perjudian, polisi menetapkan 41 orang tersangka yang terdiri atas 37 pria dan 4 wanita. Polisi menerapkan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Barang bukti yang disita dari pengungkapan kasus perjudian itu berupa telepon seluler, kalkulator digital, kartu ATM, buku tabungan, papan bola adil, karpet, bolpoin, dompet, tas, kertas rekap nomor totol gelap (togel), kartu domino, dan meja bola adil (boladil). (ant/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga Jabodetabek Padati KRL, Pilih Transportasi Umum untuk Silaturahmi Rayakan Lebaran sekaligus Jalan-Jalan

Warga Jabodetabek Padati KRL, Pilih Transportasi Umum untuk Silaturahmi Rayakan Lebaran sekaligus Jalan-Jalan

Warga Jabodetabek memadati Kereta Rel Listrik (KRL) tujuan Bogor dan Jakarta Kota sejak Minggu (22/3/2026) pagi.
Narapidana Korupsi di Lapas Sukamiskin Dapat Remisi Lebaran, SYL Dapat Pengurangan Masa Tahanan Satu Bulan

Narapidana Korupsi di Lapas Sukamiskin Dapat Remisi Lebaran, SYL Dapat Pengurangan Masa Tahanan Satu Bulan

Ratusan narapidana di Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat mendapatkan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Arsenal Vs Manchester City: Arteta Ungkap Fakta Mengejutkan soal Pep Guardiola

Arsenal Vs Manchester City: Arteta Ungkap Fakta Mengejutkan soal Pep Guardiola

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengungkapkan secara terbuka dinamika hubungannya dengan sang mentor sekaligus lawan, Pep Guardiola.
WFP: 45 Juta Orang Terancam Kelaparan, Indonesia Surplus Beras

WFP: 45 Juta Orang Terancam Kelaparan, Indonesia Surplus Beras

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan dunia saat ini memang menghadapi ancaman krisis pangan yang serius. Setiap negara harus memperkuat ketahanan pangannya.
Kesal dengan Pramusaji di Gedung Pakuan, Dedi Mulyadi Blak-Blakan Bilang Tak Suka dengan Jenis Orang Seperti Ini

Kesal dengan Pramusaji di Gedung Pakuan, Dedi Mulyadi Blak-Blakan Bilang Tak Suka dengan Jenis Orang Seperti Ini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi jadi sorotan setelah menegur pramusaji yang bekerja di Gedung Pakuan. Ia blak-blakan ungkap tidak menyukai orang jenis ini.
Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Pada kompetisi musim 2025/2026 sejumlah pevoli kebanggan Indonesia tengah menjalani karier di luar negeri yakni Rivan Nurmulki, Doni Haryono dan Farhan Halim.

Trending

Media Vietnam Tercengang Usai John Herdman Umumkan Skuad 'Mahal' Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Media Vietnam Tercengang Usai John Herdman Umumkan Skuad 'Mahal' Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Skuad mahal Timnas Indonesia pilihan John Herdman jelang FIFA Series 2026 yang mencapai ratusan miliar rupiah sampai membuat media Vietnam ikut tercengang.
Netizen Berbondong-bondong Komentari Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026

Netizen Berbondong-bondong Komentari Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026

Keputusan John Herdman memilih skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 menuai pro dan kontra. Netizen soroti soal Mauro Zijlstra hingga Ezra Walian.
Jay Idzes Resmi Dihukum Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Mantan Wasit Liga Italia Sampai Buka Suara

Jay Idzes Resmi Dihukum Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Mantan Wasit Liga Italia Sampai Buka Suara

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, resmi dihukum sebelum tampil di FIFA Series 2026. Hal ini menyebabkan mantan wasit Liga Italia buka suara.
Bung Harpa Mulai Curiga kok John Herdman Pilih Cahya Supriadi, Bukan Teja Paku Alam dan Ernando Ari di Timnas Indonesia

Bung Harpa Mulai Curiga kok John Herdman Pilih Cahya Supriadi, Bukan Teja Paku Alam dan Ernando Ari di Timnas Indonesia

Bung Harpa mencoba memprediksi cara berpikir John Herdman yang lebih memilih Cahya Supriadi dan bukan Teja Paku Alam ataupun Ernando Ari di Timnas Indonesia.
Bikin Marah Dedi Mulyadi, Pegawai Pramusaji Kantor Dinas Gubernur Ini Diminta Keluar dari Pekerjaannya

Bikin Marah Dedi Mulyadi, Pegawai Pramusaji Kantor Dinas Gubernur Ini Diminta Keluar dari Pekerjaannya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM tak segan meminta pegawainya keluar dari pekerjaannya di momen Lebaran 2026 di kantor dinas Gedung Pakuan Bandung.
5 Pemain Timnas Indonesia Ini Minim Menit Bermain di Klub, Tapi Tetap Dipanggil John Herdman

5 Pemain Timnas Indonesia Ini Minim Menit Bermain di Klub, Tapi Tetap Dipanggil John Herdman

Lima pemain Timnas Indonesia tetap dipanggil ke FIFA Series 2026 meski minim menit bermain di klub. Keputusan John Herdman pun jadi sorotan publik.
Kabar Gembira untuk Timnas Indonesia, Nilai Pasar Justin Hubner Melejit hingga 200 Persen

Kabar Gembira untuk Timnas Indonesia, Nilai Pasar Justin Hubner Melejit hingga 200 Persen

Nilai pasar Justin Hubner melonjak 200 persen hingga Rp13,9 miliar usai tampil impresif bersama Fortuna Sittard.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT