News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Cluster Green Vilage Berharap Rumahnya Tidak Ikut Dirobohkan, "Saya Masih Kredit di Bank"

Bukan saja tidak memiliki akses jalan, salah satu warga bahkan hampir sebagian rumahnya masuk ke dalam aset pemilik lahan dan kini teras rumahnya ikut ditembok.
Selasa, 27 Juni 2023 - 16:52 WIB
Warga Cluster Green Vilage, Bekasi Utara, Jawa Barat, berharap rumahnya tidak ikut dirobohkan
Sumber :
  • timtvOnenews.com - Kurnia Dwi Hapsari

Bekasi, tvOnenews.com - Sebanyak sepuluh rumah warga Cluster Green Vilage terdampak pemagaran tembok beton, yang dibangun oleh pemenang sengketa yaitu pemilik tanah sebelah cluster. Bukan saja tidak memiliki akses jalan, salah satu warga bahkan hampir sebagian rumahnya masuk ke dalam aset pemilik lahan, dan kini teras rumahnya ikut ditembok.

Nafrantilofa salah seorang pemilik rumah di Cluster Green Village mengatakan, ia tinggal di cluster tersebut sejak 7 tahun lalu. Saat terjadi permasalahan ini, ia meminta kepada pemilik lahan agar rumahnya jangan ikut dirobohkan, terlebih ia membeli rumah tersebut secara kredit melalui bank.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya dari pribadi yang menempati minta tolong jangan dirobohkan, tadinya mungkin kalau sesuai pengadilan (esekusi lahan) dirobohkan,  tapi kan gak bisa gitu juga karena kan selain saya yang nempatin ini kan masih milik bank juga ya kemarin saya sempat cari bantuan dari pihak ini mau bagaimana. Karena suatu saat kalau pemilik lahan minta dirubuhkan bisa aja," keluhnya.

Dari tanah seluas 79 meter, bangunan yang terdampak di rumah Lofa sebanyak 25 meter. Saat ini pihak pemilik lahan baru menembok teras rumah Lofa dengan beton. Lofa pun meminta keringanan agar bagian dalam rumah tidak dirobohkan atau ditembok sebelum permasalahan dengan pengembang selesai.

Lofa mengaku, saat membeli rumah ia tidak curiga dengan adanya permasalah di cluster tersebut. Pasalnya saat itu, rumah sebelahnya juga disegel lantaran menjadikan fasos fasum sebagai rumah.

"Waktu itu marketing cuma bilang sebelah rumah saya aja yg bermasalah," jelasnya.

Saat ini, ia hanya bisa menunggu keputusan terbaik. Ia belum berencana untuk pindah terlebih rumah yang ditempatinya kini masih kredit dengan bank.

"Ya menunggu aja sama warga yang terdampak lain, apalagi saya yang paling kena karena ke bangunan. Saya minta jangan dirobohin karena kan bingung juga ya hampir separuh rumah kena," harapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

(kdh/ fis) 
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSG Tampil Perkasa! Doue dan Kvaratskhelia Bungkam Liverpool 2-0 di Paris

PSG Tampil Perkasa! Doue dan Kvaratskhelia Bungkam Liverpool 2-0 di Paris

Juara bertahan Paris Saint-Germain tampil dominan saat menjamu Liverpool pada leg pertama perempat final Liga Champions UEFA 2025-2026, Kamis (9/4/2026).
Tongkat Komando Berganti, Mayjen TNI Doddy Tri Winarto Resmi Pimpin Kodam XV/Pattimura

Tongkat Komando Berganti, Mayjen TNI Doddy Tri Winarto Resmi Pimpin Kodam XV/Pattimura

Kepemimpinan di tubuh Kodam XV/Pattimura resmi mengalami pergantian. Mayor Jenderal TNI Doddy Tri Winarto kini sah memegang tongkat komando sebagai Pangdam XV/Pattimura.
Barcelona Dipermalukan di Camp Nou! Atletico Menang 2-0 Meski Sempat Ditekan

Barcelona Dipermalukan di Camp Nou! Atletico Menang 2-0 Meski Sempat Ditekan

Atletico Madrid sukses mencuri kemenangan penting usai menaklukkan Barcelona dengan skor 2-0 pada leg pertama perempat final Liga Champions UEFA 2025-2026 di Camp Nou, Kamis (9/4/2026).
Jalur Garut-Pameungpeuk Tak Bisa Dilalui, Material Longsor Setinggi 1,5 Meter Timbun Badan Jalan

Jalur Garut-Pameungpeuk Tak Bisa Dilalui, Material Longsor Setinggi 1,5 Meter Timbun Badan Jalan

Akses jalan utama provinsi yang menghubungkan wilayah perkotaan dengan Garut Selatan dilaporkan terputus akibat terjangan tanah longsor pada Rabu (8/4) sore. 
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.

Trending

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT