GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pembunuhan Sesama Teman SMP Di Garut, Hasil Hipnoterapi KPAI : Diduga Ada Pola Asuh Salah

Proses hipnoterapi telah dilakukan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terhadap Anak Berhadapan Hukum (ABH) kasus pembunuhan sesama teman SMP di Garut.
Kamis, 9 November 2023 - 17:25 WIB
KPAI di Mapolres Garut
Sumber :
  • timtvOnenews.com - Taufik Hidayah

Garut, tvOnenews.com - Proses hipnoterapi telah dilakukan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terhadap Anak Berhadapan Hukum (ABH) kasus pembunuhan sesama teman SMP di Garut, Jawa Barat. Hasil hipnoterapi menyebutkan bahwa anak usia 12 tahun nekat membunuh temannya, diduga lantaran pola asuh keluarga.


Tim hipnoterapi melakukan proses itu kepada ABH di unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Garut. Disamping menggali motif, upaya hipnoterapi digelar untuk mengetahui penyebab anak bisa berbuat se keji itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pemeriksaan ABH bercerita bahwa sering melihat tindakan kekerasan di lingkungan keluarga. Ia huga sering mendengar ucapan kasar yang terlontar dari anggota keluarga. Hal itu diduga membentuk pola pikir anak yang bisa berbuat tindakan serupa di luar keluarga.

"Tadi sudah dilakukan kepada anak yang bersangkutan, sudah mulai membaik dibandingan kemarin yang masih trauma. Hasil hipnoterapi diduga akibat pola asuh, sang anak sering melihat orang tua bertindak kasar, hingga medengar ucapan yang tak pantas didengar anak pada usia itu. Artinya pola pikir anak mulai meng instal perilaku kasar dalam keluarga, dan berani berbuat itu di luar,"kata Ato Rinanto, Ketua KPAID Tasikmalaya, Rabu (8/11/2023) di Mapolres Garut.


KPAI juga mendampingi keluarga korban yang tinggal di Kampung Cijeler, Kecamatan Leuwigoong Garut. Proses fasilitas pemulihan keluarga korban akan dilakukan di kantor KPAI di jalan Singaparna Tasikmalaya, secara bertahap.


"Keluarga korban juga kita dampingi, artinya keduanya memiliki hak sama. Kita sudah melihat langsung keluarga korban yang masih terpukul kehilangan nyawa anaknya, sehingga perlu dilakukan pemulihan psikis. Tadi kita dibantu bu Camat sama Pak lurah, dan nanti saat proses pemulihanya pun akan dibantu oleh itu,"jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Agum Gumelar (13), siswa SMP asal Leuwigoing meninggal dunia akibat luka sayat di leher pada Jumat (03/11/2023) lalu. Korban dibunuh oleh teman sekolahnya, hanya gara-gara terkena smesh bola voli. KPAI menganggap ini kasus serius dan tak boleh terulang dikemudian hari, apa lagi pelaku merupakan anak seusia korban. 

(thh/ fis)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bung Ropan Bicara Jujur soal John Herdman: Belum Pernah Ada Pelatih Timnas Indonesia yang Mau Melakukan Itu

Bung Ropan Bicara Jujur soal John Herdman: Belum Pernah Ada Pelatih Timnas Indonesia yang Mau Melakukan Itu

Bung Ropan menilai John Herdman menunjukkan komitmen berbeda bersama Timnas Indonesia. Debut di FIFA Series 2026 jadi ajang pembuktian sang pelatih di hadapan publik GBK.
Kawal Kasus Anak Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi, Rieke Tegaskan Tak Ada Damai: Tahun 2024 Didamaikan, Nyawa Melayang

Kawal Kasus Anak Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi, Rieke Tegaskan Tak Ada Damai: Tahun 2024 Didamaikan, Nyawa Melayang

Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka menegaskan tak boleh ada lagi upaya damai dalam kasus penganiayaan anak hingga tewas oleh ibu tiri di Sukabumi.
Kawal Kasus Anak Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi, Rieke Tegaskan Tak Ada Damai: Tahun 2024 Didamaikan, Nyawa Melayang

Kawal Kasus Anak Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi, Rieke Tegaskan Tak Ada Damai: Tahun 2024 Didamaikan, Nyawa Melayang

Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka menegaskan tak boleh ada lagi upaya damai dalam kasus penganiayaan anak hingga tewas oleh ibu tiri di Sukabumi.
Buntut Kasus Pelecehan dan Kekerasan yang Mengguncang FPTI, Kemenpora Langsung Gerak Cepat Buka Layanan Pengaduan untuk Atlet

