News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Orang Tua 17 Anak Korban Predator Oknum Guru Ngaji di Garut Minta Pelaku Dihukum Mati

Satu per satu orang tua korban predator anak yang dilakukan oknum guru ngaji di Garut akhirnya mulai terbuka.
Sabtu, 3 Juni 2023 - 12:36 WIB
Orang tua 17 anak korban predator oknum guru ngaji di Garut minta pelaku dihukum mati
Sumber :
  • Taufiq Hidayah-tvOne

Garut, tvOnenews.com - Satu per satu orang tua korban predator anak yang dilakukan oknum guru ngaji di Garut akhirnya mulai terbuka.

Mereka menuntut keadilan agar pelaku berinisial AS bisa dihukum mati. Sebut saja Amang (bukan nama sebenarnya).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia merupakan salah satu orang tua dari 17 korban predator AS oknum guru ngaji yang melakukan perbuatan bejat terhadap para bocah laki-laki usia 9-12 tahun di Desa Sirnasari, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut.

Orang tua korban ini meminta kepada aparat penegak hukum agar memberi hukuman mati terhadap pelaku.

Anak dari Amang masih berusia 6,5 tahun atau baru akan masuk ke Sekolah Dasar (SD).

Ia menceritakan bahwa diketahui anaknya menjadi korban setelah mengalami perubahan pada sifat anaknya.

"Berubah jadi kalau mamanya tahu sifat anak. Awalnya penurut berubah menjadi pemarah. Bahkan, sekarang anak saya tidak mau sekolah. Malu katanya. Ya pokoknya kalau bisa si pelaku dihukum mati," kata Amang, Sabtu (3/6/2023) saat ditemui tvOnenews.com di kediamannya. 

Selain Amang, orang tua korban lainnya yang bernama Aceng (bukan nama sebenarnya) bersedia mengungkapkan keluh kesahnya selama menjadi korban sodomi si pelaku.

"Jadi 6 bulan lalu anak saya sempat mengeluh sakit. Kemudian dibawa ke dokter. Keluhannya sakit saat mau BAB. Ternyata dokter bilang begitu," sahut Aceng sambil meneteskan air mata. 

Ia kemudian merincikan pelaku kerap mengajar ngaji kepada korban mulai usai salat magrib.

Para orang tua di kampung tersebut sudah mempercayai bahwa anaknya akan fasih mengaji jika diajarkan AS.

"Dia mengajar ngaji usai salat magrib sampai usai salat isya. Banyak orang tua anak-anak di sini yang titip ngaji ke dia karena tidak dipungut bayaran," tambahnya.

Ia menceritakan para orang tua korban awalnya tak mau melapor atas perbuatan pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, usai musyawarah dengan tokoh lain akhirnya orang tua lain ikut melapor ke polisi.

"Awalnya saya tidak mau laporan. Kemudian dengan sesepuh musyawarah akhirnya ramai-ramai laporan. Tadinya saya merasa senang karena anak saya mau ikutan ngaji di pelaku. Jadi awal ngaji itu pas bulan Ramadhan. Tapi berjalan waktu anak saya cerita ke mamanya diraba, dicium, disuruh pegang kemaluannya sama guru ngaji," jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Warganya Tidak Bisa Bayar Pajak, Dedi Mulyadi Langsung lakukan Investigasi sampai Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta

Buntut Warganya Tidak Bisa Bayar Pajak, Dedi Mulyadi Langsung lakukan Investigasi sampai Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta

Tidak diduga, muncul kabar mengejutkan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Baru saja sebut menonaktifkan kepala Samsat
Jusuf Kalla Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Jusuf Kalla Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla resmi melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri, Rabu (8/4/2026).
Kisah Haru Makkarawa, Kakek Penjual Balon yang Sering Memberi Gratis untuk Anak-anak

Kisah Haru Makkarawa, Kakek Penjual Balon yang Sering Memberi Gratis untuk Anak-anak

Makkarawa, kakek penjual balon mengaku kerap memberikan balon secara gratis kepada anak-anak yang menangis ingin membeli, sementara orang tuanya tidak memiliki uang. Baginya, melihat anak-anak tersenyum jauh lebih berarti.
Haris Rusly Moti: Prabowo Berhasil Jaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Gejolak Geopolitik

Haris Rusly Moti: Prabowo Berhasil Jaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Gejolak Geopolitik

98 Resolution Network nilai Prabowo mampu bangun stabilitas di tengah ketidakpastian geopolitik
Bos Aprilia Sebut Marco Bezzecchi Bisa Jauh Lebih Mengerikan di MotoGP 2026 Jika Dirinya Bisa Memperbaiki...

Bos Aprilia Sebut Marco Bezzecchi Bisa Jauh Lebih Mengerikan di MotoGP 2026 Jika Dirinya Bisa Memperbaiki...

Rider Aprilia, Marco Bezzecchi, tampil nyaris sempurna pada balapan utama di MotoGP 2026 yang sudah berjalan tiga seri.
Ternyata Ini Makna Selebrasi Ramon Tanque Saat Cetak Gol Untuk Persib Bandung

Ternyata Ini Makna Selebrasi Ramon Tanque Saat Cetak Gol Untuk Persib Bandung

Menariknya, Ramon Tanque punya ciri khas sendiri dalam melakukan selebrasinya ketika mencetak gol. 

Trending

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com, api berkobar di sebuah ruangan lantai dua dan keluar dari jendela.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Nampaknya Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea usai bertemu kapten Red Sparks. Tiga keinginan jadi penentu keputusan penting ini.
Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Bayern Munich sukses mencuri kemenangan penting saat bertandang ke markas Real Madrid dalam leg pertama perempat final Liga Champions UEFA.
Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon selaku kapten Red Sparks dan sahabat Megawati Hangesstri secara terang-terangan siap bergabung ke tim manapun bahkan jika harus meninggalkan tim lamanya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17 2026: Turnamen Debut Mantan Pelatih Como Kurniawan Dwi Yulianto

Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17 2026: Turnamen Debut Mantan Pelatih Como Kurniawan Dwi Yulianto

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, telah memanggil 26 pemain yang dibawa untuk Piala AFF U-17 2026. Ini menjadi turnamen pertama Kurniawan setelah menjabat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT