Pemkot Tangerang Memiliki Komitmen Perluas Jaminan Sosial bagi Pekerja Informal
- Istimewa
tvOnenews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang senantiasa berkomitmen dalam memperluas perlindungan bagi para pekerja, khususnya di sektor informal. Bersama BPJS Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Pemkot meluncurkan Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang menyasar pekerja di bidang keagamaan.
Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menegaskan bahwa perlindungan kerja bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi seluruh lapisan pekerja.
“Setiap pekerjaan memiliki risiko, disitulah negara harus hadir memberikan perlindungan. Kita ingin para marbot, guru ngaji, pengurus RT/RW, hingga petugas keamanan dan kebersihan lingkungan dapat bekerja dengan rasa aman dan tenang,” ujar Sachrudin, di Masjid Raya Al-A’zhom, Selasa (14/04/2026).
Menurutnya, para pekerja sosial tersebut memiliki peran penting sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat, sehingga sudah sepatutnya mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemkot Tangerang terus memperkuat dukungan melalui peningkatan insentif bagi RT/RW, guru ngaji, amil, marbot, serta kader Posyandu. Selain itu, dana hibah juga telah disalurkan kepada 108 lembaga keagamaan guna memperkuat pembinaan umat dan ketahanan sosial masyarakat.
Sachrudin, juga menginstruksikan seluruh jajaran kewilayahan untuk memastikan program ini berjalan optimal.
“Saya minta lurah dan camat bergerak aktif hingga tingkat RT. Pastikan para pekerja sosial, mulai dari amil jenazah hingga petugas lingkungan, benar-benar terdaftar dan mendapatkan perlindungan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Kanwil Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Banten, Ilyas AM, mengungkapkan, potensi kepesertaan di Kota Tangerang masih sangat besar.
“Terdapat hampir 900 ribu pekerja yang memenuhi kriteria, namun baru sekitar 48 persen yang terdaftar. Ini menjadi peluang sekaligus tantangan yang harus kita jawab bersama,” jelasnya.
Ia optimistis, melalui kolaborasi yang kuat bersama Pemkot Tangerang, cakupan kepesertaan akan terus meningkat sehingga semakin banyak pekerja yang terlindungi.
“Kami ingin Kota Tangerang menjadi kota yang tidak hanya maju pembangunannya, tetapi juga kuat dalam melindungi setiap warganya,” pungkasnya.
Adapun sepanjang tahun 2025, BPJS Ketenagakerjaan Kota Tangerang telah membayarkan lebih dari Rp1,2 triliun untuk 69.595 klaim, sebagai bukti nyata manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat.(chm)
Load more