Buntut Kasus Pelecehan dan Kekerasan yang Mengguncang FPTI, Kemenpora Langsung Gerak Cepat Buka Layanan Pengaduan untuk Atlet

Kasus pelecehan seksual dan kekerasan pada atlet tengah mengguncang Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) membuat Kemenpora RI mengambil langkah sigap.
Biar Jera, Pelaku Balap Liar di Jawa Timur Ini Didenda Pengadilan Rp3 Juta, Gak Bayar Motor Melayang ke Pelelangan

Biar Jera, Pelaku Balap Liar di Jawa Timur Ini Didenda Pengadilan Rp3 Juta, Gak Bayar Motor Melayang ke Pelelangan

Pengadilan Negeri (PN) Situbondo, Jawa Timur, mulai memberlakukan tindakan tanpa kompromi terhadap pelaku balap liar. 
Biar Jera, Pelaku Balap Liar di Jawa Timur Ini Didenda Pengadilan Rp3 Juta, Gak Bayar Motor Melayang ke Pelelangan

Biar Jera, Pelaku Balap Liar di Jawa Timur Ini Didenda Pengadilan Rp3 Juta, Gak Bayar Motor Melayang ke Pelelangan

Pengadilan Negeri (PN) Situbondo, Jawa Timur, mulai memberlakukan tindakan tanpa kompromi terhadap pelaku balap liar. 

Trending

Menantu Perkosa Ibu Mertua Jelang Waktu Sahur Ternyata Hanya Selisih 5 Tahun, Pengakuannya Mengejutkan

Menantu Perkosa Ibu Mertua Jelang Waktu Sahur Ternyata Hanya Selisih 5 Tahun, Pengakuannya Mengejutkan

Seorang menantu berani rudapaksa ibu mertua di Kecamatan Palangga, Gowa, Sulawesi Selatan menjelang waktu sahur. Ternyata usianya hanya selisih 5 tahun saja...
Update Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, John Herdman Pilih Eks Kapten Timnas Belanda?

Update Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, John Herdman Pilih Eks Kapten Timnas Belanda?

Absennya Thom Haye jelang FIFA Series 2026 memicu spekulasi. John Herdman menyiapkan lima kandidat pengganti di lini tengah Timnas Indonesia,
BEM UI Kepung Mabes Polri Siang Ini, Masyarakat Diminta Hindari Jalan Trunojoyo! Pengalihan Arus Situasional

BEM UI Kepung Mabes Polri Siang Ini, Masyarakat Diminta Hindari Jalan Trunojoyo! Pengalihan Arus Situasional

Menurut dia, aksi penyampaian pendapat merupakan hak yang dijamin undang-undang dan wajib difasilitasi.
John Herdman Diguyur Kabar Gembira Jelang FIFA Series 2026: Nomor 3, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru

John Herdman Diguyur Kabar Gembira Jelang FIFA Series 2026: Nomor 3, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru

Timnas Indonesia mendapat kabar baik jelang FIFA Series. Pengganti Thom Haye siap, pemain lokal tampil impresif, serta peluang naturalisasi memperkuat skuad.
Thom Haye Dicoret, Ini 4 Pemain Persib Bandung yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Thom Haye Dicoret, Ini 4 Pemain Persib Bandung yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Empat pemain Persib Bandung tampil gemilang dan dinilai layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, sementara Thom Haye dipastikan absen akibat sanksi FIFA.
Top 3 Timnas Indonesia: Kabar Bahagia untuk John Herdman, Update Pengganti Thom Haye, dan Bintang Jerman Berdarah Kebumen Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Kabar Bahagia untuk John Herdman, Update Pengganti Thom Haye, dan Bintang Jerman Berdarah Kebumen Eligible Dinaturalisasi

Inilah rangkuman tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang palling banyak dibaca dan menjadi piliha redaksi tvOnenews.com. Baca selengkapnya di sini.
Masuk Radar Juventus, Emil Audero Berpeluang Geser Kiper Utama Ikuti Skenario Maarten Paes di Ajax

Masuk Radar Juventus, Emil Audero Berpeluang Geser Kiper Utama Ikuti Skenario Maarten Paes di Ajax

Juventus tengah bersiap melakukan revolusi di sektor penjaga gawang, dan nama Emil Audero tiba-tiba mencuat ke permukaan. Bisa senasib seperti Maarten Paes?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT