RSUD Lebak Siapkan Puluhan Tempat Tidur Hadapi Lonjakan Covid-19
- ANTARA
Lebak, Banten - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adjidarmo Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten menyiapkan puluhan tempat tidur khusus di Ruangan Anggur untuk menghadapi lonjakan kasus pandemi Covid-19 baik jenis Varian Delta maupun Omicron.
Â
"Kami menyediakan 60 tempat tidur untuk penanganan kasus Covid-19, " kata Kepala Bagian Humas RSUD Adjidarmo Rangkasbitung Kabupaten Lebak dr Jauhari Assukri di Lebak, Kamis (27/1/2022).
Â
Ia mengatakan dalam penanganan pandemi Covid-19 tetap menjalankan standar prosedur operasional ( SOP) pasien yang positif Covid-19 harus ditangani di Ruangan Anggur.
Â
Saat ini, kata dia, pihaknya belum menerima laporan kasus pasien Covid-19 meningkat.
Saat ini, pihaknya baru menangani seorang pasien yang diisolasi dan diduga terkena Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR).
"Kami terus meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga berapun warga yang terjangkit Covid-19 dapat ditangani dengan baik, " katanya menjelaskan.
Â
Menurut dia, penanganan Covid-19 itu, selain terpenuhi tempat tidur rumah sakit juga menjamin kesiapan obat- obatan di antaranya Oseltamivir, Favipiravir, Remdesivir dan Azithromycin.
Â
Penanganan pasien Covid-19 itu, kata dia, dilakukan pemeriksaan mulai skrining, ruangan khusus sampai PCR.
Â
Pengalaman Covid-19 gelombang kedua, kata dia, pihaknya mampu menampung ratusan pasien corona itu.
Â
"Kami tentu menyiapkan hingga ratusan tempat tidur jika terjadi COVID-19 gelombang ketiga, " kata Jauhari.
Â
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Triatno Supiono mengatakan saat warga harus waspada sehubungan merebaknya varian Omicron.
Â
Masyarakat agar dapat mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, katanya.
Â
Selain itu juga mengurangi kegiatan mobilisasi dan menghindari kerumunan.
Â
Masyarakat juga wajib divaksinasi untuk mempercepat kekebalan komunal (herd immunity) dan jika terserang COVID-19 tidak menimbulkan keparahan sakitnya hingga kematian.
Â
"Kami yakin jika warga tetap selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dipastikan tidak akan ada Covid-19 gelombang ketiga, " katanya menjelaskan. (ant/ito)
Load more