News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasil Lembaga Survei 3 Nama-nama Ini Berpotensi Bakal Menangkan Pilkada Serentak di Kota Cimahi

Indonesia Strategi Institut (INSTRAT) membeberkan hasil survei sejumlah tokoh bakal calon Walikota Cimahi yang mempunyai tingkat popularitas tinggi menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di Kota Cimahi. 
Selasa, 21 Mei 2024 - 09:46 WIB
Indonesia Strategi Institut (INSTRAT) membeberkan hasil survei sejumlah tokoh bakal calon Walikota Cimahi
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Ariyansyah

Cimahi, tvOnenews.com - Indonesia Strategi Institut (INSTRAT) membeberkan hasil survei sejumlah tokoh bakal calon Walikota Cimahi yang mempunyai tingkat popularitas tinggi menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di Kota Cimahi. 

Adapun hasil survei tersebut tercantum tiga nama dengan popularitas tinggi yang diantaranya, mantan Walikota Cimahi, Ngatiyana, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan dan pengusaha muda yakni Adhitia Yudistira. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur INSTRAT, Adi Nugroho mengatakan, pihaknya telah melakukan survei persepsi masyarakat jelang Pilkada serentak 2024 di Kota Cimahi pada tanggal 3-7 Mei 2024. 

Menurut Adi, jumlah sampel sebanyak 400 responden yang mewakili seluruh kelurahan di Kota Cimahi menggunakan metode wawancara face to face interview dan dengan Margin Of Error 4,85 persen. 

Bahkan, kata Adi, hasil survei menunjukkan beberapa hal menarik, bahwa telah muncul sedikit tokoh diprediksi akan menjadi kandidat terkuat yang akan meramaikan Pilkada Kota Cimahi 2024. 

"Ada 3 orang yang memiliki popularitas tinggi seusai hasil survei untuk Pilkada Kota Cimahi yang pertama adalah Sekda Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan memiliki popularitas 61,25 persen dan di posisi kedua, mantan Walikota Cimahi, Ngatiyana 60,25 persen. Sedangkan posisi ketiga pengusaha muda, Adhitia Yudisthira 40 persen,"kata Direktur INSTRAT Adi Nugroho pada Senin (20/05/2024). 

Adi menjelaskan popularitas Ngatiyana menurun dalam rentang waktu sekitar 1,5 tahun kebelakang setelah habis jabatan sebagai Walikota Cimahi. Namun, berbeda dengan Sekda Kota Cimahi yang elektabilitasnya meningkat setelah menjabat sebagai Pj Walikota Cimahi. 

"Popularitas Dikdik naik setelah menjabat menjadi Pj Walikota Cimahi dan Ngatiyana justru menurun setelah selesai dari jabatan sebelumnya,"katanya.

Meski popularitas Dikdik meningkat, Adi menyebutkan, bahwa saat ini adanya sosok pengusaha muda yang akan menjadi saingan kuat yang akan maju di Pilkada Kota Cimahi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Adhitia Yudisthira saat ini namanya semakin populer di masyarakat hanya dalam rentang 2-3 bulan terakhir, lantaran wajah dan namanya banyak bermunculan dalam berbagai media dengan melakukan sosialisasi ke masyarakat," tuturnya. 

Selain ketiga nama dengan popularitas tinggi, Adi menyampaikan, adanya dua tokoh yang memiliki elektabilitas cukup tinggi sebagai bakal calon Walikota Cimahi yakni Acep Jamamludin dan Faisal Haris. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kontroversi Ratu Rizky Nabila: Dulu Pernah Diselingkuhi, Sekarang Jadi Istri Kedua Pesulap Merah

Kontroversi Ratu Rizky Nabila: Dulu Pernah Diselingkuhi, Sekarang Jadi Istri Kedua Pesulap Merah

Ratu Rizky Nabila jadi sorotan setelah terungkap sudah jadi istri kedua Pesulap Merah sejak 2022. Padahal dulu ia sempat disebut korban pelakor.
Jajal Kekuatan China, Ini Fokus Timnas Indonesia U-17 di Laga Uji Coba Internasional

Jajal Kekuatan China, Ini Fokus Timnas Indonesia U-17 di Laga Uji Coba Internasional

Timnas Indonesia U-17 akan menjamu China dalam pertandingan yang digelar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (8/2/2026) dan Rabu (11/2/2026). 
Pesan Tegas John Herdman: Siapa Saja Bisa Dipanggil ke Timnas Indonesia

Pesan Tegas John Herdman: Siapa Saja Bisa Dipanggil ke Timnas Indonesia

John Herdman membuka peluang bagi pemain yang sempat terpinggirkan untuk kembali ke Timnas Indonesia. Dengan agenda besar 2026 di depan mata, siapa saja bisa merebut tempat di skuad Garuda.
Penjelasan di Balik Gempa Pacitan, Jumat 6/2/2026

Penjelasan di Balik Gempa Pacitan, Jumat 6/2/2026

BMKG mencatat, wilayah Pacitan memiliki sejarah tsunami akibat gempa besar, masing-masing terjadi pada 4 Januari 1840 dan 20 Oktober 1859. Kondisi geografis ...
Neo+ Airport Jakarta Hadirkan Arbian Night, Pilihan Iftar Unik Dekat Bandara Soetta

Neo+ Airport Jakarta Hadirkan Arbian Night, Pilihan Iftar Unik Dekat Bandara Soetta

Pengalaman berbuka puasa di Neo+ Airport Jakarta diharapkan menjadi pilihan utama bagi tamu yang menginginkan suasana berbeda dengan harga terjangkau.
Viral Temuan Tabung Whip Pink, Benarkah Reza Arap Akan Dipanggil Polisi Lagi?

Viral Temuan Tabung Whip Pink, Benarkah Reza Arap Akan Dipanggil Polisi Lagi?

Cuplikan video memperlihatkan temuan tabung Whip Pink di kediaman Reza Arap viral di media sosial. Akankah ia kembali dipanggil terkait kematian Lula Lahfah?

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Kehadiran Niclas Füllkrug di AC Milan sempat dipandang sebelah mata. Namun, seiring berjalannya waktu, penyerang asal Jerman itu justru sukses membuktikan diri.
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT