News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jurnalis di Priangan Timur Digembleng Materi Peliputan Cegah Paham Radikalisme dan Terorisme oleh Dewan Pers dan BNPT

Puluhan jurnalis berbagai media mengikuti kegiatan workshop pedoman peliputan terorisme dan radikalisme yang digelar oleh Dewan Pers dan BNPT di Tasikmalaya.
Rabu, 14 Juni 2023 - 13:50 WIB
Suasana workshop jurnalis Priangan Timur bersama Dewan Pers dan Badan Nasional Penanggulan Teroris (BNPT)
Sumber :
  • timtvOne - Denden Ahdani

Tasikmalaya, tvOnenews.com - Puluhan jurnalis dari berbagai media yang bertugas di wilayah Priangan Timur meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar hingga Kabupaten Pangandaran, mengikuti kegiatan workshop pedoman peliputan terorisme yang digelar oleh Dewan Pers dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), di salah satu hotel di Kota Tasikmalaya, Senin (13/06/2023).

Workshop bertema "Peran Pers Dalam Pencegahan Paham Radikalisme dan Terorisme Untuk Mewujudkan Indonesia Harmoni" itu dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Dewan Pers M Agung Dharmajaya, Anggota Dewas Pers sekaligus Wakil Pemimpin Redaksi (Wapemred) tvOne Totok Suryanto, Anggota Dewas Pers Yadi Hendriana dan Kasubdit Pengamanan Lingkungan BNPT Kolonel TNI Setyo Pranowo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan dibuka oleh Wakil Ketua Dewan Pers M Agung Dharmajaya. Dalam sambutannya, ia menyebut peran media menjadi salah satu pilar yang sangat penting untuk menekan ancaman terorisme agar tidak membuat kepanikan di masyarakat. Sehingga para jurnalis harus memahami pedoman-pedoman peliputan terorisme dengan baik.

"Jangan karena sebuah berita, orang terpengaruh dengan berita kita," kata Wakil Ketua Dewan Pers, M Agung Dmarmajaya.

Menurut Agung, peliputan sebuah berita terorisme bagi media memang memerlukan kecepatan. Namun, di balik kecepatan itu, jurnalis yang bertugas di lapangan harus selalu memverifikasi dan klarifikasi keberanan sumber berita tersebut.

"Kecepatan penting, tapi harus klarifikasi betul atau tidak," ucapnya.

Sementara itu, anggota Dewan Pers, Totok Suryanto menyampaikan, saat ini Dewan Pers sudah memiliki aturan terkait peliputan terorisme. Dalam pelaksanaan liputan, media harus fokus terhadap pelaku dan jangan melebar terlalu mendalam. Apalagi, lanjut Totok, dalam persidangan kasus terorisme jangan sampai media menyebut identitas petugas seperti Hakim, Jaksa dan aparat penegak hukum lainnya.

"Dewan Pers dalam peraturannya sudah memiliki pegangan aturan dalam peliputan terorisme. Bagaimana caranya aparat kita ini tidak menjadi sasaran utama terorisme. Contoh dalam pengadilan kasus terorisme, saya yakin aparat ketakutan jika diberitakan identitas hakim, jaksa apalagi keluarganya. Fokuslah terhadap kasusnya, jangan melebar kemana - mana. Keluarga, rumah (petugas) dan lain - lain jangan dibahas di media," kata Totok Suryanto.

Selain mementingkan keselamatan petugas, kata Totok, pemberitaan kasus terorisme juga tak boleh asal - asalan memilih narasumber. Contohnya, jika dalam penggrebekan ada anak pelaku teror yang harus berikan perlindungan, media jangan wawancara anak tersebut.

"Aspek perlindungan manusiawi, anak kecil harus diberikan perlindungan. Misalnya anak tak punya kapasitas yang cukup, jangan ditanya. Hati - hati, pers jangan menjadi ampliflier (pemanas)," ucap Totok.

Sementara itu, Kasubdit Pengamanan Lingkungan BNPT Kolonel TNI Setyo Pranowo berharap dengan adanya pemaparan materi pecegahan terorisme serta radikalisme ini seluruh jurnalis bisa lebih bijak dalam melakukan peliputan atau memberitakan kejadian aksi atau berkaitan dengan terorisme. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya harap semuanya bisa melaksanakan tugasnya sebaik-baiknya saat melakukan peliputan aksi terorisme. Sebagai upaya mencegah dan melindungi bangsa sinergi bersama Dewan Pers. Pasalnya, dukungan bahwa wartawan atau media berperan aktif dengan tujuan dari teror yang membuat kepanikan publik bisa ditekan dengan peran media massa," kata Setyo Pranowo.

(dai/ fis)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemendagri dan DPR Dorong Penguatan Verifikasi Berbasis NIK hingga Biometrik

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemendagri dan DPR Dorong Penguatan Verifikasi Berbasis NIK hingga Biometrik

Kemendagri dan DPR terus memperkuat verifikasi penerima bansos berbasis NIK, IKD, DTSEN, dan biometrik untuk mencegah data ganda serta bantuan salah sasaran.
Ketiban Rezeki Nomplok, Nasib Keuangan Shio Babi Tanggal 11 Agustus 2026 juga Mungkin akan Terjebak Sial karena Ini

Ketiban Rezeki Nomplok, Nasib Keuangan Shio Babi Tanggal 11 Agustus 2026 juga Mungkin akan Terjebak Sial karena Ini

Penasaran bagaimana peta peruntungan nasib beruntung dan risiko buntung keuangan Shio Babi esok hari pada tanggal 11 Agustus 2026? Simak ramalan berikut ini.
Masih Ingat Imroatus? 'Alien' Viral 6 Tahun Lalu yang Kini Dikabarkan Sudah Menikah

Masih Ingat Imroatus? 'Alien' Viral 6 Tahun Lalu yang Kini Dikabarkan Sudah Menikah

Masih ingatkah Anda dengan sosok Imroatus? Sosok 'alien' yang pernah menggemparkan jagat media sosial terutama X tersebut kini diketahui telah resmi menikah.
Wamendagri Bima Arya Dorong Integrasi Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Daerah

Wamendagri Bima Arya Dorong Integrasi Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Daerah

Penguatan sistem di daerah tidak cukup hanya melalui pembentukan kelembagaan, tetapi juga perlu didukung ketersediaan sumber daya dan pembiayaan yang memadai.
Dedi Mulyadi Keluarkan Kebijakan Baru, Korban Begal hingga Penganiayaan di Jabar Tak Lagi Terbebani Tagihan RS

Dedi Mulyadi Keluarkan Kebijakan Baru, Korban Begal hingga Penganiayaan di Jabar Tak Lagi Terbebani Tagihan RS

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh rumah sakit di wilayah Jawa Barat usai dirinya menerima laporan soal korban begal.
Kabur Usai Gudang Minyakita Digeledah, Pemilik Gudang Oplosan Ditangkap Polisi

Kabur Usai Gudang Minyakita Digeledah, Pemilik Gudang Oplosan Ditangkap Polisi

Penangkapan dilakukan personel Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Bengkulu setelah memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku. H-S diketahui bergerak menggunakan sepeda motor dari wilayah Sumatera Selatan menuju Kota Bengkulu.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT